PLN Imbau Warga Waspada Bahaya Listrik Saat Banjir

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan yang dapat muncul saat terjadi banjir atau genangan air. Peringatan ini disampaikan seiring masuknya periode peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau yang masih berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan, khususnya pada masa pancaroba ketika hujan masih kerap turun secara tiba-tiba dengan intensitas yang cukup tinggi.

- Advertisement -

Menurutnya, genangan air yang masuk ke dalam rumah dapat menimbulkan risiko serius apabila instalasi listrik ikut terendam. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan sengatan listrik hingga kebakaran jika tidak segera ditangani dengan langkah yang tepat.

PLN mengimbau masyarakat agar segera memutus aliran listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter apabila air mulai menggenangi rumah. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting maupun sengatan listrik yang dapat membahayakan penghuni rumah.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama PLN. Kami mengimbau pelanggan untuk segera mematikan listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter apabila rumah mulai tergenang air guna menghindari risiko sengatan listrik,” ujar Edyansyah di Makassar, Jumat (6/3).

- Advertisement -

Edyansyah menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sulawesi Selatan saat ini telah melewati puncak musim hujan dan mulai memasuki fase transisi menuju musim kemarau. Pada periode tersebut, hujan masih dapat terjadi secara mendadak dengan intensitas sedang hingga lebat, meskipun biasanya berlangsung dalam waktu relatif singkat.

Situasi tersebut membuat potensi genangan air masih cukup tinggi, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang baik. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap risiko kelistrikan selama kondisi cuaca yang belum stabil.

Selain mematikan aliran listrik ketika rumah terendam, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyentuh instalasi listrik maupun peralatan elektronik yang berada di area yang tergenang air. Tindakan tersebut sangat berbahaya karena arus listrik dapat mengalir melalui air dan menyebabkan sengatan listrik.

PLN juga meminta warga segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 agar petugas dapat segera melakukan penanganan.

“Jika masyarakat menemukan bahaya listrik, dapat melapor melalui PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar segera ditangani,” kata Edyansyah.

Perusahaan listrik negara tersebut memastikan terus berupaya menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Selain itu, PLN juga menempatkan aspek keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap operasionalnya.

Melalui peningkatan kewaspadaan masyarakat dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang tepat, PLN berharap risiko kecelakaan akibat listrik saat terjadi banjir atau genangan air dapat diminimalkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Heboh 19 Ribu Sapi Sehari Buat Program MBG, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya 

JCCNetwork.id- Jadi ceritanya begini. Bayangkan satu pagi kamu bangun, buka berita, lalu membaca angka yang bikin dahi langsung berkerut: 19 ribu ekor sapi per...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER