Kemendagri Gelar FKP 2025, Dorong Reformasi Layanan Publik Berbasis Asta Cita

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kementerian Dalam Negeri menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan publik dan memastikan kebijakan birokrasi selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemendagri, Evan Nur Setyahadi, menegaskan pentingnya reformasi pelayanan publik sebagai bagian dari Asta Cita program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai arah pembangunan nasional.

- Advertisement -

“Pelayanan publik menjadi wajah birokrasi. Jika pelayanannya baik, maka kepercayaan publik pun meningkat. Oleh karena itu, kegiatan Forum Konsultasi Publik seperti hari ini menjadi bagian krusial dalam mewujudkan Asta Cita tersebut,” ujar Evan, dalam sambutannya, Senin (24/11/2025).

 


Menurut Evan ekspektasi masyarakat hari ini semakin tinggi dan terangkum dalam enam prinsip layanan modern yakni lebih cepat, lebih cerdas, lebih efisien, lebih mudah, lebih baik, dan inklusif bagi seluruh kelompok masyarakat.

- Advertisement -

Evan juga memaparkan perkembangan layanan administrasi dan konsultasi yang kini difasilitasi Unit Layanan Administrasi (ULA) dengan dukungan teknologi informasi. Melalui aplikasi SIOLA (Sistem Informasi Online Layanan Administrasi), proses layanan semakin cepat, transparan, dan mudah dipantau.

Data triwulan menunjukkan dinamika layanan yang stabil. Di mana layanan Administrasi: 3.447 permohonan (TW I), 2.973 (TW II), dan meningkat menjadi 3.308 (TW III). Layanan Konsultasi Tatap Muka: 10.841 orang (TW I), 7.058 (TW II), 10.132 (TW III). Layanan Konsultasi Online: 227 pertanyaan (TW I), 218 (TW II), dan 151 (TW III).

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan konsultasi masyarakat tetap tinggi dan memerlukan respons cepat dari pemerintah. FKP 2025 difokuskan pada peninjauan ulang Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.3-1172 Tahun 2023, yang mengatur standar pelayanan fasilitasi administrasi dan konsultasi di lingkungan Kemendagri.

Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan standar tersebut tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan regulasi, dan kemajuan teknologi.

Evan juga menyebut tujuan utama forum ini, yaitu mengidentifikasi standar layanan yang perlu diperbarui. Menyerap aspirasi dan keluhan pengguna layanan. Merumuskan rekomendasi penyempurnaan standar layanan, serta membahas kemungkinan penambahan standar layanan baru.

“Setiap ide, kritik, dan rekomendasi yang Bapak/Ibu sampaikan akan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik di Kemendagri,” ucap Evan.

Sementara itu, Kepala Keasistenan Utama IV Ombudsman RI, Budhi Masthuri, menekankan bahwa standar pelayanan adalah janji dan kewajiban penyelenggara kepada masyarakat. Untuk itu standar yang efektif harus disosialisasikan secara masif, diinternalisasikan hingga level pelaksana, dan ditegakkan melalui mekanisme reward dan punishment.

Selain itu Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat
Kementerian PANRB, Insan Fahmi, menekankan arah transformasi digital pelayanan publik kini dituntut lebih cepat, mudah, efisien, dan terintegrasi, sehingga pengguna dapat memulai layanan di satu kanal dan melanjutkannya di kanal lain tanpa mengulang proses.

Pakar dan akademisi Wignyo Adiyoso menambahkan sejatinya SK Kemendagri telah sesuai teori pelayanan publik modern. Namun ia mendorong perluasan cakupan layanan hingga menyentuh masyarakat umum, serta memperkuat kualitas SDM pemberi layanan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Lolos Piala Asia U-20

JCCNetwork.id — Timnas U-20 Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah menundukkan Australia 2-0 pada pertandingan terakhir Grup H di New...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Panggil Maba Yatim Piatu
08:04
Video thumbnail
Kapal Virgo Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa, Begini Nasib Para Penumpang
05:40
Video thumbnail
Bukan Sekadar Pidato, Mentan Amran Serahkan Rp150 Juta untuk Para Penghafal Al-Qur’an
10:22
Video thumbnail
Menta Amran Ungkap Cerita Ada yang Sampaikan ke Prabowo Jangan Pilih Dirinya Jadi Menteri
09:02
Video thumbnail
Kenapa Judol Belum Masukkan ke Dalam Daftar Tindak Pidana RUU Perampasan Aset?
04:35
Video thumbnail
Jangan Sampai Terjadi Korupsi di Dalam Dalam Proses Penindakan Korupsi
08:18
Video thumbnail
Apakah RUU Perampasan Aset Masih Perlu atau Tidak?
08:01
Video thumbnail
Momen Akrab, PM India Peluk Prabowo Saat Bertemu di KTT BRICS
08:50
Video thumbnail
Mentan Amran Dengar Cerita Maba Piatu, Spontan Rangkul dan Cari Ayahnya
08:16
Video thumbnail
Kesempatan Ditutup, Kontraktor Lokal Selalu Kalah dengan Pengusaha Luar
11:42
Video thumbnail
Momen Gagah Prabowo Berjalan di Karpet Merah Saat Hadiri KTT BRICS India 2026
08:44
Video thumbnail
DPR Prihatin Tata Kelola Kementerian PU Terlalu Banyak Rangkap Jabatan
16:41
Video thumbnail
4 Pagar Utama RUU Perampasan Aset
10:18
Video thumbnail
Mentan Amran Ceritakan Pengalaman Tegasnya, Manajer Pupuk Tak Layani Petani, Langsung Dicopot
08:47
Video thumbnail
Gandeng Orang Utan! Wapres Gibran Tinjau Dampak Karhutla di Kalimantan
05:44
Video thumbnail
Mahfud MD Buka Kartu Alur RUU Perampasan Aset Sampai Ribut dengan DPR
07:21
Video thumbnail
Suasana Hangat! Mahasiswa dan Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Prabowo di India
03:54
Video thumbnail
Momen Prabowo Disambut Tarian Bollywood Saat Tiba di India #shorts #trending
02:05
Video thumbnail
Khofifah Ceritkan Kembali Soal Pesawat Jokowi Tembus Asap Karhutla Kalimantan
09:05
Video thumbnail
Meriah! Tarian Bollywood Sambut Kedatangan Prabowo di India
02:19

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER