JCCNetwork.id- Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan berhasil melakukan penggerebekan terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam peredaran judi togel di Desa Wonosari, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sebanyak empat orang tertangkap dalam operasi tersebut.
Tiga warga yang diduga terlibat secara aktif dalam peredaran judi togel. Dari tiga orang tersebut, AA diduga sebagai juru tulis, AS, serta S yang berperan sebagai korlap. Selain itu, operasi ini juga mengungkap keterlibatan seorang anggota kepolisian, Aipda JPH.
Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Inf Riko Siagian, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menyatakan bahwa S mengakui memberikan uang koordinasi kepada beberapa anggota kepolisian.
“Dalam pemeriksaan, S menerangkan bahwa dirinya mengaku sudah memberikan uang koordinasi kepada Polres Langkat sebesar Rp25 juta per bulan yang diberikan kepada Iptu HS yang dikirim pada 7 Agustus 2023,” kata Riko dalam keterangan tertulis, melansir CNN Selasa (15/8/2023).
Selain itu, S juga mengakui memberikan uang koordinasi kepada Polsek Stabat sebesar Rp5 juta per bulan yang diberikan kepada seorang anggota kepolisian dengan inisial Bripka HG. Serta, uang koordinasi senilai Rp3 juta per bulan juga diberikan kepada Bripka HG di Polsek Secanggang.
“Pengakuan lain bahwa Aipda JPH sebagai korlap judi togel mendapat upah sebesar 6 persen dari omset yang didapat per hari dan akan dibagi tiga secara merata,” kata Riko.
Riko Siagian menjelaskan bahwa keempat orang yang diamankan dalam operasi tersebut selanjutnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumut Propam dan Polres Langkat untuk diproses lebih lanjut.



