Identifikasi Korban dan Penyebab Kecelakaan Terus Dilakukan Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menunjukkan empati dan dukacita mendalam terhadap tragedi kecelakaan yang menewaskan belasan orang di Tol Jakarta-Cikampek, khususnya kepada keluarga korban.

Pada Rabu (10/4/2024), Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, mewakili Kapolri memberikan santunan kepada keluarga korban di RSUD Karawang.

- Advertisement -

“Kami dititipkan pesan dari Pak Kapolri, pertama menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ananda Nazwa. Beliau juga menitipkan tali asih kepada keluarga almarhum,” kata Irjen Pol ​​​​Aan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/4/2024) dikutip Antara.

Satu dari sekian korban tewas dalam kecelakaan tersebut adalah Nazwa Devira. Jenazahnya telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga pada Selasa (9/4/2024). Penyerahan santunan juga dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono, sebagai bentuk dukungan kepada keluarga korban.

Meskipun santunan telah diberikan, pihak kepolisian masih terus melakukan identifikasi korban dan penyelidikan penyebab kecelakaan di jalur contraflow km 58 Tol Jakarta-Cikampek. Kakorlantas tidak menutup kemungkinan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami identitas korban serta penyebab kecelakaan.

- Advertisement -

 

“Olah TKP itu bisa saja dilakukan kembali sepanjang data-data dari TKP ini masih kurang. Nah, jadi sangat memungkinkan untuk olah TKP lanjutan,” ujar Irjen Pol Aan.

Seluruh korban kecelakaan telah diidentifikasi dan sebagian besar jenazah telah dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk memudahkan proses penanganan jenazah dan pemulangan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa tragis terjadi pada Senin (8/4) pagi di jalur contraflow KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, melibatkan tiga kendaraan, yakni Bus Primajasa B-7655-TGD, Gran Max B-1635-BKT, dan Daihatsu Terios. Dalam kecelakaan tersebut, mobil Gran Max dan Terios mengalami kebakaran hebat, menyebabkan 12 orang tewas, semuanya merupakan penumpang Gran Max.

Meskipun masih dalam proses penyelidikan, kecelakaan ini telah menimbulkan duka yang mendalam bagi masyarakat, serta menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara di jalan raya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemprov DKI Siapkan Kenaikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek

JCCNetwork.id- Wacana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek kembali mengemuka setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengevaluasi sejumlah rute yang saat ini masih menerima subsidi besar...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER