Pola Makan Instan Ancam Kesehatan Masyarakat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Konsumsi makanan olahan ultraproses kian mendominasi pola makan masyarakat modern dan memicu kekhawatiran serius di kalangan pakar kesehatan. Berbagai hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa tingginya asupan makanan ultra-proses berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit kronis, mulai dari diabetes hingga gangguan kardiovaskular.

Makanan ultra-proses mencakup beragam produk yang umum dikonsumsi sehari-hari, seperti minuman ringan, camilan kemasan, sereal sarapan tinggi gula, serta makanan siap saji. Produk-produk ini digemari karena dinilai praktis, mudah diperoleh, serta memiliki masa simpan yang panjang. Namun, kemudahan tersebut dinilai berbanding terbalik dengan dampaknya terhadap kesehatan.

- Advertisement -

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Advances in Nutrition mengungkapkan adanya hubungan antara konsumsi makanan ultra-proses dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit kronis. Penyakit yang dimaksud meliputi diabetes melitus, hipertensi, dislipidemia atau gangguan kadar lemak dalam darah, serta obesitas. Kondisi-kondisi tersebut diketahui merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari American Society for Nutrition, Amerika Serikat menjadi salah satu negara dengan tingkat konsumsi makanan ultra-proses tertinggi di dunia. Sekitar 55 persen asupan energi harian orang dewasa di negara tersebut berasal dari produk ultra-proses. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan, mengingat pola konsumsi serupa mulai terlihat di berbagai negara lain seiring berkembangnya gaya hidup serba cepat dan instan.

Dalam kajian bertajuk Ultra-Processed Foods and Human Health: A Systematic Review and Meta-Analysis of Prospective Cohort Studies, para peneliti menganalisis data dari 25 studi kohort. Kajian tersebut bertujuan menilai hubungan antara konsumsi makanan ultra-proses dengan risiko diabetes, hipertensi, dislipidemia, dan obesitas. Hasil analisis menunjukkan adanya keterkaitan yang konsisten antara tingginya konsumsi makanan ultra-proses dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan tersebut.

- Advertisement -

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa kualitas bukti ilmiah yang tersedia masih tergolong rendah jika ditinjau menggunakan sistem penilaian NutriGrade. Selain itu, besarnya risiko yang dilaporkan dalam setiap studi juga bervariasi, bergantung pada metode yang digunakan untuk mengukur konsumsi makanan ultra-proses.

Kendati memiliki keterbatasan, para penulis kajian tersebut menilai temuan yang ada cukup kuat untuk mendukung rekomendasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya membatasi konsumsi makanan ultra-proses. Mereka juga menekankan pentingnya pengembangan metode penilaian yang lebih akurat, termasuk klasifikasi produk, analisis kandungan gizi, serta penilaian proses dan bahan tambahan yang digunakan dalam produksi pangan.

Kajian tersebut turut disertai editorial pendamping yang menegaskan bahwa bukti ilmiah mengenai dampak negatif makanan ultra-proses terhadap kesehatan manusia sudah cukup kuat untuk mendapat perhatian serius. Editorial itu juga menyebutkan bahwa variasi hasil penelitian tidak sebesar yang kerap diklaim oleh industri makanan ultra-proses dan pihak-pihak terkait.

Seiring semakin banyaknya temuan ilmiah, para ahli mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan. Pembatasan konsumsi makanan ultra-proses, kebiasaan membaca label pangan secara cermat, serta mengutamakan bahan pangan segar dan minim proses dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga kesehatan dan menekan risiko penyakit kronis dalam jangka panjang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gempa M2,7 Guncang Selatan Bandung

JCCNetwork.id- Gempa bumi bermagnitudo 2,7 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026) pagi. Guncangan yang terjadi di wilayah daratan tersebut dirasakan oleh...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34
Video thumbnail
Rakyat Tunggu Kapan Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Atau Dikirim ke Nusakambangan
12:19
Video thumbnail
Momen Prabowo Candai Kapolri di Gontor, Hanya di Indonesia Kepala Polisi Pakai Kopiah
09:37
Video thumbnail
Rp134,2 Triliun Digelontorkan untuk MBG, Menkeu Sebut Program Makin Tepat Sasaran
08:31
Video thumbnail
Suahasil Beberkan Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun, Benarkah Sudah Tuntas?
08:57
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Kepalkan Tangan dan Serukan “Free Palestine” di Gontor #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Rapat DPR Memanas Saat Bahas Reforma Agraria, UU Apa Ini?
08:33
Video thumbnail
Masih Adakah Program Lapor Seperti Era Pak Purbaya #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Momen Hangat di Gontor! Prabowo Dapat Hadiah Keffiyeh Setelah Pekik “Free Palestine
10:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Berapi-api di Gontor, Kepalkan Tangan, Teriakkan “Free Palestine”
09:56
Video thumbnail
Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara #shorts #trending
00:59
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Beri Jawaban Menohok soal Orang Dalam di Dunia Kerja
10:36
Video thumbnail
Jamu Pahit Jari 98 Buat Sehatkan Pemerintahan Prabowo #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Ditanya Wartawan Soal Lapor Pak Purbaya, Begini Penjelasan Suahasil
10:38
Video thumbnail
Momen Prabowo Datang, Hadiri 100 Tahun Ponpes Gontor di Jatim
03:59
Video thumbnail
Disinggung Sering Difitnah, Prabowo Kutip Ayat Al-Quran, Zulhas Acungkan Jempol
10:13

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER