JCCNetwork.id- Sebanyak 800 ribu orang Sudan rencananya bakal kabur ke negara tetangga. Hal ini imbas perang di Sudan yang meletus sejak 15 April lalu. Demikian prediksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“UNHCR, dengan pemerintah dan mitra, sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa lebih dari 800.000 orang dapat melarikan diri dari pertempuran di Sudan ke negara-negara tetangga,” kata Kepala UNHCR, Filippo Grandi, dikutip dari AFP, Selasa (2/5/2023).
Sementara itu, lebih dari 500 orang meninggal dunia. Terutama semenjak pertempuran antara Panglima Militer Sudan Abdel Fattah al-Burhan dan Mohamed Hamdan Daglo.
Adapun kekacauan dan pertumpahan darah itu saat sudah minggu ketiga. Sehingga terjadi eksodus massal ke negara-negara tetangga, termasuk Mesir, Chad, dan Republik Afrika Tengah. Pertempuran itu juga memicu orang asing dan staf internasional meninggalkan negara tersebut melalui jalur darat, laut, dan udara. Termasuk Warga Negara Indonesia (WNI).























