Minyak Bisa Tembus Rp1,9 Juta, Imbas Konflik Iran-Israel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketegangan antara Iran dan Israel kembali membara, dan dunia menahan napas. Eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda mereda kini mulai menebar ancaman serius bukan hanya secara geopolitik, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya sektor energi.

Sorotan utama tertuju pada Selat Hormuz—sebuah jalur laut sempit selebar 29 mil laut yang selama ini menjadi nadi utama ekspor minyak dunia. Menurut laporan Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA), Selat Hormuz mencatatkan sekitar 20 juta barel minyak per hari yang melintas pada 2023. Dari angka tersebut, sebanyak 70 persen dikirim ke negara-negara Asia, seperti Tiongkok, India, dan Jepang.

- Advertisement -

Ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz sebagai bentuk balasan atas serangan Israel membuat pasar global bergejolak. Meski penutupan fisik belum terjadi, efek psikologisnya sudah terasa di pasar. Harga minyak mentah langsung melonjak hingga 13 persen dalam sepekan terakhir, dan analis memprediksi harga bisa menyentuh angka di atas USD 100 per barel. Dalam skenario terburuk, seperti diprediksi Warren Patterson dari ING, harga bisa meroket hingga USD 120 per barel.

Situasi ini diperparah oleh minimnya jalur alternatif. Data International Energy Agency (IEA) menyebutkan bahwa jalur pipa di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab hanya mampu menampung sekitar 4,2 juta barel per hari—jumlah yang masih jauh dari kapasitas normal Selat Hormuz.

Kondisi ini tidak hanya membebani pasar minyak. Sektor gas alam cair (LNG) pun ikut terdampak. Hampir seluruh ekspor LNG dari Qatar dan UEA—yang mencapai 90 miliar meter kubik dalam 10 bulan pertama 2023—harus melewati selat tersebut, dengan 80 persen di antaranya menuju Asia.

- Advertisement -

Ketegangan ini jelas menimbulkan kekhawatiran global, termasuk Indonesia, yang berpotensi ikut terdampak akibat lonjakan harga energi. Dengan konflik yang belum mereda dan potensi blokade Selat Hormuz yang terus mengintai, pasar energi dunia kini berada di ambang ketidakpastian.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Inter Milan Juara, AC Milan Gagal ke Liga Champions

JCCNetwork.id-Kompetisi Serie A musim 2025/2026 resmi berakhir pada Minggu (24/5) dengan Inter Milan keluar sebagai juara dan memastikan Scudetto ke-21 sepanjang sejarah klub. Kepastian itu...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER