Rismon Lapor Skripsi Palsu, Jokowi: Itu Namanya Ngalor Ngidul

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan ahli forensik digital, Rismon Sianipar, ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

- Advertisement -

Laporan tersebut menyoal dugaan skripsi palsu dan penyebaran berita bohong yang dikaitkan dengan riwayat akademik Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Itu namanya ngalor ngidul. Yang satu belum selesai sudah ngalor (ke utara), yang satu belum selesai sudah ngidul (ke selatan),” katanya kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/5/2025).

Meski demikian, Jokowi menyatakan dirinya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia tak ingin polemik tersebut dibesar-besarkan di luar koridor hukum.

- Advertisement -

Sebelumnya, Rismon Sianipar resmi melaporkan Jokowi dan Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, ke Polda DIY pada Selasa (22/7/2025). Ia mempertanyakan keabsahan skripsi Jokowi yang disebut tidak memiliki tanggal ujian, nama penguji, maupun tanda tangan penguji.

“Hari ini kami akan melaporkan lagi, saya, dugaan skripsi palsu atas nama Joko Widodo. Jadi yang kita gugat ada dua, Joko Widodo dan Rektor UGM Profesor Ova Emilia,” ujar Rismon dikutip.

Tak hanya itu, laporan tambahan terhadap Jokowi juga diajukan oleh dua alumni UGM dan seorang warga Yogyakarta terkait dugaan penyebaran kabar bohong mengenai Jurusan Teknologi Kayu. Mereka mengaitkannya dengan pernyataan Jokowi dalam reuni Fakultas Kehutanan UGM tahun 2017.

Dalam video yang beredar, Jokowi sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seorang dosen bernama Kasmudjo atas bimbingannya dalam menyelesaikan skripsi. Namun, belakangan Kasmudjo membantah dirinya pernah menjadi dosen pembimbing skripsi ataupun pembimbing akademik Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kasmudjo kepada Rismon dalam sebuah wawancara pribadi, dan menjadi dasar laporan tambahan atas dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh Jokowi.

“Yang pertama tadi yang sudah disampaikan oleh Bang Rismon. Yang kedua kaitannya dengan kabar bohong Jurusan Teknologi Kayu,” tutur pelapor, Bangun Sutoto.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung

JCCNetwork.id- Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, diamankan aparat Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Kamis (16/4/2026). Penangkapan tersebut mengejutkan publik lantaran Hery baru saja dilantik...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER