JCCNetwork.id- Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 atau MotoGP Mandalika diprediksi menjadi motor penggerak ekonomi nasional maupun daerah. Selain menyedot perhatian dunia, gelaran internasional tersebut diyakini memunculkan efek domino bagi berbagai sektor, mulai dari pariwisata, UMKM, hingga perbankan.
Ekonom Universitas Indonesia, Sulastri Surono, menegaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung pada 3–5 Oktober, berpotensi mendatangkan manfaat ekonomi besar. Menurutnya, ajang balap motor paling bergengsi ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berlanjut usai kompetisi berakhir.
”Over all, tentu saja berpengaruh (menggerakkan roda ekonomi), karena ada benefit yang didapat,” kata ekonom Universitas Indonesia (UI) Sulastri Surono di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Ia menambahkan, keberhasilan event tersebut bergantung pada keseimbangan antara biaya penyelenggaraan dengan keuntungan yang diperoleh.
”Yes, (Indonesia semakin dikenal). Dan yang terdampak positif antara lain pariwisata terutama transportasi, perhotelan, dan restoran. Begitu juga UMKM dan perbankan,” kata dia.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap ajang MotoGP Mandalika. Erick menargetkan gelaran sport tourism ini mampu memicu perputaran ekonomi daerah dan nasional hingga Rp4,5–Rp4,8 triliun.
“Melalui gelaran ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi daerah dan nasional Rp4,5 hingga Rp4,8 Triliun,” kata Erick.
Dukungan penuh juga datang dari Pertamina sebagai sponsor utama. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menekankan komitmen perusahaan dalam menyukseskan MotoGP Mandalika 2025.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bagian dari wujud energi Mandalika untuk Indonesia dalam memperkuat citra di mata dunia. Melalui ajang ini, Pertamina membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal, memperkenalkan produk unggulan nasional, serta menunjukkan komitmen Pertamina dalam mendukung energi berkelanjutan dan sport tourism,” ujar Fadjar.
Dengan kombinasi dukungan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, MotoGP Mandalika 2025 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga lokomotif baru perekonomian Indonesia.



