Beranda blog Halaman 2399

Habib Syakur: Jokowi Terlambat, Lho Kok Bisa?

0

JCC Network – Kali ini Jurnalist & Conten Creator (JCC Network) menggelar podcast. Kali ini bersama Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid.

Podcast ini menyikapi pernyataan tegas dari Presiden Jokowi soal larangan membangun tempat ibadah yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pasang Surut Pelayanan Berbasis Digital di Indonesia

0

JCC Network – Pasang Surut Pelayanan Berbasis Digital, Kalau Mulai Jahat Hasilnya Pasti Kejahatan. Pasang surut pelayanan berbasis digital di daerah masih saja terus bergulir.

Pasalnya infratruktur penunjangnya masih belum masimal. Di tambah lagi belum semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat melek akan pelayanan berbasis digital.

“Jadi, begini sarannya dari ahlinya biar tidak seperti tema Pasang Surut Pelayanan Berbasis Digital, Kalau Mulai Jahat Hasilnya Pasti Kejahatan,” kata Eugenius Kau Suni ST MT, Akademisi atau Auditor Teknologi IATI BRIN dalam acara Podcast JCC Network Program Pro Otonomi dan dukung oleh Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP).

Tim Kamaruddin Simanjuntak Alami Kejadian Aneh dari Meja Terbang hingga Dicakar Kucing Gaib

0

JCCNetwork.id – Kuasa hukum keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, membeberkan timnya mengalami sejumlah kejadian aneh selama menangani kasus kliennya yang berhadapan dengan Ferdy Sambo. Yakni natural dan supranatural.

“Saya katakan satu lagi, bahwa perkara ini ada unsur natural dan supranatural yang tidak pernah ia ketahui,” ujar Kamaruddin Simanjuntuk di kanal YouTube Uya Kuya TV yang tayang pada Januari 2023 yang lalu.

Terselip kuasa gaib mulai didatangi kucing hitam, namun kucing hitam tersebut tidak masuk ke dalam kantornya dan hanya berdiri di atas mobil saja, lantaran Kamaruddin mengingat nasihat orangtuanya untuk langsung berdoa.

“Begitu saya tangani perkara ini, ada yang mengirim kucing ke kantor saya, tapi tidak bisa masuk. Itu artinya saja tidak bisa diganggu sama kucing ini,” jelasnya.

Ada kejadian lainnya juga, seperti Johnson Panjaitan rekan satu tim kesehatannya menurun hingga tepar selama tiga bulan.

Bahkan masuk ke rumah sakit saat sedang sering-seringnya tampil di media. Rekannya Martin Simanjuntak, juga ketika sedang berada di sebuah hotel bintang lima, ditakuti dengan kejadian aneh seperti meja di dalam kamar yang tiba-tiba terangkat seperti terbang.

Lalu rekannya yang lain, Johannes pun mengalami kejadian mengerikan berupa dipukuli oleh sosok yang tidak kelihatan di dalam kamar hotel.

 

Ia sebut kucing karena adanya luka tiga baretan di muka yang menyebabkan luka sobek sampai darah tumpah ke ubin. Namun anehnya, kamar hotel sebenarnya dalam keadaan tertutup dan terkunci.

 

“Saya sebut orang tapi bukan orang, dugaan saya kucing,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.

Polemik Rangkap Jabatan Erick Thohir, Jokowi: Penting Bisa Atur Waktunya!

0

JCC Network – Presiden Jokowi enggan mempersoalkan Erick Thohir yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI meski masih menjabat Menteri BUMN.

Meski demikian, Jokowi meminta Erick agar bisa membagi waktu dalam menjalan tugasnya baik sebagai Menteri maupun sebagai Ketua Umum PSSI.

“Yang paling penting semuanya bisa mengatur waktunya,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya yang di kutip JCC Network dari Kabardpr.com, Minggu (19/2/2023).

Jokowi mengatakan, bahwa Erick Thohir sejatinya bukanlah menteri pertama yang merangkap jabatan.

Adapun masih banyak menteri dari Kabinet Indonesia Maju yang merangkap jabatan yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menhan Prabowo Subianto.

Oleh sebab itu, Jokowi berharap para menteri tersebut bisa melakukan pekerjannya dengan baik, baik di pemerintahan maupun instansi yang dipimpinnya.

Seperti di ketahui, bahwa rangkap jabatan ini jadi isu yang kerap muncul saat melibatkan pejabat negara. Dengan dua jabatan itu khawatirnya posisi sebagai ketua federasi tidak akan maksimal.

Sehinggal hal itu bisa menyebabkan tim nasional gagal meraih prestasi. Akan tetapi hal itu tidak di persoalkan Jokowi.

“Ini urusan manajemen waktu, organisasi, perencanaan, selama ini masalah manajemen,” pungkasnya.

Puan Tekankan Pentingnya Kerja Sama Internasional Atasi Perubahan Iklim

0

JCC Network – Ketua DPR RI, Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral bersama Presiden Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Csaba Korosi.

Puan mengatakan, bahwa pertemuan itu di lakukan untuk menekankan komitmen Indonesia dalam mengatasi dampak perubahan iklim.

“Saya menyambut baik UN Parliamentary Hearling kali ini, membahas isu air dan sanitasi. Tema presidensi ini sangatlah penting dan tepat terutama dalam mengatasi tantangan multidimensional yang saat ini di hadapi,” kata Puan Maharani dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Sabtu (18/2/2023).

Adapun perhelatan yang juga turut di hadiri oleh dua anggota DPR RI adalah Charles Honoris dan Irine Yusiana Roba Putri. Dalam dapat itu, mereka mengusung tema Solution Through Solidarity Sustainability and Science.

Puan Tegaskan Kerja Sama Internasional Atasi Perubahan Iklim

Di dalam menghadapi tantangan itu, Ketua DPR ini menegaskan perlunya kolaborasi atau kerja sama internasional yang konkret terutama dalam mendukung multilarisme.

Sebab lanjut Puan, parelemen juga memiliki peranan strategis dalam memeberikan dukungan politik untuk kebijakan luar negeri dan kerja sama internasional.

“Hal ini sekaligus guna memastikan adanya implementasi kesepakatan internasional dalam negeri. Saya harap adanya keterlibatan parlemen dan Inter Parliamentary Union ( IPU) dapat terus di tingkatkan, terutama dalam pembahasan berbagai isu-isu global,” jelasnya.

Perihal isu air dan sanitasi, Ketua DPR RI sekaligus cucu sang proklamator Bung Karno ini menjelaskan, bahwa air merupakan isu utama yang bisa mempengaruhi pencapaian semua tujuan dari SDGs.

Pasalnya, Indonesia beruntung merupakan salah satu negara di dunia dengan cadangan air terbesar. Namun sayangnya, dalam pemenuhan air bersih dan sanitasi aman secara merata bagi seluruh penduduk Indonesia masih menjadi tantangan besar.

“Permasalahan yang masih terus menjadi perbincangan ini di karenakan pendanaan yang terbatas bagi infrastruktur air dan sanitasi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Puan berharap Paliamentary Hearing ini dapat memberikan kontribusi besar dalam peningkatan serta pemenuhan komitmen masyarakat Internasional. Terlebih bagi investasi dan dukungan pendanaan serta teknologi bagi negara-negara berkembang guna pencapaian SGDs.

“Kami juga mendorong agar bisa saling bertukar pengalaman dan pemikiran, terutama dalam upaya bersama terkait air dan sanitasi,” pungkasnya.

Rangkap Jabatan Erick Tohir dan Zainuddin Amali, Perilaku Brutus langgar UU

0

Oleh: Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indoensia Bersatu

JCCNetwork.id- PSSI resmi memilih Ketum dan Pengurus baru PSSI setelah Kongres Luar Biasa (KLB) di hotel Shangrila Jakarta pada Kamis, 16/02.

Hasil KLB tersebut memilih ketua Umum Baru dan sejumlah pengurus Baru. Erick Tohir Mentri BUMN terpilih sebagai Ketua dan dibantu oleh sejumlah pengurus di antara Mentri Pemuda dan Olah Raga: Zainuddin Amali.

Terpilih nya Erick dan Zainuddin Mentri nya Jokowi ini mengundang pertanyaan. Kenapa Jokowi membiarkan dua Mentri kabinet nya rangkap jabatan?

Padahal Rangkap Jabatan itu jelas – jelas dilarang Undang – undang Kementrian Negara.

Undang – Undang Kementrian Negara: UU no 39 tahun 2008 tentang Kementrian Negara, pasal 23 huruf c jelas melarang Mentri rangkap jabatan organisasi yang di biayai APBN.

PSSI adalah Perserikatan Sepak Bola Seluruh Indonesia yang di biayai oleh APBN. Jadi larangan kementrian negara: Mentri menjabat dan rangkap jabatan adalah pelanggaran UU yang nyata.

Presiden Joko Widodo harus segera memberhentikan 2 Mentri nya: Yaitu: Mentri BUMN dan Mentri Pemuda dan Olahraga: Erick Tohir dan Zainuddin Amali dari jabatan Mentri.

Erick Tohir dan Zainuddin Amali harus memilih antara jadi Mentri atau mengurus PSSI.

Jika Presiden Joko Widodo membiarkan Dua Mentri nya itu rangkap jabatan: Maka jelas – jelas Presiden lakukan pelanggaran yang nyata atas UU Kemntrian Negara.

Pelanggaran UU seperti itu: jika di biarkan secara sengaja. Maka Presiden Joko Widodo dengan sengaja lakukan penggaran UU no 39 tahun 2008. Pelanggaran itu berpotensi Presiden dapat di impeach dari jabatan nya.

Tinggal pilih, apakah Jokowi akan tetap sebagai Presiden atau membiarkan dua Mentri nya rangkap jabatan di PSSI dan itu berpotensi di lengserkan dari jabatan nya.

Pesan Moral Isra’ Mi’raj, Ahmad Basarah: Larangan Keras Penyebaran Hoaks!

0

JCCNetwork.id – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyinggung soal pesan moral dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Menurutnya, salah satu pesan moral tereebut yakni larangan keras penyebaran hoaks.

“Salah satunya, larangan keras menyebarkan hoaks dan fitnah. Bahkan di saat terjadi perang ideologi sekali pun,” kata Basarah dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/2/2023).

Ia menjelaskan, kala itu Nabi Muhammad SAW dituduh berbohong mendapatkan wahyu dari malaikat Jibril. Mela⅚lui peristiwa Mi’raj, Allah SWT pun membuktikan pertemuan fisik antara Nabi Muhammad SAW dengan Jibril di Sidratulmuntaha.

“Periode penyebaran Islam di Mekkah bisa diibaratkan sebagai perang ideologi antara politeisme melawan monoteisme. Pada saat itu, terjadilah kontestasi dan perang urat syaraf, tapi nabi memberi teladan mulia bahwa beliau tidak pernah menyebarkan hoaks demi memenangkan pertempuran,” terang dia.

Adapun penjelasan pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan malaikat Jibril, juga dijelaskan dalam surat An-Najm ayat 13.

Untuk itu, dirinya pun mengajak semua pihak tidak menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj hanya sebagai seremoni tahunan belaka. Namun menjadikannya sebagai teladan berharga dalam berbangsa dan bernegara. Terlebih, Indonesia segera menggelar pesta demokrasi lima tahunan pada 2024 mendatang.

“Setiap warga tentu ingin mengunggulkan pilihannya dalam pemilu mendatang. Mari, jangan menyebar hoaks dan fitnah hanya untuk memenangkan kontestasi. Nabi Muhammad sudah mengajarkan akhlak yang baik, tidak pernah menyebarkan hoaks, bahkan saat kontestasi ideologi sedang berlangsung sekali pun,” tegasnya.

Hotman Paris Komentari Hukuman Eliezer Disingkat, Netizen: Dukung Sambo?

0

JCCNetwork.id – Polemik hasil vonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas Richard Eliezer yang menjadi Justice Collaborator (JC) menjadi sorotan tajam di masyarakat hingga pratktisi hukum.

Pengacara kondang Hotman Paris pun ikut angkat bicara soal vonis tersebut. Ia pun kontra dengan keputusan tersebut.

Hotman pun kemudian mempertanyakan hukuman yang dikurangi jauh dari 12 tahun menjadi satu tahun 6 bulan.

“Masa 12 tahun ya, masa bisa berubah jadi 1.6 bulam? Halo bapak?,” kata Hotman dalam keterangannya yang dikutip JCC Network, Sabtu (18/2/2023).

Seperti di ketahui bahwa Richard Eliezer di vonis hakim selama 1.5 dari sebelumnya di di tuntut 12 tahun penjara.

Hotman mengatakan, bahwa memang ia mendukung imbauan dari ibu Richard Eliezer agar tidak banding.

Salah satu faktor yang meringankan hukuman Richard Eliezer termasuk bersikap sopan di pengalidan, dan perannya sebagai Justice Collaborator.

Meski begitu, Hotman Paris mempertanyakan SOP dari Kejaksaan itu sendiri. Pasalnya, jika memang vonis kurang dari 2/3, apakah masih berlaku ataukah tidak.

“Tapi SOP Kejaksaan yang mengatakan bahwa kalau vonis kurang dari 2/3 harus banding itu masih berlaku nggak?” ucap Hotman.

Hotman pun tidak hentinya membahas bahwa tuntutan dari Jaksa dan hukuman yang di berikan kepada Richard Eliezer terkesan jomplang.

Komentar Hotman itu pun di banjiri komentar dari netizen yang tampak juga merasa kecewa dengan putusan hakim PN Jaksel tersebut.

Bahkan, Hotman di nilai secara tidak lansung mendukung Ferdy Sambo yang kini telah di vonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Secara tidak langsung, ternyata Hotman Paris di pihak Sambo,” kata @nadalubis22.

“Kenapa Hotman Paris jadi gini ya, udahlah Bang Hotman,” kata @imasdzilan.

“Bang tolong bang, jangan sampai abang hilang penggemar,” kata @tinasalon01.

Airlangga Hartarto: Pesan Isra Mi’raj Menjadikan Golkar Berpolitik Secara Santun

0

JCCNetwork.id – Pesan dari perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram, ke Masjid Al Aqsa, hingga ke langit ketujuh memberi inspirasi dalam perjuangan Partai Golkar.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, perintah shalat lima waktu dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra’ Mi’raj memiliki implikasi, menjadikan umat Islam sebagai sosok yang memiliki akhlak yang baik.

“Bagi kita di Golkar, hal ini diimplementasikan dengan politik yang santun, politik yang damai, politik yang di tengah. Tidak di kiri, tidak di kanan. Kita berada di tengah. Kita perjuangkan NKRI, kita perjuangkan kesejahteraan rakyat,” tutur Airlangga, Sabtu (18/2/2023).

Airlangga juga mengatakan, seluruh kader Golkar harus berbangga, karena baru partai Golkar yang bisa menggelar shalawat saat Isra’ Mi’raj di Jakabaring Palembang. Padahal, Golkar merupakan partai nasionalis. Namun, seluruh kader Golkar telah menunjukkan seberapa penting Nabi Muhammad SAW bagi kader Golkar.

Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian ini menilai, perjalanan Nabi Muhammad saat peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan yang sangat penting bagi umat Islam. Bagi Golkar, perjalanan Isra’ Mi’raj mengingatkan seluruh kader agar selalu ingat kepada Allah SWT dalam berjuang menyejahterakan masyarakat.

“Bagi partai Golkar kesejahteraan rakyat bisa dicapai kalau perekonomian kita bagus dan maju. Dan Alhamdulillah setelah tiga tahun kita dihadang pandemi Covid-19, Alhamdulillah hari ini Indonesia sudah merdeka dari Covid-19,” tegas Menko Perekonomian.

Airlangga juga berpesan pada seluruh kader Golkar agar terus mendukung kebijakan pemerintah untuk menyejahterakan perekonomian masyarakat. Salah satu caranya saat ini pemerintah tengah mendorong berbagai kegiatan yang terkait dengan hilirisasi sumber daya alam.

“Salah satu yang didorong pemerintah melalui kantor perekonomian adalah menjaga harga minyak yang stabil, harga bahan baku, bahan pangan yang stabil. Inflasi yang terkendali, menjaga daya beli masyarakat,” tegas Airlangga.