JCCNetwork.id- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai membuka pendaftaran bagi perusahaan yang ingin terlibat sebagai mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026 Tahap 3. Pendaftaran tersebut resmi dimulai Senin, 28 September 2026.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan keterlibatan perusahaan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan program pemagangan nasional. Melalui kemitraan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
“Mulai 28 September, kami membuka pendaftaran bagi perusahaan untuk menjadi mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II (Tahun 2026),” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Menurut dia, perusahaan yang menjadi mitra tidak hanya menyediakan tempat bagi peserta untuk menjalani pemagangan, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi nyata di lingkungan kerja.
Kemnaker juga menekankan pentingnya penyediaan kesempatan magang yang inklusif. Perusahaan mitra diharapkan membuka peluang pemagangan yang dapat diikuti oleh penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pekerjaan yang tersedia.
Dalam proses pendaftaran Tahap 3 ini, perusahaan yang sebelumnya telah menerima dan merekrut peserta MagangHub dari batch terdahulu akan mendapatkan prioritas.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesinambungan program pemagangan sekaligus mendorong perusahaan yang telah memiliki pengalaman dalam pelaksanaan MagangHub untuk kembali berpartisipasi.
Yassierli meminta perusahaan calon mitra memperhatikan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Kelengkapan dokumen dan ketepatan mengikuti tahapan pendaftaran menjadi bagian penting dalam proses verifikasi calon penyelenggara.
“Kami mengharapkan calon penyelenggara mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” ujar Yassierli.
Tahapan Pendaftaran MagangHub
Kemnaker telah menyusun sejumlah tahapan dalam pelaksanaan Magang Nasional 2026 Tahap 3. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi program yang berlangsung sejak 28 September hingga 22 Oktober 2026.
Pada periode yang sama, perusahaan yang berminat dapat melakukan pendaftaran sebagai mitra penyelenggara. Setelah pendaftaran ditutup, Kemnaker akan melakukan proses verifikasi terhadap perusahaan yang telah mengajukan diri.
Tahap verifikasi dijadwalkan berlangsung mulai 28 September hingga 23 Oktober 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan calon mitra memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan dalam program.
Setelah proses verifikasi selesai, Kemnaker akan menetapkan perusahaan yang lolos sebagai mitra penyelenggara. Penetapan tersebut sekaligus diikuti dengan penayangan lowongan magang yang dijadwalkan berlangsung pada 26-27 Oktober 2026.
Perusahaan yang dinyatakan memenuhi ketentuan selanjutnya dapat menyediakan posisi pemagangan sesuai kebutuhan tenaga kerja dan bidang pekerjaan yang tersedia.
Yassierli menegaskan, kualitas kesempatan magang menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan perusahaan. Posisi yang ditawarkan diharapkan tidak sekadar memberikan tempat bagi peserta, tetapi juga memberikan pengalaman yang memiliki keterkaitan dengan pekerjaan dan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Penyelenggara diharapkan menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga peserta nantinya memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan kerja,” katanya.
70 Ribu Lowongan Disiapkan
Selain membuka penjaringan perusahaan mitra, Kemnaker juga menyiapkan kapasitas sekitar 70 ribu lowongan untuk pelaksanaan Magang Nasional 2026 Tahap 3.
Pendaftaran dan proses seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Setelah tahapan tersebut selesai, pelaksanaan program akan memasuki tahap berikutnya melalui kegiatan kickoff pada November 2026.
Dengan jumlah lowongan yang disiapkan tersebut, MagangHub Tahap 3 menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pengalaman kerja bagi masyarakat, khususnya peserta yang membutuhkan pengalaman langsung sebelum memasuki pasar kerja.
Program pemagangan juga diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan calon tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai bidang pekerjaan. Karena itu, posisi magang yang dibuka perusahaan diharapkan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan riil di tempat kerja.
Kemnaker mengingatkan perusahaan calon mitra agar menyiapkan seluruh dokumen dan informasi yang dibutuhkan sebelum melakukan pendaftaran. Langkah tersebut diperlukan agar proses verifikasi dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Informasi mengenai persyaratan, tahapan, serta mekanisme pendaftaran perusahaan sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional 2026 Tahap 3 dapat diperoleh melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Kemnaker juga mengimbau perusahaan mengikuti informasi resmi selama proses pendaftaran berlangsung agar tidak melewatkan tahapan maupun ketentuan yang telah ditentukan pemerintah.























