Komisi III DPR Pastikan Akan Panggil KPK Bahas Foto Pertemuan Firli dan SYL

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengatakan, bahwa pihaknya akan segera memanggil KPK untuk dimintai keterangan soal foto pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Seperti diketahui, foto pertemuan keduanya pun menjadi viral di media sosial dan menuai sorotan tajam di tengah masyarakat.

- Advertisement -

“Kita akan memanggil KPK setelah masa reses mendatang,” kata Sahroni, Selasa (10/10/2023) dikutip.

Di samping itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) sempat menyebutkan, bahwa pimpinan KPK itu kerap kali melakukan komunikasi secara intens ke pihak berperkara.

Menanggapi pernyataan ICW itu, Sahroni menyebut hal tersebut sebagai kritik yang harus di terima. Meski begitu, Sahroni membantah bahwa tidak semua pimpinan KPK melakukan pelanggaran etik dengan menemui pihak berperkara.

- Advertisement -

“Apakah semua pimpinan KPK demikian? Saya rasa tidak juga dan bisa saja pertemuan dan komunikasi pada hal-hal yang bukan negatif. Terbukti Dewas KPK selalu menyampaikan pada hasil pemeriksaan tidak pernah ada teguran,” terang Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut.

Oleh sebab itu, lanjut Sahroni, pihaknya turut mendesak Dewas KPK untuk mengusut dugaan pelanggaran etik oleh Firli Bahuri bertemu Syahrul. Pasalnya, pihaknya juga sangat menantikan hasil dari pengusutan tersebut.

“Dewas selalu mengusut itu bagus banget dan kita tunggu hasil pengusutan dari Dewas,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ili Lewotolok Erupsi, Warga Diminta Waspada

JCCNetwork.id- Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Erupsi terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 12.23...

Jenazah Sukarman Tiba di Soetta

Emas Antam Tembus Rp2,638 Juta

Cabai Rawit Tembus Rp104.850 per Kg

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER