JCCNetwork.id- Memasuki hari ketiga pascapenembakan aktivis konservatif sekaligus sekutu dekat Presiden Donald Trump, Charlie Kirk, aparat penegak hukum di Utah masih memburu pelaku yang hingga kini belum tertangkap, Jumat (12/9/2025).
Foto dan rekaman video yang diyakini memperlihatkan sosok pria bersenjata telah disebarkan luas oleh penyidik.
Namun, pejabat penegak hukum menyebut pria tersebut baru sebatas orang yang perlu diperiksa, meski rekaman menunjukkan keberadaannya di lokasi penembakan di Utah Valley University, Orem.
Kirk ditembak dengan senapan dari arah atap gedung saat menghadiri forum mahasiswa pada Rabu (10/9).
Dalam acara tersebut, sekitar 3.000 orang hadir menyimak gaya khas Kirk menjawab pertanyaan dan berdebat terkait isu-isu panas, termasuk kekerasan senjata dan ras.
Tembakan tunggal itu menghantam leher Kirk dan menewaskannya seketika. Rekaman memperlihatkan pria bersenjata turun dari atap, meninggalkan kampus, lalu masuk ke area hutan kecil di seberang jalan.
Dari lokasi itu, penyidik menemukan senapan bolt-action bertenaga tinggi yang diduga digunakan. Senjata jenis ini populer di kalangan pemburu dan militer karena presisi jarak jauhnya, meski pelurunya harus diisi manual.
Komisaris Keamanan Publik Utah, Beau Mason, menyebut tim forensik menemukan bekas telapak tangan, noda, dan jejak sepatu yang jelas menunjukkan pelaku mengenakan sepatu tenis merek Converse.
“Sampel DNA tengah diuji,” ujarnya.
Gubernur Utah, Spencer Cox, bersama Direktur FBI, Kash Patel, meminta bantuan publik untuk mengidentifikasi pria muda bertubuh kurus yang wajahnya tertutup topi gelap dan kacamata hitam.
Sebagai langkah konkret, FBI mengumumkan hadiah USD 100.000 (sekitar Rp1,63 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi hingga penangkapan pelaku.
Sementara itu, spekulasi mengenai identitas maupun motif pelaku marak di media sosial. Di sisi lain, penghormatan terhadap Kirk terus mengalir. Wakil Presiden JD Vance menyebut almarhum sebagai tokoh penting yang berperan besar dalam kemenangan Trump pada Pilpres 2024.
Presiden Trump menegaskan pemerintahannya akan menindak keras pelaku jika berhasil ditangkap. Ia juga berjanji menganugerahkan Presidential Medal of Freedom, penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat, kepada Kirk.














