38 Tewas, Spekulasi Serangan Menguat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Sebuah kecelakaan tragis melibatkan maskapai Azerbaijan Airlines mengguncang dunia penerbangan internasional. Pesawat Embraer 190 milik Azerbaijan Airlines yang membawa 67 penumpang dan kru jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, pada Rabu (25/12).

Insiden ini menewaskan 38 orang, sementara 29 lainnya dilaporkan selamat. Namun, penyebab jatuhnya pesawat tersebut kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya serangan rudal.

- Advertisement -

Menurut laporan awal yang dikutip oleh Anadolu Agency, penyelidikan menunjukkan adanya indikasi serangan oleh sistem rudal Pantsir milik Rusia. Pejabat senior Azerbaijan, yang enggan disebutkan namanya, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh gangguan sistem rudal tersebut.

Pesawat Azerbaijan Airlines awalnya melakukan penerbangan dari Baku, ibu kota Azerbaijan, menuju Grozny di Republik Chechnya, Rusia. Namun, pesawat kehilangan kontak saat berada di wilayah udara Rusia. Menariknya, pesawat kembali muncul di radar saat melintasi wilayah Laut Kaspia, sebelum akhirnya jatuh di dekat Aktau, Kazakhstan.

Bukti fisik dari lokasi kejadian semakin memperkuat dugaan adanya serangan. Lubang besar ditemukan pada bagian ekor pesawat, yang memicu spekulasi bahwa lubang tersebut disebabkan oleh tembakan senjata.

- Advertisement -

Tidak hanya itu, sejumlah saksi melaporkan melihat serpihan pesawat yang tersebar luas di lokasi kecelakaan, memberikan indikasi bahwa pesawat mungkin telah ditembak sebelum akhirnya jatuh.

Namun, pernyataan dari pihak Azerbaijan Airlines dan Badan Transportasi Udara Federal Rusia memberikan narasi yang berbeda. Keduanya menyebut bahwa insiden ini disebabkan oleh tabrakan dengan burung, sebuah fenomena yang kerap terjadi dalam dunia penerbangan. Meski demikian, laporan ini diragukan mengingat besarnya kerusakan yang terjadi pada badan pesawat.

Dari total 67 orang yang berada di dalam pesawat, 38 orang dinyatakan tewas, termasuk kru penerbangan. Sementara itu, 29 orang lainnya berhasil selamat meski dengan luka-luka yang serius. Tim penyelamat Kazakhstan bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan yang sulit dijangkau di pantai Laut Kaspia.

Kecelakaan ini tidak hanya menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menciptakan ketegangan diplomatik antara Azerbaijan dan Rusia. Jika benar terbukti bahwa serangan rudal menjadi penyebab kecelakaan, hubungan kedua negara dapat memburuk secara signifikan.

Sampai saat ini, penyelidikan terus dilakukan oleh otoritas penerbangan Azerbaijan dan Kazakhstan, dengan bantuan dari pihak internasional. Sementara itu, dunia menunggu kepastian penyebab kecelakaan ini.

Apakah benar sistem rudal Pantsir menjadi biang keladi, atau ada faktor lain yang belum terungkap?
Tragedi ini mengingatkan kita pada pentingnya transparansi dalam investigasi kecelakaan udara, terutama jika melibatkan potensi konflik militer.

Hasil akhir dari penyelidikan ini tidak hanya akan menentukan kebenaran di balik insiden tragis ini, tetapi juga memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Baku Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur Kelompok OPM dari Permukiman

JCCNetwork.id- Pasukan Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlibat kontak senjata dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III Ndugama Derakma...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39
Video thumbnail
Cari Solusi Atasi Karhutla, Presiden Prabowo Langsung Tanya Pakar, Langkah Terbaik Apa?
17:05
Video thumbnail
Ipoleksosbudhankamnas Diterapkan Radikal, Benarkah Isu Perampasan Aset Bisa Berubah?
10:20
Video thumbnail
Pemerintah Pastikan Investigasi Proses Pembebasan Bersyarat Bechi
03:51
Video thumbnail
Geger Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Pemerintah Ingatkan Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
05:15
Video thumbnail
Game Theory Jadi Pisau Analisis Pakar, Mengapa Dikaitkan dengan RUU Perampasan Aset?
09:59
Video thumbnail
Prabowo Bikin Gebrakan Baru, Badan Pengelolaan Gambut, Begini Tugas dan Fungsinya
07:02
Video thumbnail
Begini Kronologi Ombudsman Bersitegang dengan Petugas Saat Cek Kamar Mewah di Lapas Cibinong
08:15
Video thumbnail
Daratan Baru Nongol Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG
05:30
Video thumbnail
Ini Bener Bener yang Datang Menteri Keuangan RI #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Geger, Pemerintah Bilang Begini... #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Atasi Karhutla, Prabowo Bentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
06:01
Video thumbnail
Yusril Tegas Soal Lapas Mewah Cibinong: Terbukti Disanksi, Tak Sesuai Fakta Minta Klarifikasi
04:52
Video thumbnail
Bagaimana Jika Andaikan Gugatan Ijazah Gibran di MK Dikabulkan?
11:24
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim MK Penggugat Minta Presiden Prabowo Siapkan 2 Nama Calon Wapres dalam 60 Hari
09:32
Video thumbnail
Soenarko Buka bukaan soal Gugatan PHPU Gibran
08:57
Video thumbnail
Bechi Bebas, DPR Bereaksi Keras Sebut Melepaskan Predator, Negara Izinkan Korban Lain Berjatuhan
08:34
Video thumbnail
Yusril Belum Bisa Bayangkan Dampaknya Jika Andaikan Gugatan Ijazah Gibran di MK Dikabulkan #shorts
01:22
Video thumbnail
Fasilitas Bak Hotel Mewah Ditemukan di Lapas Cibinong, Ada Miras hingga Sofa-Kasur Empuk
12:03
Video thumbnail
Prabowo Dorong Kebangkitan Tekstil RI, Airlangga Beberkan Segudang Masalahnya
09:13

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER