Keluarga Korban Desak Hukuman Mati untuk Oknum TNI Penembak Tiga Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Suasana haru menyelimuti ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, Rabu (11/6), saat keluarga korban penembakan di Way Kanan, Lampung, menyampaikan tuntutan mereka. Nia, istri almarhum Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto, dengan suara bergetar meminta agar terdakwa Kopral Dua (Kopda) Bazarsyah dijatuhi hukuman mati atas tindakannya menembak mati tiga anggota Polri.

“Kami minta hukuman mati, tidak ada yang lain,” ujar Nia seusai mengikuti jalannya sidang dakwaan.

- Advertisement -

Terdakwa Kopda Bazarsyah didakwa menembak mati tiga anggota Polri saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Ketiga korban yang tewas dalam insiden tersebut adalah AKP Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Aprianto, dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Oditur militer mendakwa Bazarsyah dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dakwaan itu mendapat apresiasi dari kuasa hukum keluarga korban, Putri Maya Rumanti.

“Penerapan Pasal 340 sudah sangat tepat. Ini bukan spontan, tapi jelas direncanakan. Terdakwa membawa senjata api laras panjang sebelum kejadian,” ungkap Putri.

- Advertisement -

Dalam dokumen dakwaan, disebutkan pula dugaan adanya aliran dana dari praktik sabung ayam ke sejumlah oknum aparat. Namun, Putri membantah keras bahwa AKP Lusiyanto menerima uang dari aktivitas ilegal tersebut.

“Kapolsek tidak terlibat. Masa iya cuma diberi Rp100.000 untuk izin sabung ayam? Fokus utama kita adalah perbuatan terdakwa yang merenggut nyawa tiga polisi,” tegas dia.

Putri juga menegaskan bahwa almarhum AKP Lusiyanto tidak berada di lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat terjadinya transaksi terkait praktik perjudian tersebut.

Sidang lanjutan akan digelar pada 16 Juni 2025 dengan agenda pemeriksaan 12 saksi dari pihak oditur militer. Tim kuasa hukum keluarga korban menyatakan siap menghadirkan saksi tambahan guna memperkuat posisi almarhum Kapolsek yang dinilai tidak terlibat dalam praktik sabung ayam maupun dugaan penerimaan uang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Suap Impor

JCCNetwork.id- Presenter dan pengusaha Raffi Ahmad menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan perkara dugaan suap importasi barang yang tengah menjadi perhatian publik. Pernyataan tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER