Diskon hingga 70 Persen Warnai Ramadan di Jakarta

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar Jakarta Ramadan Festival 2026 yang dipusatkan di kawasan Bundaran HI, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang akan berlangsung hingga 31 Maret 2026 dengan melibatkan ratusan pelaku usaha dari sektor ritel hingga perhotelan.

Pembukaan festival dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD DKI Jakarta, serta perwakilan pelaku usaha. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman Ramadan yang berbeda sekaligus mendorong perputaran ekonomi ibu kota.

- Advertisement -

Menurut Pramono, salah satu program utama dalam rangkaian tersebut adalah “Jakarta Festiv Wonder”, yakni program diskon besar-besaran yang diikuti 101 pusat perbelanjaan di Jakarta. Ratusan mal tersebut akan menawarkan potongan harga khusus selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Yang akan ikut berpartisipasi dalam Jakarta Festiv Wonder diskon perbelanjaannya ada 101 pusat perbelanjaan,” ujar Pramono.

Pemprov DKI menargetkan nilai transaksi selama periode festival mampu melampaui capaian libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang tercatat sekitar Rp13 triliun. Optimisme itu didasarkan pada durasi program yang lebih panjang serta ragam kegiatan yang dinilai lebih variatif dibandingkan momentum akhir tahun.

- Advertisement -

Tak hanya sektor ritel, industri perhotelan juga dilibatkan dalam program ini. Pemerintah daerah menyiapkan insentif pajak bagi mal dan hotel guna memberi ruang bagi pelaku usaha menghadirkan promo yang lebih agresif. Skema keringanan fiskal tersebut diharapkan dapat mendorong diskon signifikan, bahkan ditargetkan mencapai hingga 70 persen pada puncak program.

“Yang paling utama adalah temanya ‘Mudik ke Jakarta’. Karena kami akan memberikan kemudahan insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, hotel dan sebagainya agar mereka kemudian bisa memberikan diskon yang signifikan. Bahkan nanti pada puncaknya saya yakin diskonnya bisa berapa persen, Bu? 70%.Bisa 70%,” tambah Pramono.

Pramono menjelaskan, tema besar tahun ini adalah “Mudik ke Jakarta”. Konsep tersebut dimaksudkan untuk mengajak masyarakat menjadikan Jakarta sebagai pusat aktivitas selama Ramadan dan Idulfitri, bukan sekadar kota transit. Dengan dukungan insentif pajak, ia berharap pusat perbelanjaan dan hotel mampu menawarkan harga kompetitif sehingga meningkatkan minat belanja dan okupansi.

Selain program diskon, Pemprov DKI juga menyiapkan kebijakan transportasi gratis saat Hari Raya Idulfitri di seluruh moda transportasi publik di Jakarta. Langkah ini diambil untuk mempermudah mobilitas warga sekaligus menekan kemacetan akibat lonjakan kendaraan pribadi.

“Dan pada saat Idulfitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta. Kenapa kami lakukan sekali lagi untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya lebih baik tetap tinggal di Jakarta,” pungkas Gubernur DKI.

Pemerintah daerah meyakini kombinasi antara potongan harga besar, insentif fiskal, dan fasilitas transportasi gratis akan menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum Ramadan. Strategi tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi utama belanja dan wisata urban selama bulan suci hingga perayaan Idulfitri 2026.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

GRIB Jaya Bongkar Dugaan Playing Victim Ahmad Bahar

Koma.id- Perseteruan antara Ahmad Bahar dan Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal kembali memanas setelah pihak keluarga Ahmad Bahar mengadukan dugaan intimidasi ke...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER