JCCNetwork.id– Seorang ibu bernama Avril Waloeyo masih menanti kepastian hukum atas dugaan penculikan anak yang dilaporkannya sejak Oktober 2025. Kasus tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan dan ditangani oleh Polrestabes Surabaya.
Avril mengaku bersyukur karena proses hukum atas laporannya terus berjalan. Ia berharap penanganan perkara ini dapat memberikan kejelasan hukum sekaligus membuka jalan agar dapat kembali bertemu dengan anaknya yang saat ini berusia 3,5 tahun.
“Iya, saya mengapresiasi kinerja Polrestabes Surabaya karena laporan atas penculikan anak saya sudah naik sidik dan mereka juga sudah menunjukkan effort untuk membantu saya,” ujar Avril Waloeyo dalam keterangannya dikutip, Rabu, 25 Februari 2026.
Laporan tersebut bermula dari peristiwa terpisahnya Avril dengan anaknya pada 11 Oktober 2025 di apartemen tempat tinggalnya di kawasan Surabaya. Sejak kejadian itu, Avril mengaku belum kembali bertemu dengan anaknya.
Berdasarkan penuturannya, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00–11.00 WIB ketika ibu angkatnya, Melanie Herijanto (63), datang ke apartemen tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Melanie disebut dapat masuk setelah mengambil salah satu kunci akses apartemen tanpa sepengetahuan Avril.
Saat berada di apartemen, Melanie disebut menyampaikan rencana membawa Owen, anak Avril, ke pusat perbelanjaan yang berada di bawah apartemen untuk bertemu dengan Sindu Waloeyo dan berjanji akan segera kembali.
Namun, setelah beberapa jam berlalu, anak tersebut tidak kunjung kembali dan Avril mengaku tidak memperoleh kabar mengenai keberadaannya. Ia juga menyatakan telah berupaya menghubungi Melanie, tetapi tidak mendapat respons.
Dalam kondisi khawatir, Avril kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Sebagai seorang ibu yang sangat khawatir, saya kemudian menghubungi polisi setempat. Petugas datang ke apartemen, dan saya menjelaskan seluruh kejadian. Dan saya berharap bisa mendapatkan keadilan dalam kasus ini dan semoga segera selesai,” jelas Avril.
Saat ini, proses penyidikan masih berlangsung. Avril berharap penanganan perkara tersebut dapat berjalan lancar sehingga kasus yang menimpanya segera menemukan titik terang dan ia dapat kembali bertemu dengan anaknya.



