Polemik Catut NIK, Pilkada Jakarta 2024 di Ujung Tanduk?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Panggung politik Jakarta jelang Pilkada 2024 semakin memanas, dan kali ini Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengibarkan bendera waspada. Dalam nada serius, Cak Imin mendesak Komisi II DPR untuk turun tangan langsung menginvestigasi dugaan pencatutan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dihubungkan dengan calon perseorangan di Pilkada Jakarta.

Bagi Cak Imin, ini bukan sekadar isu teknis, melainkan soal menjaga integritas demokrasi di tengah ketidakpercayaan yang semakin membuncah.

- Advertisement -

“Komisi II harus turun untuk ikut melakukan verifikasi. Kalau ini tidak clear, nanti legitimasi pilkada bahaya,” kata Cak Imin, Jumat (16/7/2024).

Cak Imin tidak hanya meminta KPU untuk bersikap adil dan objektif, tetapi juga mengajak masyarakat untuk waspada dan bertindak. Baginya, keterlibatan publik adalah tameng terakhir dari proses demokrasi yang sehat.

“KPU harus bersikap fair dan objektif, partai-partai harus mengontrol, dan masyarakat harus mengontrol. Yang merasa dicatut KTP-nya harus segera protes dan klarifikasi,” ucap dia.

- Advertisement -

Dalam pusaran isu yang berkembang, dugaan adanya calon boneka atau bahkan melawan kotak kosong dalam Pilkada Jakarta 2024 juga mencuat. Namun, Cak Imin menepis spekulasi tersebut dengan penuh keyakinan.

“Saya kok enggak yakin. Tunggu saja, tunggu masih ada waktu,” kata dia.

Kegaduhan ini semakin menjadi sorotan setelah pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana dinyatakan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta telah memenuhi syarat sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024. Jumlah dukungan terhadap pasangan ini mencapai 677.467 orang, jauh di atas syarat minimal yang ditetapkan.

Namun, bukan jumlah dukungan yang menjadi masalah, melainkan cara mendapatkan dukungan tersebut. Isu pencatutan identitas semakin liar di media sosial, terutama setelah akun @ayamdreampop mengunggah bukti bahwa NIK-nya digunakan tanpa izin untuk mendukung pasangan Dharma-Kun. Reaksi dari warganet pun beragam, dan tak sedikit yang mengaku mengalami hal serupa.

Di tengah hiruk-pikuk ini, Pilkada Jakarta 2024 bukan lagi sekadar kontestasi politik biasa. Ini adalah ujian bagi demokrasi, di mana setiap langkah dan keputusan akan diawasi ketat oleh publik yang semakin kritis.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Minyak Melonjak, Pemerintah Siapkan CNG

JCCNetwork.id- Pemerintah mulai mendorong pemanfaatan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif liquefied petroleum gas (LPG) untuk menekan ketergantungan terhadap impor energi. Langkah tersebut menjadi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Arsul Sani Singgung Kasus Tak Tamat SMA di Sidang UU Pemilu Punya Gelar S1 Bahkan S2
09:04
Video thumbnail
Menggunakan Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Minta Prabowo Tuntaskan Karhutla #shorts
01:59
Video thumbnail
Momen Tak Biasa, Anggota Parlemen Malaysia Berbahasa Jawa Minta Prabowo Tuntaskan Karhutla
08:02
Video thumbnail
Luhut Ungkap Prabowo Setuju Kajian DEN, Definisi Korupsi Bakal Diubah?
08:02
Video thumbnail
Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Terorisme Lingkungan, Siap Usut Sampai Tuntas #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Pembakar Hutan Disebut Terorisme Lingkungan, Diusut Sampai Tuntas
08:55
Video thumbnail
Bukan Sekadar Makan Gratis, DEN Ungkap MBG Bisa Dongkrak Motivasi Belajar Siswa #shorts #trending
01:46
Video thumbnail
DEN Sebut 95 Persen Penerima MBG Lebih Semangat Belajar jika Menu Enak dan Berkualitas
08:05
Video thumbnail
Bahlil Tak Kuasa Tahan Tawa Saat Prabowo Melempar Candaan, Nama Orang Fakfak Ikut Disinggung!
08:15
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa
08:36
Video thumbnail
Blak blakan Natalius Pigai Pamer Kemampuan Bisa Pidato 2 Jam
08:24
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER