JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp3,6 miliar untuk membantu korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra.
Donasi tersebut dikumpulkan dari partisipasi masyarakat dalam rangkaian perayaan malam Tahun Baru yang digelar pada Kamis, 1 Januari 2025.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, seluruh dana yang terkumpul merupakan kontribusi publik Jakarta yang disalurkan secara sukarela sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Ini murni kepedulian warga Jakarta. Atas nama Pemprov DKI, kami menyampaikan terima kasih atas empati dan solidaritas yang luar biasa,” ujar Pramono saat menghadiri perayaan Tahun Baru bertema Jakarta Global City: From Jakarta with Love di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).
Berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya, malam pergantian tahun kali ini tidak hanya diisi hiburan, tetapi juga doa lintas agama sebagai wujud empati nasional. Doa bersama tersebut menjadi bagian pembuka seluruh rangkaian acara Tahun Baru 2026 di berbagai titik di Ibu Kota.
Pramono menjelaskan, doa bersama melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan dimaksudkan sebagai dukungan moral serta spiritual bagi warga di wilayah terdampak, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan daerah lainnya.
Selain itu, konsep hiburan juga disesuaikan. Sejumlah penampilan musik dikurasi ulang agar mencerminkan suasana solidaritas dan keprihatinan nasional.
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi ruang kebersamaan untuk menunjukkan kepedulian Jakarta kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” kata Pramono.
Ia juga mengungkapkan bahwa 10 persen pendapatan Ancol pada 31 Desember 2025 turut dialokasikan untuk bantuan kemanusiaan dan digabungkan ke dalam total donasi yang terkumpul.
Terkait penyaluran bantuan, Pramono memastikan seluruh dana dikelola secara terpusat melalui kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Mekanisme tersebut, kata dia, telah berulang kali digunakan dalam penanganan bencana.
“Pagi tadi kami sudah mengirimkan dua unit instalasi air bersih dan sepuluh truk tangki air ke wilayah terdampak,” ujarnya.
Pramono turut mengapresiasi respons publik yang dinilai sangat positif. Ia menyebut perayaan malam Tahun Baru berlangsung tertib dan kondusif, mencerminkan kedewasaan sosial masyarakat Jakarta.
“Ini menunjukkan empati dan kematangan warga Jakarta sebagai masyarakat yang majemuk,” pungkasnya.



