Polisi Tetapkan Guru sebagai Tersangka, Diduga Cabuli Murid Sejak 2024

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Polres Jombang, Jawa Timur, menetapkan seorang guru SMP berinisial D sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap siswanya yang masih berusia 14 tahun.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menerima laporan resmi pada 18 Desember 2025 dan melakukan serangkaian pemeriksaan saksi serta barang bukti.

- Advertisement -

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyampaikan, perbuatan terlapor diduga berlangsung sejak 2024 dan beberapa kali terulang hingga Agustus 2025.

Aksi tersebut terungkap setelah beredar tangkapan layar percakapan tidak pantas antara guru dan siswa di lingkungan sekolah pada akhir 2025.

Menurut kepolisian, tersangka diduga memanfaatkan media sosial dengan membuat akun fiktif untuk menjalin komunikasi dengan korban.

- Advertisement -

Melalui akun tersebut, pelaku diduga meminta materi bermuatan asusila dan menggunakannya sebagai ancaman agar korban mengikuti kemauannya.

“Tersangka sudah kami amankan. Laptop dan ponsel yang diduga menyimpan konten asusila turut disita sebagai barang bukti,” ujar AKP Dimas, Rabu (7/1).

Ia menambahkan, penyidik juga masih menelusuri kemungkinan adanya korban lain selain korban utama yang telah melapor.

Polisi menyatakan fokus penanganan perkara saat ini tidak hanya pada proses hukum, tetapi juga pada pemulihan kondisi korban.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pendampingan psikologis korban,” kata Dimas.

Atas perbuatannya, tersangka D dijerat Pasal 81 ayat (1) dan/atau Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Polres Jombang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait dugaan korban lain agar melapor kepada pihak kepolisian.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Baker Menggila, Indonesia Libas Kamboja 5-1

JCCNetwork.id- Timnas Indonesia mengawali perjuangan di Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan. Skuad Garuda mencatat kemenangan besar 5-1 atas Kamboja dalam pertandingan Grup A...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Harga Minyak Dunia Naik Turun Akibat Perang, Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik
05:10
Video thumbnail
AHY Pacu Kawasan KUNCI Bersama untuk Ciptakan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
05:53
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Tak Ada Ampun bagi Kepala SPPG yang Terlibat Markup atau Gratifikasi
08:14
Video thumbnail
BGN Tegas Berantas Pungli, Kepala SPPG Peminta Fee Siap-siap Dipecat
08:08
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Dapur MBG yang Ditutup Permanen Tak Lagi Dibayar
08:11
Video thumbnail
BGN Siapkan Sistem Digital untuk Orang Tua Cek Menu Makan MBG
08:19
Video thumbnail
Qodari Tegas! MBG Tetap Jadi Fokus Pemerintah Meski Pimpinan BGN Berganti
09:21
Video thumbnail
Pidato Menggelegar Megawati: Saya Presiden ke-5 RI dan Perempuan Pertama yang Memimpin
13:17
Video thumbnail
Evaluasi Besar-Besaran Benahi BGN Pegawai Diberhentikan dan Ratusan Dapur Ditutup #shorts
01:37
Video thumbnail
Operasi Besar-Besaran BGN Pecat Ratusan Pegawai dan Tutup Dapur MBG Bermasalah
08:20
Video thumbnail
Sampaikan Pesan Keras di Pidato, Megawati : Apa Kalian Tidak Mau Insaf?
13:18
Video thumbnail
Perry Lepas Jabatan, Destry Damayanti Bersiap Kawal Stabilitas Bank Indonesia
11:43
Video thumbnail
Mentri Geram! Pengembangan Perumahan Bermasalah Diberi Deadline 1 Minggu , Unsur Pidana Langsung
11:25
Video thumbnail
Megawati: Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Akan Kembali Tumbuh
01:18
Video thumbnail
Kenang Kudatuli, Megawati Ingatkan TNI dan Polri
01:02
Video thumbnail
Megawati: Hei TNI-Polisi Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
11:56
Video thumbnail
IQ Masyarakat Indonesia Perlu Ditingkatkan, MBG Jadi Salah Satu Solusi
09:11
Video thumbnail
Curhat ke Menteri Ara, Pembeli Rumah Mengaku Dikejar Debt Collector: "Malu Saya, Pak!"
09:47
Video thumbnail
Megawati Tegaskan Tragedi Kudatuli Tak Pernah Dilupakan
12:50
Video thumbnail
BPH Migas Pastikan Minyak Tanah Aman, Daerah Kekurangan Disuplai dari Wilayah Lain
12:12

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER