JCCNetwork.id-Tragedi memilukan terjadi di Bandara Internasional Musan, Korea Selatan, Minggu pagi (29/12), ketika sebuah pesawat penumpang milik Jeju Air mengalami kecelakaan tragis yang merenggut nyawa 28 orang.
Pesawat yang membawa 181 penumpang dan kru itu dilaporkan keluar dari landasan pacu dan menabrak pagar pembatas saat mendarat, mengakibatkan kerusakan parah dan kebakaran hebat.
Kecelakaan tersebut terjadi tepat pukul 9:07 waktu setempat, di tengah upaya pendaratan pesawat yang baru saja menempuh perjalanan dari Bangkok. Bandara Internasional Musan, yang terletak sekitar 288 kilometer di barat daya Seoul, menjadi saksi peristiwa nahas itu.
Api yang berkobar di badan pesawat berhasil dipadamkan dalam waktu 43 menit, namun tak mampu menyelamatkan nyawa sebagian besar korban yang ditemukan tewas di bagian ekor pesawat.
Mayoritas penumpang diketahui adalah warga Korea Selatan, dengan dua di antaranya merupakan warga negara Thailand.
Menurut keterangan awal, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan roda pendaratan, yang kemungkinan besar dipicu oleh tabrakan dengan burung.
Namun, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh otoritas penerbangan dan kepolisian untuk menentukan penyebab pasti. Para penyidik telah memulai analisis di lokasi kejadian dengan dukungan 80 petugas pemadam kebakaran yang masih berada di lapangan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, langsung memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya untuk mendukung upaya penyelamatan.
Kantor kepresidenan juga telah mengumumkan rapat darurat pada pukul 11.30 pagi waktu setempat, yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan Chung Jin-suk. Rapat ini akan membahas langkah-langkah strategis pemerintah dalam menangani tragedi tersebut, termasuk dukungan bagi keluarga korban dan upaya mencegah insiden serupa di masa depan.
Insiden ini menimbulkan duka mendalam bagi Korea Selatan, terutama di tengah musim liburan akhir tahun yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan bagi banyak keluarga. Para keluarga korban yang selamat berkumpul di lokasi kejadian, berharap kabar baik tentang orang-orang terkasih mereka.
Pemerintah Korea Selatan berjanji akan memberikan penanganan terbaik bagi para korban dan keluarga, serta mengintensifkan upaya penyelidikan untuk menemukan akar permasalahan dari kecelakaan ini. Bagi mereka yang kehilangan nyawa, negara akan memberikan penghormatan terakhir dengan penuh kehormatan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya keselamatan dalam dunia penerbangan dan upaya bersama untuk memastikan tragedi seperti ini tidak terulang di masa depan.



