JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan korupsi dalam penggunaan dana operasional oleh Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe, yang mencapai angka fantastis, yakni Rp1 triliun dalam setahun.
“Masih dalam proses penyelidikan, tetapi sudah tahap-tahap akhir,” ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (3/9/2023).
Ali Fikri mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, KPK akan menggelar ekspose untuk menilai apakah terdapat tindak pidana terkait penggunaan dana operasional ini. Hasil dari proses penyelidikan ini akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai.
“Nanti pasti kami akan sampaikan ketika seluruh prosesnya sudah selesai,” ucapnya.
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa dana operasional Lukas Enembe selama beberapa tahun mencapai lebih dari Rp1 triliun. Anggaran tersebut, menurutnya, sebagian besar digunakan untuk keperluan makanan dan minuman. Bahkan, dalam perhitungan harian, Lukas dapat menghabiskan hingga Rp1 miliar untuk makanan dan minuman.



