JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu (23/5/2026). Sejumlah daerah bahkan diprediksi berpotensi diguyur hujan lebat yang disertai petir dan kilat, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.
Prakirawan BMKG, Medayu Bestari, dalam laporan cuaca harian yang disiarkan secara daring dari Jakarta menyampaikan bahwa kondisi atmosfer di berbagai wilayah Indonesia masih mendukung terbentuknya awan hujan. Fenomena tersebut menyebabkan cuaca basah diperkirakan mendominasi kota-kota besar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Di wilayah Sumatera, sejumlah kota diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi itu diperkirakan terjadi di Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pekanbaru, Pangkal Pinang, dan Palembang. Sementara itu, intensitas hujan lebih tinggi diprakirakan melanda Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Bandar Lampung yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir.
BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah tersebut agar berhati-hati terhadap risiko genangan air, banjir lokal, hingga pohon tumbang akibat angin kencang yang dapat menyertai hujan deras.
Untuk wilayah Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun secara merata di sejumlah kota besar. Kondisi itu diperkirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sementara Yogyakarta diprakirakan berada dalam kondisi berawan sepanjang hari.
“Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprakirakan merata di kota-kota besar seperti di Serang (Banten), Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), dan Surabaya (Jawa Timur). Sementara Yogyakarta berawan,” kata Medayu.
Cuaca serupa juga diperkirakan terjadi di kawasan Bali dan Nusa Tenggara. BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi mengguyur Denpasar dan Kupang. Adapun Mataram diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan.
Di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah utama, mulai dari Samarinda, Palangka Raya, Banjarmasin, Tanjung Selor, hingga Pontianak. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya aktivitas pertumbuhan awan hujan di kawasan tersebut.
Sementara di wilayah Sulawesi, BMKG memberikan perhatian khusus terhadap potensi hujan lebat disertai kilat yang diprakirakan terjadi di Manado. Adapun kota-kota lain seperti Makassar, Palu, Mamuju, Gorontalo, Kendari, serta Ternate diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang.
Untuk wilayah Indonesia timur, cuaca hujan juga diperkirakan mendominasi sejumlah daerah. Hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, hingga Merauke.
BMKG menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim yang ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di berbagai daerah. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dan menghindari aktivitas di area rawan bencana ketika hujan lebat berlangsung.
Selain itu, pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko sambaran petir, banjir, serta gangguan jarak pandang akibat hujan deras. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan siaga menghadapi kemungkinan dampak cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.



















