Politik Identitas Masih Jadi Hantu, Jelang Pemilu 2024

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto meyakini praktik politik identitas masih mengantui Pilpres 2024 jika berkaca pada Pilkada DKI 2017.

“Hari ini sudak atau tidak suka sudah ada yang menyandang politik identitas itu sendiri, mantan gubernur DKI itu sendiri, karena bagaimanapun faktanya dia dimenangkan dari sebuah permainan politik identitas dan hari ini coba mencuci diri kan gitu,” kata Hari Purwanto dalam podcast Koma.id, Kamis (23/2/2023).

- Advertisement -

Kata Hari, saat ini ada partai politik perserta pemilu yang justru bakal terang-terangan menggunakan strategi politik identitas dalam gelaran pemilu mendatang.

“Dapatlah, dia dapat dukungan dari salah satu parpol sebagai bacapres tapi ada juga partai yang sudah mengutarakan politik identitasnya, Partai Ummat kan gitu,” ujar Hari.

“Artinya situasi yang tadinya kita anggap demokrasi teduh,nyaman, ini sudah mulai akan digiring dan salah salah satu parpol peserta pemilu sudah menyampaikan di akan menggunakan politik identitas,” tambah dia.

- Advertisement -

Hari melihat bahwa apa yang dilalukan Partai Ummat hari ini sebagai salah satu cara untuk menarik dukungan suara dari kelompok yang menghendaki adanya politik identitas.

“Ini salah satu cara untuk menarik suara bagi para pendukung atau orang yang pro terhadap permainan politik identitas. Yang kedua, saya melihat ini bagian dari cara Amien Rais mengunci seorang Anies Baswedan yang dimenangkan dalam pilkada 2017,” tutupnya.

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER