Awal Pekan Cerah, IHSG Tembus 6.177

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/6/2026) dibuka dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mencatat penguatan signifikan sejak awal sesi dan terus bergerak naik pada menit-menit pertama perdagangan.

Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka menguat 1,85 persen ke posisi 6.118. Tren kenaikan berlanjut hingga satu menit setelah pembukaan, dengan indeks bertambah 2,83 persen dan mencapai level 6.177.

- Advertisement -

Kinerja positif tersebut diikuti oleh mayoritas saham yang diperdagangkan di papan bursa. Pada awal sesi, sebanyak 515 saham tercatat mengalami kenaikan harga, sementara 71 saham berada di zona merah dan 37 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Aktivitas transaksi juga terpantau cukup tinggi sejak pembukaan pasar. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,4 triliun dengan volume perdagangan menyentuh 2,02 miliar lembar saham yang berpindah tangan dalam berbagai transaksi.

Penguatan IHSG turut tercermin pada sejumlah indeks unggulan. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi naik 3,37 persen ke level 617. Sementara itu, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 3,59 persen menjadi 371.

- Advertisement -

Kinerja positif juga terlihat pada indeks MNC36 yang naik 3,47 persen ke level 271 serta indeks IDX30 yang bertambah 3,22 persen ke posisi 349. Penguatan sejumlah indeks tersebut menunjukkan optimisme pelaku pasar yang meluas pada berbagai kelompok saham.

Secara sektoral, seluruh sektor perdagangan bergerak di zona hijau. Sektor energi menjadi salah satu penopang utama penguatan pasar, disusul sektor properti, industri, dan infrastruktur. Selain itu, sektor konsumer non-siklikal, keuangan, transportasi dan logistik, bahan baku, konsumer siklikal, teknologi, hingga kesehatan juga mencatat kenaikan.

Kondisi tersebut menunjukkan sentimen positif tidak hanya terpusat pada saham-saham tertentu, melainkan terjadi secara merata di berbagai sektor ekonomi.

Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, PT Remala Abadi Tbk (DATA) memimpin penguatan. Saham perusahaan tersebut menjadi salah satu yang paling banyak diburu investor pada awal perdagangan.

Selain DATA, saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) juga masuk dalam daftar saham dengan apresiasi harga tertinggi pada sesi pembukaan.

Sementara itu, beberapa saham bergerak berlawanan arah dengan pasar. Saham PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIC), PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS), dan PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) tercatat sebagai saham yang mengalami pelemahan terbesar atau masuk kelompok top losers.

Analis pasar menilai penguatan IHSG pada awal perdagangan mencerminkan meningkatnya minat beli investor terhadap aset berisiko. Selain didorong sentimen domestik, pergerakan positif juga didukung oleh optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan kinerja emiten pada semester kedua tahun ini.

Dengan mayoritas sektor bergerak positif dan dominasi saham yang menguat, pelaku pasar akan mencermati apakah tren penguatan tersebut mampu bertahan hingga penutupan perdagangan hari ini.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Permukiman Padat di Padang Dilalap Api

JCCNetwork.id- Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat di Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (12/6/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah, 32...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER