BMKG Prediksi Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi pada Selasa, 7 April 2026. Kondisi cuaca diperkirakan berkisar dari hujan ringan hingga hujan yang berpotensi disertai kilat dan petir.

Prakirawan BMKG, Bintari, menyatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan aktivitas petir yang dapat memicu gangguan aktivitas harian maupun risiko bencana hidrometeorologi.

- Advertisement -

Di wilayah Indonesia bagian barat, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di sejumlah kota seperti Medan, Serang, Bandung, Palangkaraya, dan Tanjung Selor. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di berbagai kota lain, termasuk Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Adapun kondisi berawan tebal diperkirakan menyelimuti wilayah Bengkulu.

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Palu, Kendari, Jayapura, Jayawijaya, dan Nabire. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun di Mataram, Mamuju, dan Merauke.

Sementara itu, sejumlah kota lain seperti Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Ambon, Sorong, dan Manokwari diperkirakan mengalami hujan ringan. Adapun kondisi berawan tebal diprediksi terjadi di Manado dan Ternate.

- Advertisement -

BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer masih memungkinkan terjadinya perubahan cuaca secara cepat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 26 Kg MDMA

JCCNetwork.id- Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur udara berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sebanyak 26 kilogram narkotika...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER