JCCNetwork.id- Alfarisi bin Rikosen (21), seorang pemuda yang ditangkap saat aksi demonstrasi di Gedung Grahadi Surabaya pada Agustus lalu, dilaporkan meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medaeng, Surabaya, pada Selasa (30/12).
Informasi kematian tersebut disampaikan Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya, Fatkhul Khoir, melalui unggahan di akun Instagram @kontras_surabaya. Fatkhul menyatakan pihaknya menerima kabar duka itu dari keluarga Alfarisi sekitar pukul 08.30 WIB.
Fatkhul menilai tragedi ini merupakan penegasan buruknya kondisi penahanan di Indonesia. Ia menyebutnya sebagai bukti kegagalan negara dalam memenuhi kewajiban melindungi hak atas hidup dan menjamin perlakuan yang manusiawi bagi setiap orang yang dirampas kebebasannya. KontraS juga membeberkan bahwa selama ditahan, Alfarisi mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, mencapai 30 kilogram.



