Perang Asuransi Melawan Mobil Listrik: Apakah Kendaraan Anda Terancam?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Mobil listrik China menjadi sorotan di Inggris karena banyaknya model baru yang sulit diasuransikan atau memiliki premi asuransi yang sangat tinggi.

Laman Carscoops melaporkan pada Sabtu (9/3/2024) bahwa fenomena ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap biaya perbaikan yang tinggi, kurangnya informasi teknis, dan waktu tunggu yang lama untuk ketersediaan suku cadang.

- Advertisement -

Beberapa mobil yang dianggap sulit diasuransikan termasuk BYD Seal, GWM Ora 03, dan beberapa model MG (Morris Garrage). Thatcham Research, perusahaan intelijen risiko yang didanai industri asuransi Inggris, mengaitkan kekhawatiran ini dengan kurangnya pemahaman produsen mobil China tentang proses perbaikan di Eropa.

Kepala Thatcham Research, Ben Townsend, menekankan pentingnya keterlibatan produsen mobil China dengan industri asuransi. Dia menyarankan agar mereka memahami pasar dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kendaraan mereka bisa berkelanjutan di pasar Inggris.

Namun, mobil listrik China bukan satu-satunya yang terkena dampak biaya asuransi yang meningkat di Inggris. Pengguna mobil listrik dilaporkan membayar hampir dua kali lipat premi yang dibayarkan oleh pengguna kendaraan berbahan bakar minyak.

- Advertisement -

Martyn Rowley, Direktur Eksekutif National Body Repair Association Inggris, menyoroti masalah ketersediaan suku cadang, terutama untuk GWM ORA 03. Beberapa bengkel telah menghapus mobil tersebut karena sulitnya mendapatkan suku cadang, meskipun mobil tersebut bernilai jutaan poundsterling.

GWM ORA sendiri mengakui bahwa beberapa pemilik menghadapi kesulitan mendapatkan perlindungan asuransi dan memperbaiki situasi tersebut dengan memperbaiki komunikasi pihak ketiga terkait ketersediaan suku cadang. Meskipun demikian, mereka meyakinkan bahwa ketersediaan suku cadang yang baik tetap terjamin.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pembangunan Gedung Legislatif IKN Tetap Berjalan

JCCNetwork.id- Pembangunan kawasan lembaga legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara dipastikan tetap berjalan tanpa terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Proyek strategis nasional tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER