Pasutri Nekat Terjun ke Jurang Hindari Tanah Longsor

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, masyarakat mengalami tanah longsor. Puluhan warga dilaporkan tertimbun, termasuk 15 kendaraan roda dua dan dua mobil. Saat ini, empat nyawa telah melayang dan sepuluh orang lainnya berhasil diselamatkan.

Proses pencarian korban terus dilakukan dengan gigih oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Luwu dan Palopo, TNI, Kepolisian, Tagana, PMI, dan PSC 119 Luwu dan Palopo. Meskipun cuaca buruk memaksa pencarian dihentikan sementara, upaya penyelamatan akan dilanjutkan setelah hujan reda.

- Advertisement -

“Saat ini sudah ada 14 korban yang berhasil ditemukan, dari 14 korban longsor, 4 orang ditemukan meninggal dunia, 5 sedang dirawat di rumah sakit dan lainnya dalam keadaan selamat,” ucap Rifman.

Di tengah situasi ini, cerita keberuntungan muncul dari Mansyur, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Suli Barat, yang bersama istrinya berhasil lolos dari bencana. Mereka mengalami momen mencekam saat material longsor menutupi jalan, memaksa mereka untuk bertahan hidup dengan melompat ke jurang.

“Sebelumnya ada longsor pertama, tidak bisa dibilang kecil juga, karena sudah menutupi badan jalan. Kemudian tidak berselang lama, kembali ada longsor susulan,” ujarnya.

- Advertisement -

“Saya sama istri langsung lari. Istri saya lompat ke jurang untuk menghindari longsor,” ucapnya.

Sementara para petugas dan relawan berupaya keras dalam penyelamatan, pemerintah setempat juga turut bergerak cepat dengan memobilisasi alat berat untuk membersihkan area longsor dan mendirikan dapur umum untuk para pengungsi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Radius Bahaya Diperluas

JCCNetwork.id-Aktivitas vulkanik Gunung Slamet menunjukkan peningkatan signifikan setelah suhu kawah tercatat mencapai 460 derajat Celsius. Merespons kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER