Pramono Anung Pastikan Jakarta Siap Hadapi Anomali Cuaca dengan 500 Pompa

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat merespons potensi terjadinya banjir di tengah prediksi musim kemarau 2025 yang mundur dan berumur pendek. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pihaknya telah menyiapkan lebih dari 500 unit pompa untuk mengamankan wilayah Ibu Kota dari genangan.

“Kalau musim kemarau ini datangnya terlambat dan durasinya lebih singkat, maka Pemprov Jakarta harus sigap. Hingga saat ini kami sudah memasang lebih dari 500 pompa,” ujar Pramono kepada awak media, Rabu (2/7/2025).

- Advertisement -

Persiapan ini, kata Pramono, tak lepas dari komunikasi intensif yang dijalin bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Diskusi tersebut membahas upaya pemantauan cuaca secara rinci agar langkah mitigasi yang diambil pemerintah daerah dapat tepat sasaran.

“Hujan belakangan ini sering tidak menentu. Meski bukan turun langsung di Jakarta, imbasnya tetap terasa. Contohnya kemacetan parah di Jakarta Barat tempo hari yang salah satunya dipicu kondisi cuaca di wilayah sekitar,” terang Pramono.

Tak hanya soal banjir, Pemprov DKI juga menaruh perhatian pada kestabilan pasokan pangan. Menurut Pramono, sistem inventaris pangan Jakarta terjaga dengan baik sehingga potensi kelangkaan bahan pokok dapat diminimalisir.

- Advertisement -

“Untuk stok makanan, Jakarta sudah punya sistem inventory yang berjalan baik. Jadi kita terus pantau agar tidak sampai terjadi kekosongan barang,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati sebelumnya menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada fase musim hujan.

Padahal, berdasarkan kalender klimatologis, seharusnya periode ini sudah memasuki musim kemarau.
Dwikorita menjelaskan, anomali ini dipicu tingginya intensitas hujan pada April hingga Mei 2025 — periode yang sejatinya menjadi masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Kondisi tersebut membuat awal musim kemarau bergeser lebih lambat dari biasanya.

Dengan kesiapan sarana penanganan banjir dan langkah pemantauan distribusi pangan, Pemprov DKI Jakarta berharap dampak negatif dari pergeseran musim ini dapat ditekan semaksimal mungkin.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Dini Hari di Jaksel, Dua Lansia Terluka

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda sebuah rumah warga di kawasan Jalan Karang Asem Utara, RT 07/RW 02, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER