Posisi di Skuad Utama Munchen Abu-abu, Mane Pilih Gabung Al Nassr?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Striker Bayern Munchen, Sadio Mane dikabarkan mulai tertarik merapat ke Al Nassr. Namun kedua pihak sedang melakukan proses negosiasi.

Mengutip dari The Athletic, perwakilan Mane sudah bertemu direktur olahraga Al Nassr, Goran Vucevic di Portugal untuk membahas potensi transfer ini. Ia memang sedang mengikuti latihan pramusim bersama Bayern di sana.

- Advertisement -

Pemain asal Senegal itu merupakan pemain anyar di kubuh Munchen, sebab terhitung baru satu musim. Ia juga baru mencatatkan tujuh gol dalam 25 penampilan di Bundesliga.

Meski, bersama Munchen Mane meraih gelar juara Liga Jerman, ia terbilang kurang impresif dan lebih banyak menghabiskan waktu di ruang medis akibat cerdera.

Mane juga sempat tertimpa hukuman skorsing dan denda oleh Bayern pada April lalu karena berselisih dengan Leroy Sane. Ia bahkan dilaporkan meninju wajah juniornya itu.

- Advertisement -

Kegagalan Mane, membuat juru taktik Thomas Tuchel menyebut, apa yang diharapkan pada dirinya sangat jauh dari ekspetasi. Akibatnya Munchen bakal mencari striker baru yang lebih kompetitif. Sehingga posisi Mane bakal terancam dan lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan.

Hal tersebut mendorong Mane untuk lebih cepat hengkang dari Munchen dan kemungkinan ia bakal berlabuh ke Liga Arab dengan bergabung bersama Ronaldo di Al Nassr.

Musim lalu Al Nassr finis posisi dua di Saudi Pro League. Ambisi juara yang dimiliki Pasukan Najd pada musim depan, membuat manejem klub mulai berbenah untuk memperkuat tim.

Pada musim panas ini, Al Nassr berhasil merekrut Marcelo Brozovic dan Seko Fofana. Alex Telles kabarnya juga akan segera diresmikan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus ART Benhil Jadi Sorotan Regulasi Ketenagakerjaan

JCCNetwork.id-Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti insiden dua asisten rumah tangga (ART) yang diduga melompat dari lantai empat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER