JCCNetwork.id- Sebanyak 1.178.000 kendaraan tercatat keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama selama periode mudik Lebaran 2025, terhitung sejak 21 hingga 28 Maret 2025. Data ini dihimpun dari pemantauan Jasa Marga hingga Jumat (28/3/2025) pukul 06.00 WIB.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengungkapkan bahwa lonjakan arus kendaraan ini terpantau di empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, dan GT Cikupa.
“Jadi pantauan kami ya dari pantauan kita apa di hari ini ya sampai dengan 28 Maret tadi pagi pukul 06.00 kita sudah hitung dari tanggal 21 Maret kemarin H-10 sudah ada total sekitar 1.178.000 kendaraan keluar Jakarta dari 4 gerbang tol utama,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, Jumat (28/3/2025).
Secara rinci, sebanyak 385.000 kendaraan melintas di GT Cikampek Utama, 224.000 kendaraan melalui GT Kalihurip Utama, 238.000 kendaraan melewati GT Ciawi, dan 331.000 kendaraan keluar melalui GT Cikupa.
“Dan juga gerbang tol Ciawi ada 238.000 kendaraan, dan juga gerbang tol Cikupa ada 331.000 kendaran,” tambahnya.
Peningkatan signifikan tercatat pada Kamis (27/3/2025), terutama di GT Cikampek Utama, dengan lonjakan volume kendaraan mencapai 280 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.
Jasa Marga juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan berlangsung hingga 30 Maret 2025.
“Memang masih kami hitung tapi kalau kami prediksikan periode puncak dari arus mudik sendiri itu terjadi dari tanggal 27, 28, dan 29 bahkan mungkin ada nanti tanggal 30,” tuturnya.
Seiring meningkatnya arus kendaraan, Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk tetap waspada, mempersiapkan perjalanan dengan baik, dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kemacetan serta kecelakaan selama perjalanan mudik.



