JCCNetwork.id– West Ham United berhasil menyabet juara Europa Conference League usai menaklukkan Fiorentina di laga final dengan skor tipis 2-1. Hasil ini mencatatkan The Hammer total telah menggaet UECL sebanyak tiga kali.
Peforma West Ham di Premier League musim ini anjlok lantaran mereka hanya dapat finis di posisi ke-14 klasemen dengan torehan 40 poin dari 38 laga antaranya 11 kemenangan, 20 kekalahan dan 7 hasil seri.
Walau gagal tampil impresif di EPL West Ham justru berhasil menyabet gelar UECL dengan menundukkan lawan mereka di final, pada Kamis (8/6/2023) dini hari WIB, yang diselenggarakan di Eden Arena, Praha, Republik Ceko. berkat gol Said Benrahma dan Jarod Bowen.
Keberhasilan ini membuat pelatih David Moyes berbangga hati lantaran ini menjadi gelar UECL pertama dalam hidupnya sejak duduk sebagai juru taktik pada tahun 1998. Euforia kebahagiaan terpandang jelas di mata pelatih berumur 60 tahun itu, saat anak- anak didiknya berhasil mengubur mimpi juara Fiorentina.
Dikutip dari catatan Opta, Moyes mampu memenangi trofi mayor pertama setelah 1.097 pertandingan. Dia sudah berkiprah menjadi juru taktik sejak Januari 1998.
Sebelumnya pelatih berpaspor Scotlandia itu pernah menjuarai piala Comunity Shield bersama Manchester United pada tahun 2013 lalu. Kemenangan ini disebut sebagai ajang pemanasan The Reds Devils sebelum terjun ke musim baru.
“Ini fantastis. Saya sudah lama berkarier di sepakbola dan anda tak banyak mendapat momen seperti ini,” kata Moyes dikutip laporan BBC, Kamis (8/6/2023).
David Moyes mengaku, pencapaian ini sangat luar biasa, sebab banyak pelatih berambisi untuk menjuarai ajang- ajang bergengsi bersama klub yang diasuhnya. Maka momen ini sangat menyejukkan hati walau awalnya menegangkan.
“Momen-momen seperti ini jarang terjadi sebagai manajer. Ini momen luar biasa buat kami,” lanjutanya
Pria kelahiran 25 April 1963 itu tidak sungkan-sungkan menyebut, raihan trofi bersama West Ham menjadi yang terbaik selama ia terjun sebagai juru taktik si kulit bundar.
“Saya harus bilang begitu. Momen anda merayakan bersama keluarga dan menang pada menit akhir pertandingan, itu tak sering terjadi. Saya bisa melawan anda malam ini, rasa ini yang brilian,” tutup Moyes.



