JCCNetwork.id- Suasana di Jalan Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dipenuhi kegentaran oleh tragedi di tempat cuci motor dan mobil, Doorsmeer. Pemilik Doorsmeer, M (54), ditemukan tewas dengan luka-luka tragis di tempat usahanya sendiri.
Penyelidikan polisi mengungkap fakta mengerikan bahwa enam karyawan Doorsmeer, empat di antaranya di bawah umur, terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Meskipun lima pelaku berhasil ditangkap, satu pelaku lainnya, F (16), masih buron. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun, menyampaikan bahwa para pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini sudah putus sekolah.
“Pembunuhan ini didasari oleh rencana yang disusun oleh pelaku AS (17), yang merasa tersinggung oleh perkataan kasar korban dan ketidakadilan terkait janji pemberian pinjaman uang,” ungkap Teddy. Rencana pembunuhan ini merinci bahwa para pelaku, bersama AS, merancang aksi pada Minggu, 24 Desember 2023, pukul 18.00 WIB.
Tidak hanya berencana membunuh, mereka juga bermaksud merampas mobil dan barang berharga milik korban. Rencana ini dieksekusi pada 25 Desember 2023, pukul 19.00 setelah Doorsmeer tutup.
Para pelaku menyembunyikan alat Doorsmeer untuk memancing korban ke mess kamar mereka, yang berada di lokasi Doorsmeer.
“Sesuai kebiasaan korban, setiap tutup Doorsmeer mencari dan mengemas barang-barang Doorsmeer,” tutupnya.



