Api Membara di Kominfo, Massa Aksi Tuntut Pecat Dedi Permadi, Yunita, dan Heppy Palupi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Anti Korupsi (SOLUSI) mendesak Plt. Menteri Kominfo Mahfud MD untuk segera memecat tiga oknum pejabat dan pegawai Kemenkominfo yaitu Dedi Permadi (Jubir Kominfo), Happy Palupi (Kabag TU Kominfo), dan Yunita (Staf TU Kominfo).

“Kami mendesak Pak Mahfud untuk segera memecat Dedi Permadi, Happy Palupi, dan Yunita yang disinyalir turut menikmati dana gelap dari BAKTI Kominfo,” ujar Kosmas Guntur selaku koordinator SOLUSI dalam keterangannya, Rabu (31/05/2023).

- Advertisement -

Kosmas juga mengatakan bahwa ketiga oknum yaitu Dedi Permadi, Yunita, dan Happy Palupi disinyalir turut menikmati dana gelap BAKTI sebesar lebih dari 100 juta rupiah setiap bulan.

“Ada info yang beredar bahwa para ring satu Menteri Jony Plate yaitu Dedi Permadi, Yunita, dan Happy Palupi setiap bulannya mendapat setoran dana gelap BAKTI sebesar lebih dari 100 juta rupiah,” tambah Kosma.

Mereka juga menuntut Mahfud MD untuk tidak nanggung dalam membongkar aliran dana kasus korupsi BTS Kominfo senilai 8 Triliun tersebut.

- Advertisement -

“Pak Mahfud jangan nanggung membongkar kasus korupsi BTS Kominfo. Jangan juga pelihara terduga koruptor di Kominfo seperti Dedi Permadi, Heppy dan Yunita. Justru mereka harus diberhentikan dari posisi mereka saat ini dan harus ditangkap oleh Kejagung. Masa korupsi besar tidak dinikmati ring satu seperti Dedi, Hepi, dan Yunita. Tolong lah pak Mahfud, jangan tebang pilih.” tambahnya.

Kosmas dan massa aksi juga meminta kejaksaan untuk menyelidiki aliran dana korupsi BTS Kominfo ke partai-partai lain seperti Golkar, PDIP, dan lain sebagainya.

“Joni plate tidak mungkin makan sendiri 8,3 Triliun. Kejaksaan harus periods aliran dan ke semua partai. Jangan sampai menimbulkan kesan tebang pilih dan alat kekuasaan untuk menyerang lawan Politik,” tegasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPO Kasus Narkoba Internasional Dibekuk di Penang

JCCNetwork.id-Penangkapan Andre Fernando alias Charlie alias “The Doctor” di Penang, Malaysia, mengungkap peran pentingnya dalam jaringan peredaran narkotika internasional yang terhubung ke Indonesia. Tersangka yang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER