Koperasi Merah Putih Hadirkan Harga Murah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kehadiran Koperasi Merah Putih di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak mulai beroperasi, koperasi ini menjadi magnet bagi warga karena menawarkan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dibanding pasar tradisional.

Pantauan di lapangan pada Senin (6/10/2025) menunjukkan animo warga cukup tinggi. Salah seorang warga, Nana Noviana, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

- Advertisement -

“Harganya sangat murah dibanding toko di pasar, sangat membantu masyarakat. Minyak goreng di pasaran yang harganya sekitar Rp 42.000, tetapi di koperasi hanya Rp 39.500,” kata Nana, Senin (6/10/2025).

Ketua Koperasi Merah Putih Rawa Buaya, Ahmad Efendi, menegaskan pihaknya berkomitmen menyediakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama sembako dan gas LPG. Menurutnya, koperasi mampu menjual dengan harga lebih rendah karena mendapatkan pasokan dengan harga ekonomis.

“Alhamdulillah, seiring waktu kita bisa mendapatkan harga yang cukup ekonomis dari pemasok. Dampaknya, anggota koperasi bisa menjual dengan harga lebih rendah dibanding pasar, dan ini menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka,” ujarnya.

- Advertisement -

Khusus untuk komoditas LPG 3 kilogram, koperasi menerapkan harga sesuai ketentuan Pertamina.

“Kami tidak boleh menjual lebih dari itu. Sementara di luar, pengecer sering menjual di kisaran Rp 18.000 hingga Rp 20.000. Kalau kami ikut menjual dengan harga itu, bisa terkena sanksi dari Pertamina,” tambahnya.

Meski menawarkan harga lebih murah, Ahmad menampik anggapan bahwa koperasi hadir untuk menyingkirkan pedagang kecil. Ia menegaskan harga bagi nonanggota tetap mengikuti standar pasar.

“Koperasi hadir bukan untuk membunuh pedagang, jadi harga untuk nonanggota tetap kita sesuaikan dengan harga pasar,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Lurah Rawa Buaya, Junaidi, yang menyebut koperasi kini memiliki 115 anggota. Ia mendorong warga lain ikut serta karena prosedur pendaftaran sederhana.

“Cukup datang ke gerai koperasi di samping Kantor Kelurahan Rawa Buaya dengan membawa fotokopi KTP, lalu mengisi formulir dan menyetorkan simpanan pokok dan wajib. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut serta,” kata Junaidi.

Junaidi menambahkan, keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk menggerakkan perekonomian warga secara mandiri, sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KH Marzuki Mustamar Mengaku Dilarang Masuk Saudi, Padahal Visa Umrah Sudah Terbit

JCCNetwork.id- Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, mengaku batal menunaikan ibadah umrah setelah mendapat larangan masuk ke Arab...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER