JCCNetwork.id- Sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprakirakan akan diguyur hujan pada Jumat (13/2) malam hingga Sabtu (14/2) dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pembaruan prakiraan cuaca harian untuk wilayah ibu kota dan sekitarnya.
BMKG memprediksi kondisi cuaca Jakarta sejak pagi hari akan diawali dengan langit berawan. Suhu udara pada pagi berkisar antara 26 hingga 27 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni 79–85 persen. Kecepatan angin diperkirakan berada pada rentang 8 hingga 21 kilometer per jam.
Memasuki siang hari, kondisi berawan diperkirakan masih mendominasi langit Jakarta. Suhu udara meningkat tipis menjadi 27–28 derajat Celcius, sementara kelembapan berada pada kisaran 76–81 persen. Angin bertiup dengan kecepatan antara 10,5 hingga 21,5 kilometer per jam.
Cuaca berawan berlanjut hingga sore hari dengan suhu relatif stabil di angka 27–28 derajat Celcius. Kelembapan udara diperkirakan 77–79 persen dan kecepatan angin melambat pada kisaran 7,8–17 kilometer per jam.
Hujan diprakirakan mulai turun pada malam hari dan akan mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta, kecuali Kabupaten Kepulauan Seribu. Saat hujan terjadi, suhu udara diperkirakan berada di rentang 25–28 derajat Celcius dengan kelembapan meningkat hingga 76–91 persen. Kecepatan angin pada malam hari relatif lebih rendah, yakni 2,9–4,8 kilometer per jam.
BMKG juga memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang yang diprediksi terjadi pada Sabtu (14/2) dini hari di sebagian besar wilayah ibu kota. Sementara itu, wilayah Jakarta Utara diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Pada periode dini hari tersebut, suhu udara diprakirakan turun menjadi 24–26 derajat Celcius. Tingkat kelembapan cukup tinggi, berkisar antara 88–93 persen, dengan kecepatan angin 2,5–15,5 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi genangan di sejumlah titik rawan serta memperhatikan kondisi lalu lintas saat hujan turun, terutama pada malam hingga dini hari. Warga juga disarankan memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer secara cepat.



