Prospek Ekonomi Asia Tahun ini Diperkirakan Relatif Kuat Setelah Dibukanya Kembali Kran Ekonomi Cina

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCC Network – Kepala Organisasi kerja sama Pembangunan Ekonomi (OECD) Mathias Cormann menyampaikan saat ini prospek ekonomi di Asia untuk tahun ini diperkirakan cukup relatif kuat. Meski saat ini perkiraan pertumbuhan global masih berada dalam titik ketidakpastian.

“Prospek kami untuk Asia adalah pertumbuhan yang relatif kuat dan pemulihan yang kuat, tergantung pada tingkat risiko penurunan,” kata Mathias Cormann, dikutip Jccnetwork.id, Jumat (17/3/2023).

- Advertisement -

Cormann menegaskan, dengan dibukanya kembali ekonomi cina, kawasan Asia mendapatkan manfaat dan memiliki dampak yang positif secara keseluruhan.

“Pembukaan kembali ekonomi China akan mengarah pada pertumbuhan yang lebih kuat di China, yang akan berdampak positif di seluruh Asia secara keseluruhan,” jelasnya kepada Asia Tonight CNA di sela-sela acara Financial Sector Conference di Riyadh, Arab Saudi.

Cormann mengakui, saat ini ekonomi global lebih tenang meskipun dalam situasi perang Rusia-Ukraina, dibandingkan sebelum perang Rusia-Ukraina.

- Advertisement -

Kendati demikian, Cormann optimis melihat ekonomi yang diperkirakan terus berlanjut.

“Dunia terus membayar mahal untuk perang, dalam hal dampak ekonomi dan sosial,” imbuh Cormann.

- Advertisement -

“Tapi setelah mengatakan itu, kami memperkirakan ekonomi global akan terus tumbuh. Pandangan kami hari ini sedikit lebih cerah,” tukasnya .

 

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER