Penggunaan Jet Pribadi Kaesang Bukan Gratifikasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kontroversi mengenai penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, telah berujung pada penjelasan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pernyataannya, KPK menegaskan bahwa penerbangan yang dilakukan Kaesang tidak termasuk dalam kategori gratifikasi. Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, memberikan klarifikasi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa penggunaan jet pribadi tersebut tidak melanggar hukum karena Kaesang bukanlah penyelenggara negara.

Ghufron menegaskan bahwa posisi Kaesang yang sudah terpisah dari kewenangan orang tuanya membuatnya tidak terikat dalam definisi gratifikasi yang diatur oleh KPK.

- Advertisement -

“Deputi bidang pencegahan menyampaikan ini bukan gratifikasi,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip.

Penjelasan ini merujuk pada laporan yang disampaikan oleh Kaesang sendiri, yang telah dinyatakan tidak dapat ditindaklanjuti karena statusnya yang bukan sebagai penyelenggara negara.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Ghufron menyatakan bahwa KPK pernah menerima beberapa laporan gratifikasi yang melibatkan individu-individu yang tidak memiliki jabatan publik, dan semua laporan tersebut tidak dapat diproses lebih lanjut. Ini menunjukkan bahwa KPK memiliki standar yang ketat dalam menilai kasus gratifikasi, yang hanya berlaku untuk mereka yang memiliki peran resmi dalam pemerintahan.

- Advertisement -

Sebelumnya, Kaesang Pangarep sendiri hadir di KPK pada 16 September untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan jet pribadi dalam perjalanan ke Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke KPK adalah sebagai inisiatif pribadi dan bukan karena panggilan resmi.

“Yang bersangkutan telah menyampaikan pada KPK dan Direktorat  Gratifikasi telah menyampaikan pada pimpinan bahwa yang bersangkutan bukan penyelenggara negara, maka laporan tersebut nota dinasnya dari Deputi Pencegahan dalam hal ini menyampaikan bahwa laporan tersebut tidak dapat diputuskan apakah gratifikasi atau tidak,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kaesang mengklarifikasi tentang perjalanannya pada 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang ia lakukan dengan “nebeng” pesawat teman. Namun, Kaesang memilih untuk tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai perjalanan tersebut dan mendorong agar pertanyaan lebih mendalam dialihkan ke pihak KPK.

“Kedatangan saya ke KPK sebagai warga negara yang baik, saya bukan penyelenggara negara, saya bukan pejabat. Saya datang ke sini, bukan karena undangan, bukan karena panggilan tapi inisiatif saya,” kata Kaesang.

“Tadi saya juga di dalam mengklarifikasi mengenai perjalanan saya tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang numpang atau bahasa beken-nya ‘nebenglah’, ‘nebeng’ pesawatnya teman saya,” ujarnya.

“Jadi intinya untuk lebih lanjutnya bisa ditanyakan ke KPK untuk lebih detil-nya dan lebih lanjutnya,” kata Kaesang.

Kasus ini menarik perhatian publik, tidak hanya karena keterlibatan anak presiden, tetapi juga menyentuh isu integritas dan transparansi dalam pemerintahan. Penjelasan KPK diharapkan dapat meredakan spekulasi dan memberikan kejelasan mengenai batasan antara hak pribadi dan tanggung jawab publik, serta menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hasil Ekshumasi Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo Eks Karumga Febrie Adriansyah

JCCNetwork.id- Hasil ekshumasi tim dokter forensik menyatakan Sutrimo, pria yang disebut bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah, meninggal akibat penyakit jantung iskemik."Meninggalnya tuan...

Harga Cabai Melonjak

Santri Difabel Diduga Dibully 3 Tahun

Yunani Bungkam Jerman 1-0

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Supratman Ungkap Arahan Tegas Prabowo, Semua Kementerian Wajib Bersih-Bersih
04:31
Video thumbnail
Ombudsman Ungkap Dugaan Pungli di Rutan Pondok Bambu, Penggunaan HP Disebut Bayar Rp250 Juta #shorts
01:53
Video thumbnail
Ombudsman Soroti Dugaan Pungli di Rutan Pondok Bambu, Pakai HP Bayar Rp250 Juta
09:09
Video thumbnail
Pedagang Mengadu ke DPR, Uang Ratusan Juta di TikTok Shop Lenyap Usai 3 Bulan Ditahan
08:52
Video thumbnail
DPR Soroti UU Perampasan Aset: Koruptor Harus Tak Berkutik, APH Juga Wajib Diawasi
09:36
Video thumbnail
Ombudsman Ungkap Temuan Lain di Lapas Cibinong, Ada Kartu RS Milik Hansen Setiawan
13:59
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Saat Lihat Anak Korban Pegawai Pertanian di Papua
08:08
Video thumbnail
Amien Rais Dukung Gugatan Syarat Pendidikan Gibran di MK
10:21
Video thumbnail
Tak Disangka Jalur Bantuan Pertanian di Papua yang Dianggap Aman Berujung Tragedi
09:58
Video thumbnail
Tangis Ayah Pecah Dengar Curhatan Anak Korban Penembakan Papua Ingin Berhenti Kuliah
08:30
Video thumbnail
Mentan Amran Tak Main main, Ancam Copot Pejabat Kementan Jika 3 Bulan Masalah Tak Kunjung Beres
08:23
Video thumbnail
DPR Beri Pesan ke Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong, Hati-Hati, Jangan Sampai Kena Santet #shorts
01:05
Video thumbnail
DPR Ingatkan Ombudsman Usai Sidak Lapas Cibinong, Jaga Diri, Jangan Sampai Kena Santet
08:37
Video thumbnail
Usai Sidak Lapas Cibinong, DPR Ingatkan Ombudsman Waspadai Teror dan Intervensi #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
DPR Soroti Ombudsman Ditolak Masuk Lapas Cibinong Kok Bisa Terjadi
10:53
Video thumbnail
Ombudsman Ungkap Temuan di Lapas Cibinong, Mobil Mewah hingga Jalan Rahasia #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Momen Tak Biasa Mentan Amran Terima Demo Petani Sambil Ajak Sarapan Bersama
09:05
Video thumbnail
Suasana Haru di Sidang MK Saat Hisako Tak Kuasa Tahan Sedih
08:39
Video thumbnail
Usai Sidak Lapas Cibinong, DPR Ingatkan Ombudsman Waspadai Teror dan Intervensi
12:10
Video thumbnail
DPR Geram Soroti Lapas Cibinong, Desak Imipas Bersihkan “Tikus” yang Merajalela #shorts #trending
01:41

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER