Banyak Meradang Gegara Suara PSI Naik, Willy Prakarsa: Jangan  Kebakaran Jenggot

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI)98, Willy Prakarsa, memberikan tanggapannya terkait lonjakan suara PSI di Sirekap KPU. Menurut Willy, fluktuasi suara partai dalam penghitungan yang belum selesai adalah hal yang biasa.

 

- Advertisement -

 Ia menegaskan bahwa tidak perlu terlalu khawatir melihat peningkatan suara PSI yang mendekati ambang batas parlemen karena semua partai memiliki peluang yang sama.

“Jadi nggak usah kebakaran jenggot melihat suara PSI bertambah dan hampir mendekati ambang batas parlemen (parlementary threshold). Semua partai miliki peluang yang sama,” ujar Willy, Rabu (6/3/3024).

Willy juga menyoroti lonjakan suara PSI pada Pileg 2024, menjelaskan bahwa PSI sebenarnya bukan Partai Solidaritas Indonesia, melainkan Persatuan Santri Indonesia yang dibina oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cisantri Pandeglang Banten KH. Asep Imron Nafis bin Abuya Bustomi. Menurutnya, fenomena ini menunjukkan pergeseran preferensi politik masyarakat Indonesia, yang semakin sadar terhadap iming-iming agama dalam politik.

- Advertisement -

 

“Inilah kemudian yang membuat suara partai – partai yang menjadikan Islam sebagai jargon politik tergerus di Pileg 2024 saat ini. Sebab, masyarakat Indonesia sudah mulai sadar tidak lagi tergoda iming – iming surga yang dijadikan ‘jualan’ oleh para ulama yang merangkum jadi politisi dan pengurus partai,” terang Willy.

 

Terkait pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang akan meminta keterangan dari Polri terkait keterlibatan aparat dalam pemenangan PSI, Willy menekankan bahwa fungsi Polri dalam Undang-Undang Pemilu sudah jelas, yaitu mengamankan penyelenggaraan pemilu.

 

Jadi Polri telah menjalankan tugasnya sesuai dengan UU Polri Nomor 2 Tahun 2002 sebagai pelayan masyarakat, pengayom, dan penegak hukum, tanpa memiliki kepentingan terkait suara partai.

“Polri tidak miliki kepentingan soal Suara Partai, Polri pelaksana UU No 2 tahun 2002 itu menjaga Sitkamtibmas,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BGN Minta Kampus Bangun Dapur SPPG

JCCNetwork.id- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun dan mengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER