Penjualan Tiket Nataru Capai 3,2 Juta dari 3,5 Juta Kursi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terus menunjukkan tren tinggi. Hingga Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, total tiket yang terjual mencapai 3.251.764 dari 3.506.104 tempat duduk yang disediakan, atau mendekati 93 persen dari total kapasitas.

- Advertisement -

Dari jumlah tersebut, penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2.744.263 tiket, setara 99,4 persen dari kapasitas 2.761.048 kursi. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 507.501 tiket, atau sekitar 68,1 persen dari total 745.056 tempat duduk.

Selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI menyediakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal guna mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan liburan, silaturahmi keluarga, maupun aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Berdasarkan data harian, volume pelanggan tertinggi tercatat pada 24 Desember 2025 dengan jumlah 259.333 penumpang. Angka tersebut kemudian mengalami fluktuasi, dengan proyeksi penumpang pada 27 Desember 2025 mencapai 202.357 pelanggan dan diperkirakan terus menurun secara bertahap hingga awal Januari 2026.

- Advertisement -

Selain itu, KAI juga menggelar program diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Dalam program ini, KAI menyediakan 1.509.080 tempat duduk. Hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket yang terjual melalui skema diskon mencapai 1.139.481 tiket atau sekitar 76 persen dari kapasitas yang disediakan.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar dapat memilih jadwal, rute, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Periksa Empat Hakim Terkait Kasus Suap Lahan Depok

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pengurusan sengketa lahan di Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Pada Selasa (26/5/2026), lembaga...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER