Dua WN Iran Jadi Kurir Narkoba, Bahannya Dikirim Melalui Pos Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dua tersangka warga negara (WN) Iran menjadi kurir narkotika internasional di Indonesia. Keduanya bernama Mohammad Afzali dan Asghar Karami.

Alasan menjadi kurir narkoba tersebut, lantaran di tipu oleh temannya bernama Saman yang sebelumnya menjanjikan pekerjaan kepada kedua tersangka ini di Indonesia.

- Advertisement -

Mohammad Afzali mengaku, dirinya dijanjikan untuk membuka usaha jualan baju di Indonesia oleh Saman. Sementara Asghar Karami dijanjikan akan bekerja di salah satu perusahaan sebagai mekanik. Dalam sidang pemeriksaan terdakwa, keduanya mengaku tidak bekerja sesuai yang dijanjikan oleh Saman, melainkan menjadi kurir narkoba.

Mohammad Afzali mengatakan, setelah tiba di Indonesia dirinya diminta oleh Saman mengambil paket di kantor Pos Indonesia daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Pada saat mengambil paket tersebut, ia mengaku langsung diamnkan oleh Polisi.

“Saya di suruh sama saman. Pada saat saya ditangkap Polisi, saya ditanya ini mau dibawa kemana, saya tunjukkan ke apartemennya Asgard, pas dibuka saya lihat isinya narkoba,” Mohammad Afzali melalui penerjemahnya dalam Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Selasa, (11/4/2023).

- Advertisement -

Ia mengaku, sebelumnya sudah dua kali disuruh oleh Saman mengambil paket di kantor Pos Indonesia Daerah Pasar Baru. Paket tersebut langsung diserahkan kepada tersangka Asghar Karami di salah satu apartemen di daerah Jakarta Selatan.

Awalnya, Mohammad Afzali tidak mengetahui isi paket tersebut. Ia baru menyadari isi paket yang diambilnya tersebut merupakan narkotika pada saat ditangkap oleh Polisi.

“Waktu saya ambil dari kantor Pos saya tidak buka sama sekali dan saya langsung serahkan kepada Asgard,” ucapnya.

Mohammad Afzali menambahkan, selain mengambil paket dari kantor Pos Indonesia, Ia juga beberapa kali diminta oleh Saman untuk mengantarkan paket sabu ke beberapa tempat di Jakarta. Selama tiga bulan berada di Indonesia, dirinya dibayar sebesar Rp. 10 juta perbulan dan sudah dua kali menerima upah.

Dalam kesempatan yang sama, Asghar Karami mengaku dirinya diminta oleh Saman untuk mengolah bahan yang dikirim tersebut menjadi Narkotika. Ia sempat menolak hal tersebut lantaran merasa ditipu oleh Saman.

Namun, Asghar Karami terpaksa menuruti Saman lantaran butuh biaya hidup dan tidak mempunyai saudara maupun kenalan di Indonesia.

“Pada saat berangkat dari Iran saya dijanjikan akan bekerja sebagai mekanik. Tapi pas saya sudah sampai disini saya di telepon bahwa saya harus bekerja sebagai tukang masak Narkoba,” ucapnya.

Sama halnya dengan Mohammad Afzali, Asghar Karami juga digaji 10 juta perbulan. Namun, ia mengaku baru dibayar satu kali selama menjalankan tugasnya sebagai tukang masak narkotika. (Nando).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober

JCCNetwork.id- Pemerintah mulai memberlakukan kebijakan wajib halal pada 18 Oktober 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal....
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01
Video thumbnail
Pasca Putusan MK Soal Peradilan Militer, Begini Reaksi Jenderal Maruli #shorts #trending
01:04
Video thumbnail
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Tugas Penting Prof Satyawan Pimpin Badan Pengelola Gambut
09:05
Video thumbnail
Candaan Maruli Simanjuntak Ajak Wartawan Jalan-Jalan ke Pulau Terpencil Tak Berpenghuni
08:25
Video thumbnail
Menko Yusril Sesalkan Ada Kementerian yang Kerjanya Cuma Susun Aturan Enggak Selesai-selesai
12:56
Video thumbnail
Jenderal Maruli Respons Putusan MK soal Peradilan Militer, Hukuman Prajurit TNI Jauh Lebih Berat
10:20
Video thumbnail
Baru Dilantik Jadi Kepala BNPB, Kristomei Ungkap Perintah Prabowo Tangani Karhutla
08:46
Video thumbnail
Momen Zulhas Puji Bahlil Sebut Usia Lebih Muda, Kariernya Melaju Pesat
08:43
Video thumbnail
Prabowo Ubah Susunan Petinggi TNI, Tandyo dan Maruli Kini Bertukar Posisi #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Khidmat di Istana, Prabowo Resmi Sematkan Tanda Jabatan Wakil Panglima TNI kepada Maruli
10:17
Video thumbnail
Prabowo Lantik Mayjen Kristomei Pimpin BNPB #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Pahit: Dibully, Dilempar Batu, sampai Disebut Dajal Sunda
09:01
Video thumbnail
Prabowo Lantik Jenderal Maruli sebagai Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Jadi Kasad
10:10
Video thumbnail
Prabowo Lantik Mayjen Kristomei Pimpin BNPB
09:28
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Surati Kapolri Minta Segera Ditindak
08:55

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER