JCCNetwork.id – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Poram Polri memberikan sanksi tegas dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada AKBP Achiruddin Hasibuan.
Menurut Sahroni, AKBP Achiruddin Hasibuan diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya yang berinisial AH kepada mahasiswa.
“Namun saya yakin pasti ada dugaan campur tangan dari AKBP Achiruddin Hasibuan. Sehingga kasus penganiayaan oleh anaknya ini sempat mandek sampai 4 bulan. Sang ayah jelas terlibat,” kata Sahroni dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Kamis (27/4/2023).
Seperti diketahui, bahwa AH merupakan anak dari salah satu perwira polisi di Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan. AH melakukan penganiayaan mahasiswa bernama Ken Admiral. Aksi penganiayaan AH kepada Ken Admiral itu pun viral di media sosial (Medsos).
Ahmad Sahroni menegaskan, agar ada langkah tegas dengan PTDH sehingga kasus ini tidak kembali menjadi “batu sandung” terutama untuk institusi Polri.
“Saya minta Propam Polri pertimbangkan untuk berikan sanksi terberat berupa PTDH. Jangan sampai karena kasus oknum arogan dan tidak tahu batasan seperti ini. Kepercayaan publik kepada Polri yang tadinya terus meningkat, malah kembali merosot,” tegas Sahroni dalam siaran persnya.
Kendati juga ia meminta jajaran Polda Sumut untuk melakukan pemeriksaan kepada seluruh jajarannya yang mengetahui kasus itu sejak 4 bulan lalu. Namun, hingga saat ini baru terkuak ke publik dan baru di proses.























