Polda Metro Tangkap 2 Terduga Pembunuh KDA

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang perempuan berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 017/RW 002, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur.

Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial KDO (22) dan ATW (27). Penangkapan dilakukan penyidik di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Jakarta Timur dan Bekasi.

- Advertisement -

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, proses penyelidikan kasus tersebut kini ditangani langsung oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Dua pelaku laki-laki pembunuhan perempuan sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi, dikutip dari Antara, Jumat, 9 Oktober 2026.

Meski telah mengamankan dua orang, kepolisian belum membeberkan secara detail dugaan peran KDO dan ATW dalam perkara tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan masing-masing pihak serta mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

- Advertisement -

Made mengatakan informasi mengenai pembagian peran kedua terduga pelaku belum dapat disampaikan karena proses penyelidikan masih dilakukan Polda Metro Jaya.

“Perannya tidak ada informasi. Soalnya yang lidik Polda Metro Jaya,” ucap Made.

Sejumlah Barang Bukti Disita

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban. Barang bukti yang disita antara lain tali rafia berwarna biru, kaus berwarna hitam, serta celana hitam.

Barang-barang tersebut menjadi bagian dari penyidikan untuk mengungkap bagaimana korban meninggal dan bagaimana kedua terduga pelaku diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian maupun hasil penyelidikan terhadap para pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Korban Ditemukan Terikat di Kamar Mandi

Kasus ini terungkap setelah jasad KDA ditemukan di dalam kamar kos dalam kondisi mengenaskan. Kedua tangan dan kaki korban ditemukan dalam keadaan terikat menggunakan tali rafia.

Selain itu, terdapat memar pada bagian kiri wajah korban. Leher korban juga ditemukan dalam kondisi terikat menggunakan kaus berwarna hitam.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi selanjutnya mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi guna mengungkap penyebab kematian korban dan rangkaian kejadian sebelum jasad ditemukan.

Berawal dari Kamar yang Hendak Disewa

Penemuan jasad KDA bermula dari kecurigaan pengelola kos terhadap sebuah kamar yang sebelumnya hendak disewa oleh seorang pria yang memperkenalkan dirinya dengan nama Daniel.

Berdasarkan keterangan saksi, pria tersebut datang pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Daniel menyampaikan keinginannya untuk menyewa kamar kos tersebut.

Kepada pengelola, Daniel mengaku bekerja di tempat pencucian kendaraan atau steam yang berada di depan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Daniel juga menyampaikan bahwa pembayaran uang kos dan penyerahan fotokopi KTP akan dilakukan pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah mendengar penjelasan tersebut, pengelola kemudian menyerahkan kunci kamar kepada pria tersebut.

“Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa (6 Oktober 2026) pukul 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP,” jelas Made.

Namun, hingga Kamis, 8 Oktober 2026, Daniel tidak kunjung kembali untuk menyelesaikan pembayaran maupun menyerahkan fotokopi identitas sebagaimana yang dijanjikan.

Kondisi itu kemudian membuat pengelola kos, Sundiyah, berniat memeriksa kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel.

Bau Tidak Sedap dari Dalam Kamar

Sebelum membuka kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar di sebelahnya mengenai adanya bau tidak sedap yang diduga berasal dari kamar tersebut.

Informasi itu kemudian disampaikan kepada penghuni lain bernama Noval. Noval menyarankan agar pemeriksaan kamar dilakukan dengan didampingi orang lain atau ketua RT untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sundiyah kemudian menghubungi Sukardi selaku Ketua RT setempat dan menyampaikan adanya bau menyengat dari kamar tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan bersama, pintu kamar akhirnya dibuka. Bau tidak sedap langsung tercium dari dalam ruangan.

Di dalam kamar, petugas menemukan jasad seorang perempuan tergeletak di area kamar mandi. Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat.

Melihat temuan tersebut, ketua RT bersama Bhabinkamtibmas kemudian menghubungi Polsek Makasar. Petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.

Penemuan jasad tersebut selanjutnya berkembang menjadi penyelidikan kasus dugaan pembunuhan. Polisi mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi lokasi, serta mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara.

Dengan ditangkapnya KDO dan ATW, penyidik Polda Metro Jaya kini masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta dugaan peran masing-masing terduga pelaku. Kepolisian juga masih menelusuri identitas dan keberadaan pihak lain yang mungkin berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Penyidik diharapkan dapat mengungkap secara utuh rangkaian kejadian sejak korban berada di kamar kos hingga ditemukan meninggal dunia. Proses hukum terhadap kedua terduga pelaku akan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bayi Perempuan di Cakung Tewas Diduga Dianiaya Ayah

JCCNetwork.id- Polisi menahan RPP (30), seorang ayah yang diduga menganiaya bayi perempuan yang merupakan putri kandungnya hingga meninggal dunia di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur....
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati #shorts#
02:00
Video thumbnail
Tak Naik Kelas Mau Dilakukan Lagi Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti
08:41
Video thumbnail
Paspampres Sampai Repot, Prabowo Jadi Rebutan Foto dan Salaman Warga
09:56
Video thumbnail
Hakim Guntur Hamzah Ungkap Kejanggalan Gugatan Sabar Musman Ini yang Dipersoalkan
08:31
Video thumbnail
MK Tak Bisa Diskualifikasi Gibran, Mahfud MD Bilang Begini
08:08
Video thumbnail
Detik-Detik DPR Cecar Kapolres Soal Kasus Pembongkaran Kuburan di Area PT Masmindo
11:03
Video thumbnail
Candaan Prabowo di Hadapan Bos China: Pekerja Timur Harus Dikasih Makan Banyak
08:22
Video thumbnail
Fantastis, Rosan Sebut Kapasitas Listrik Morowali-IWIP Lampaui Pemakaian Singapura
09:21
Video thumbnail
Blak-blakan, Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati
08:31
Video thumbnail
Momen Prabowo Panggail Gubernur Sherly, Tepuk Tangan Menggema: Pemilu Masih Lama
08:26
Video thumbnail
DPR Soroti Pengelolaan Aset Rampasan: Jangan Sampai Niat Merampas Ujungnya Jadi Ampas
08:47
Video thumbnail
Momen Prabowo Bercanada ke Luhut: Roda Berputar, Saya Sekarang Komandan Beliau
08:43
Video thumbnail
Resmi Ada Aturan Baru Ojol, Tarif hingga Layanan Pengiriman Barang Kini Diatur
12:01
Video thumbnail
DPR Ingatkan Polisi, Jangan Sampai Jadi Korban Perusahaan
09:28
Video thumbnail
Bikin Laporan ke 9 Hakim MK, Pengadu Justru Ditanya Ketua MKMK Status Anda Apa?
09:30
Video thumbnail
Biaya Haji 2027 Makin Ringan, Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Bahas Biaya Haji 2027, Dasco Lempar Candaan: Semua Sepakat Turun, Kecuali Kementerian Haji
09:15
Video thumbnail
Gibran Buka Suara soal Putusan MK #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Kabar Baik, Subsidi Rp3 Juta dari Prabowo Bikin Biaya Haji 2027 Makin Ringan
08:28
Video thumbnail
Momen Tak Terduga, Lampu Ruangan DPR Mati Saat Bahas RUU Perampasan Aset
09:25

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER