KPK Ungkap Kejanggalan LHKPN: Toyota Fortuner Hanya Rp 6 Juta

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan kejanggalan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Salah satu kasus yang mencuat adalah pencatatan mobil Toyota Fortuner dengan harga hanya Rp 6 juta. Temuan ini diduga akibat kesalahan pengisian data atau bahkan ketidakjujuran dari penyelenggara negara dalam melaporkan asetnya.

Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango, mengungkapkan kejanggalan ini dalam acara Penyerahan Sertifikat SMAP, Penganugerahan Insan Antigratifikasi, dan Seminar Nasional Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, pada Senin (9/12). Menurut Nawawi, data yang dilaporkan sebagian besar tidak akurat.

- Advertisement -

“Hanya saja, ada yang kita sebutkan tadi, kita minta perhatian dari pemerintah bahwa ternyata pengisiannya (LHKPN) itu lebih banyak abal-abal daripada benarnya. Fakta pengisian (LHKPN) itu nggak bener lebih banyak gitu,” kata Nawawi.

Sebagai contoh, ia menyoroti laporan salah seorang penyelenggara negara yang mencatatkan harga Toyota Fortuner hanya Rp 6 juta. Nawawi bahkan sempat berkelakar ingin membeli 10 unit Fortuner jika harga tersebut memang benar.

“Pengisian LHKPN kan lebih banyak amburadulnya, ada Fortuner diisi harganya Rp 6 juta, kita nanya ke dia gitu di mana dapat Fortuner Rp 6 juta? Kita pengin beli juga 10 gitu kan, itu kan kondisi yang ada,” ungkapnya.

- Advertisement -

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengatakan pihaknya masih menelusuri dugaan kesalahan ini. Ia menduga kejanggalan tersebut bisa jadi akibat salah memasukkan angka atau bahkan disengaja.

“Tidak terinfo ke saya (siapa orang tersebut). Kemungkinan salah memasukkan angka,” kata Juru bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi, Kamis (12/12/2024).

Ia menambahkan bahwa KPK akan mengonfirmasi langsung kepada pihak yang bersangkutan terkait data tersebut dan kejanggalan lain dalam LHKPN.

“Masih akan dikonfirmasi lagi hal-hal seperti itu kepada orangnya,” katanya.
Tidak jujurnya pejabat dalam mengisi Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) bikin KPK geleng-geleng kepala. Contohnya, KPK menemukan ada pihak yang mengisi harga mobil Fortuner miliknya senilai Rp 6 juta.

Kasus pencatatan Fortuner Rp 6 juta ini menjadi salah satu dari banyak kejanggalan yang membuat KPK prihatin. Nawawi meminta perhatian pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan memperbaiki mekanisme pelaporan LHKPN agar data yang dilaporkan lebih akurat dan kredibel.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa pengisian LHKPN bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya transparansi untuk memberantas korupsi di Indonesia. KPK terus mendorong penyelenggara negara untuk jujur dan bertanggung jawab dalam melaporkan harta kekayaan mereka.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gempa M5,2 Guncang Lombok Barat

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Gempa tercatat terjadi saat...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina
08:22
Video thumbnail
Detik Detik Iring Iringan Presiden Mesir Disambut Prabowo #shorts #trending
01:23
Video thumbnail
Momen Kedatangan Presiden Mesir di Indonesia, Iring-Iringan Kendaraan Bikin Melongo
08:25
Video thumbnail
Detik-Detik Komisi III DPR Cecar Kapolres soal Dugaan Pengrusakan Kuburan #shorts #trending
02:49
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, Kalau Sudah Pegang Podium, Bisa Pidato Sampai 3 Jam #shorts
01:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER