JCCNetwork.id- Dalam menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru), sebanyak 31.870 kendaraan diperkirakan telah meninggalkan Jakarta dalam periode H-7 Natal. Data yang dihimpun oleh Jasamarga Transjawa Tol menunjukkan lonjakan lalu lintas yang mencengangkan, dengan kenaikan volume sebesar 23 persen dibandingkan dengan kondisi normal.
Menurut Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol, Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi pintu utama keluar bagi kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta.
“Total volume kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta melalui GT (Gerbang Tol) Cikampek Utama naik 23,07 persen jika dibandingkan lalu lintas normal yakni 25.896 kendaraan,” ungapnya.
Peningkatan yang signifikan juga tercatat di wilayah Jawa Tengah, di mana 20.078 kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung, mencatatkan kenaikan sebesar 41,87 persen dari lalu lintas normal 14.152 kendaraan. Tak kalah menarik, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta juga meningkat, mencapai 17.590 kendaraan atau naik 4,55 persen dari lalu lintas normal.
Pergerakan kendaraan di GT Banyumanik juga mencuri perhatian. Dengan 21.583 kendaraan menuju Solo, terjadi lonjakan sebesar 13,8 persen dari lalu lintas normal 18.962 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju Jakarta melalui GT ini tercatat sebanyak 26.131 kendaraan, menunjukkan peningkatan mencolok sebesar 37,5 persen dari lalu lintas normal 19.007 kendaraan.
Gelombang pemudik yang terjadi ini memberikan gambaran animo masyarakat untuk merayakan momen Nataru, namun juga menantang sistem transportasi di jalur utama. Jasamarga Transjawa Tol diharapkan dapat mengelola arus lalu lintas dengan optimal untuk memastikan kelancaran perjalanan pulang kampung bagi masyarakat.



