Beranda blog Halaman 4

Awal Pekan Cerah, IHSG Tembus 6.177

0

JCCNetwork.id- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/6/2026) dibuka dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mencatat penguatan signifikan sejak awal sesi dan terus bergerak naik pada menit-menit pertama perdagangan.

Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka menguat 1,85 persen ke posisi 6.118. Tren kenaikan berlanjut hingga satu menit setelah pembukaan, dengan indeks bertambah 2,83 persen dan mencapai level 6.177.

Kinerja positif tersebut diikuti oleh mayoritas saham yang diperdagangkan di papan bursa. Pada awal sesi, sebanyak 515 saham tercatat mengalami kenaikan harga, sementara 71 saham berada di zona merah dan 37 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Aktivitas transaksi juga terpantau cukup tinggi sejak pembukaan pasar. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,4 triliun dengan volume perdagangan menyentuh 2,02 miliar lembar saham yang berpindah tangan dalam berbagai transaksi.

Penguatan IHSG turut tercermin pada sejumlah indeks unggulan. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi naik 3,37 persen ke level 617. Sementara itu, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 3,59 persen menjadi 371.

Kinerja positif juga terlihat pada indeks MNC36 yang naik 3,47 persen ke level 271 serta indeks IDX30 yang bertambah 3,22 persen ke posisi 349. Penguatan sejumlah indeks tersebut menunjukkan optimisme pelaku pasar yang meluas pada berbagai kelompok saham.

Secara sektoral, seluruh sektor perdagangan bergerak di zona hijau. Sektor energi menjadi salah satu penopang utama penguatan pasar, disusul sektor properti, industri, dan infrastruktur. Selain itu, sektor konsumer non-siklikal, keuangan, transportasi dan logistik, bahan baku, konsumer siklikal, teknologi, hingga kesehatan juga mencatat kenaikan.

Kondisi tersebut menunjukkan sentimen positif tidak hanya terpusat pada saham-saham tertentu, melainkan terjadi secara merata di berbagai sektor ekonomi.

Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, PT Remala Abadi Tbk (DATA) memimpin penguatan. Saham perusahaan tersebut menjadi salah satu yang paling banyak diburu investor pada awal perdagangan.

Selain DATA, saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) juga masuk dalam daftar saham dengan apresiasi harga tertinggi pada sesi pembukaan.

Sementara itu, beberapa saham bergerak berlawanan arah dengan pasar. Saham PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIC), PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS), dan PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) tercatat sebagai saham yang mengalami pelemahan terbesar atau masuk kelompok top losers.

Analis pasar menilai penguatan IHSG pada awal perdagangan mencerminkan meningkatnya minat beli investor terhadap aset berisiko. Selain didorong sentimen domestik, pergerakan positif juga didukung oleh optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan kinerja emiten pada semester kedua tahun ini.

Dengan mayoritas sektor bergerak positif dan dominasi saham yang menguat, pelaku pasar akan mencermati apakah tren penguatan tersebut mampu bertahan hingga penutupan perdagangan hari ini.

Awan Panas Semeru Mengintai, Warga Diminta Waspada

0

JCCNetwork.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan lereng Gunung Semeru untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luncuran awan panas guguran (APG). Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih tingginya aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang hingga kini berstatus Level III atau Siaga.

Peringatan itu semakin menguat setelah terjadi aktivitas vulkanik yang cukup signifikan pada Sabtu malam. Meski belum menimbulkan dampak langsung terhadap permukiman warga, aktivitas tersebut dinilai sebagai sinyal penting bahwa ancaman erupsi dan awan panas masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lengah meskipun hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan rumah, fasilitas umum, maupun infrastruktur akibat aktivitas Gunung Semeru.

Berdasarkan laporan pengamatan aktivitas vulkanik yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada periode 14 Juni 2026 pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, sejumlah aktivitas kegempaan vulkanik masih terekam di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Kondisi itu menunjukkan bahwa suplai energi dari dalam tubuh gunung masih berlangsung dan berpotensi memicu aktivitas erupsi maupun guguran material vulkanik.

BPBD Lumajang menyatakan terus melakukan pemantauan secara intensif dengan berkoordinasi bersama Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, TNI-Polri, serta jaringan relawan kebencanaan yang tersebar di wilayah terdampak.

Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan guna memastikan setiap perkembangan aktivitas vulkanik dapat segera diinformasikan kepada masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk meminimalkan risiko korban apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung secara mendadak.

Dalam situasi seperti saat ini, penyebaran informasi yang cepat, tepat, dan akurat menjadi faktor penting. BPBD mengingatkan masyarakat agar hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan PVMBG, BPBD, maupun instansi pemerintah terkait.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya karena berpotensi menimbulkan kepanikan. Edukasi dan literasi kebencanaan dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman bencana vulkanik.

Selain memahami perkembangan status gunung api, warga diharapkan mengetahui jalur evakuasi, titik kumpul, serta langkah-langkah penyelamatan diri apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas erupsi.

PVMBG sendiri masih memberlakukan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat. Warga maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan. Kawasan tersebut merupakan jalur yang berpotensi dilalui awan panas guguran dan aliran material vulkanik.

Selain itu, masyarakat juga tidak diperkenankan beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah karena masih berisiko terdampak lontaran batu pijar maupun material vulkanik lainnya.

Tidak hanya ancaman awan panas, warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Semeru juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar dingin. Risiko tersebut dapat meningkat ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak dan lereng gunung.

BPBD Lumajang menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko bencana. Selama status Semeru masih berada pada Level III, masyarakat diminta tetap waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan oleh otoritas vulkanologi.

VAR Bermasalah, FIFA Tuai Kritik di Piala Dunia 2026

0

JCCNetwork.id-Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan penjelasan resmi terkait polemik penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 antara Qatar dan Swiss yang berakhir imbang 1-1, Sabtu (waktu setempat).

“Selama pertandingan Qatar vs Swiss di San Francisco Bay Area, pemadaman teknis singkat mencegah grafis animasi onside dihasilkan sebelum penalti diberikan kepada Swiss pada menit ke-14. Masalah tersebut dengan cepat Pdiselesaikan,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Kontroversi muncul setelah Swiss memperoleh hadiah penalti pada menit ke-14 menyusul pelanggaran yang dilakukan kiper Qatar, Mahmoud Abunada, terhadap gelandang Swiss, Remo Freuler.

“Alur kerja VAR tidak terpengaruh oleh masalah ini dan tetap mengikuti prosedur normal dalam memeriksa keputusan di lapangan,” lanjut pernyataan tersebut.

Penalti tersebut kemudian dikonversi menjadi gol oleh Breel Embolo.

Keputusan wasit menjadi sorotan karena tayangan siaran langsung tidak menampilkan animasi offside tiga dimensi yang lazim digunakan untuk menjelaskan hasil pemeriksaan VAR kepada publik.

“Kita semua yang duduk di sini, dan semua orang di rumah, berpikir gol itu offside,” cetus Neville. “FIFA adalah tuan rumah, mereka memiliki bukti dari keputusan otomatis—lalu mengapa mereka tidak menunjukkannya kepada kita?”

Kondisi tersebut memicu perdebatan mengenai keabsahan proses pengambilan keputusan sebelum penalti diberikan.

FIFA baru mengeluarkan klarifikasi beberapa jam setelah pertandingan berakhir.

Dalam pernyataannya, badan sepak bola dunia itu menyebut gangguan teknis sementara menyebabkan grafis animasi gagal ditampilkan kepada penonton.

Menurut FIFA, kendala tersebut hanya memengaruhi visualisasi grafis dan tidak berdampak pada proses pemeriksaan VAR yang tetap berjalan sesuai prosedur.

Sebagai pendukung keputusan, FIFA merilis gambar garis pemeriksaan manual yang menunjukkan para pemain Swiss berada dalam posisi sah saat insiden terjadi.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kritik dari sejumlah pengamat sepak bola.

Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, mempertanyakan transparansi FIFA karena tidak merilis animasi otomatis yang menjadi standar dalam turnamen.

“Ada tanda tanya besar terhadap keputusan itu karena bagi saya itu offside sampai mereka bisa membuktikan sebaliknya. Ini seperti diktator dalam gagasan bahwa mereka menahan bukti ini dan tidak menunjukkannya kepada para penggemar. Ini konyol. Buktikan kepada kami bahwa itu offside. Di mana transparansinya?” kecam Neville.

Neville menilai publik berhak memperoleh bukti visual yang lebih jelas terkait keputusan penting yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Kritik serupa juga disampaikan mantan penyerang Arsenal, Ian Wright, yang menyebut insiden tersebut berpotensi menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas sistem VAR.

“Mereka melakukan apa pun yang mereka mau. Kita melihatnya sekarang. Ini benar-benar sebuah skandal,” tegas legenda Arsenal tersebut.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Qatar berhasil menghindari kekalahan setelah kapten tim Boualem Khoukhi mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.

Hasil 1-1 membuat kedua tim berbagi satu poin pada pertandingan pembuka Grup B.

Iran Umumkan Kesepakatan Akhiri Konflik dengan AS-Israel

0

JCCNetwork.id-Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengumumkan bahwa Teheran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Kesepakatan tersebut disebut mencakup penghentian operasi militer serta pembukaan jalur negosiasi selama 60 hari guna merumuskan kesepakatan final.

“Diakhirinya perang dan semua operasi militer di berbagai bidang, termasuk #Lebanon, akan diumumkan mulai malam ini.” Postingan di X menambahkan, “Akhir dari blokade laut AS terhadap Iran akan dimulai malam ini.”

Dalam pernyataannya yang dikutip misi diplomatik Iran di India, Gharibabadi menyebut penghentian perang dan seluruh aktivitas militer di sejumlah kawasan, termasuk Lebanon, akan mulai diberlakukan pada malam hari waktu setempat.

Iran juga menyatakan berakhirnya blokade laut yang selama ini diberlakukan AS terhadap negara tersebut.

Gharibabadi mengatakan kesepakatan awal itu turut mencakup gencatan senjata dalam konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Informasi serupa sebelumnya juga disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan melalui pernyataan resmi.

Menurutnya, proses negosiasi lanjutan akan berlangsung selama 60 hari untuk membahas rincian kesepakatan permanen.

Iran menegaskan akan mengambil langkah yang dianggap perlu apabila terdapat pelanggaran terhadap komitmen yang telah disepakati oleh pihak lain.

“pelanggaran dari pihak lain.”
“Ketika negosiasi dimulai dalam waktu 60 hari dengan tujuan mencapai kesepakatan akhir, jika kesepakatan akhir tersebut pada akhirnya tercapai, maka isu utama bagi kami tentu saja adalah penerapan ketentuan-ketentuannya,” katanya.

Gharibabadi kepada media pemerintah Iran.

Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran telah rampung.

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan persetujuan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya diblokir Iran, bersamaan dengan penghentian pembatasan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Meski demikian, pemerintah Iran dalam pernyataan resminya tidak menyinggung secara langsung mengenai status Selat Hormuz.

Di sisi lain, Israel dilaporkan tidak terlibat dalam perundingan yang menghasilkan kesepakatan tersebut.

Sejumlah laporan menyebut isi perjanjian memicu kekhawatiran di kalangan pejabat Israel karena dianggap belum memenuhi sejumlah target strategis yang selama ini menjadi tujuan perang Washington dan Tel Aviv terhadap Teheran.

Target tersebut antara lain penghentian program pengembangan senjata nuklir Iran, pengurangan kemampuan rudal balistik, penghentian dukungan terhadap kelompok-kelompok sekutu di kawasan, serta perubahan politik di dalam negeri Iran.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel terkait pengumuman yang disampaikan Teheran.

BGN Peringatkan Publik Soal Hoaks Provokatif MBG

0

JCCNetwork.id- Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan informasi yang beredar luas di media sosial terkait dugaan pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden merupakan kabar bohong atau hoaks. Narasi tersebut juga mencatut nama Kepala BGN, Nanik S Deyang, serta menyeret nama mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Sabtu (13/6/2026), Nanik menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang tersebar melalui berbagai platform digital maupun aplikasi percakapan. Ia menilai informasi tersebut sengaja dibuat untuk menyesatkan publik dan memicu polemik di tengah masyarakat.

Menurut Nanik, penyebaran informasi palsu yang mengatasnamakan pejabat publik bukan kali pertama terjadi. Modus semacam itu kerap digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk membangun opini yang tidak berdasar serta memancing reaksi masyarakat melalui narasi provokatif.

“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” ujar Kepala BGN Nanik S Deyang di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

BGN menilai maraknya penyebaran hoaks di ruang digital menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Selain berpotensi menciptakan kegaduhan publik, informasi yang tidak terverifikasi juga dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan program pemerintah yang sedang berjalan.

Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu melakukan pengecekan fakta sebelum membagikan informasi kepada orang lain. Verifikasi dapat dilakukan melalui kanal resmi pemerintah maupun lembaga terkait guna memastikan kebenaran suatu informasi.

“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.

BGN menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui saluran komunikasi yang telah ditetapkan, seperti siaran pers resmi, laman resmi institusi, dan akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar kanal tersebut tidak dapat dijadikan acuan dan tidak mewakili sikap maupun kebijakan lembaga.

Lebih lanjut, Nanik mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kualitas ruang digital dengan mengedepankan literasi informasi dan budaya verifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman, memecah konsentrasi publik, serta berpotensi merugikan berbagai pihak.

Ia menegaskan bahwa BGN saat ini tetap fokus menjalankan berbagai program yang menjadi mandat pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” kata Nanik.

BGN berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah informasi dapat menjadi benteng utama untuk menekan penyebaran hoaks dan disinformasi. Dengan demikian, ruang digital dapat dimanfaatkan secara sehat, produktif, dan mendukung terciptanya komunikasi publik yang akurat serta bertanggung jawab.

Menaker Sambut Standar Global Pekerja Platform

0

JCCNetwork.id- Pemerintah Indonesia menyambut positif keputusan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang mengadopsi standar ketenagakerjaan internasional mengenai kerja layak dalam ekonomi platform digital. Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Pleno Penutupan Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 12 Juni 2026.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai pengesahan standar global tersebut menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai tantangan ketenagakerjaan yang muncul seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/6/2026), Yassierli mengatakan kehadiran standar internasional itu memberikan landasan bagi pemerintah, pekerja, maupun perusahaan platform digital untuk membangun hubungan kerja yang lebih adil dan berkelanjutan.

Menurutnya, ekonomi platform telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat modern. Berbagai layanan berbasis aplikasi seperti transportasi daring, pengantaran barang, hingga pekerjaan berbasis digital kini menjadi sumber penghasilan bagi jutaan pekerja di seluruh dunia.

“Pemerintah menyambut baik lahirnya standar internasional mengenai kerja layak dalam ekonomi platform,” kata Yassierli.

Ia menegaskan bahwa transformasi digital yang terus berkembang harus mampu menghadirkan manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak. Perlindungan terhadap pekerja tidak boleh tertinggal di tengah laju inovasi teknologi dan pertumbuhan bisnis digital yang semakin cepat.

Yassierli menilai Indonesia memiliki kepentingan besar terhadap lahirnya konvensi tersebut mengingat jumlah pekerja yang menggantungkan pendapatan pada platform digital terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu, kebijakan yang menjamin kepastian hak pekerja sekaligus mendukung keberlangsungan usaha dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam konvensi yang diadopsi ILO tersebut, sejumlah prinsip utama mendapat perhatian khusus. Di antaranya adalah perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, sistem pengupahan yang adil, jaminan sosial, transparansi penggunaan algoritma dan sistem otomatis, perlindungan data pribadi pekerja, hingga mekanisme penyelesaian sengketa yang adil.

“Ojek online, kurir online, serta pekerja yang menggunakan aplikasi untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan membutuhkan kepastian pelindungan, transparansi sistem, keselamatan dan kesehatan kerja, serta keadilan dalam memperoleh pendapatan,” terang Yassierli.

Yassierli menilai aspek-aspek tersebut sangat relevan dengan kondisi pekerja platform digital saat ini. Banyak pekerja yang menjalankan aktivitas ekonomi melalui aplikasi membutuhkan kepastian mengenai hak-hak mereka, termasuk perlindungan saat bekerja dan transparansi dalam penentuan pendapatan.

“Bagi Indonesia, pelindungan pekerja dan inovasi digital harus berjalan bersama, sehingga transformasi ekonomi digital benar-benar memberi manfaat bagi pekerja, dunia usaha dan masyarakat,” kata Yassierli.

Lebih lanjut, ia menyebut konvensi tersebut dapat menjadi referensi penting bagi negara-negara anggota ILO dalam menyusun regulasi yang sesuai dengan kondisi nasional masing-masing. Indonesia memandang standar tersebut tidak hanya memperkuat perlindungan pekerja, tetapi juga tetap memberikan ruang fleksibilitas bagi setiap negara untuk menyesuaikannya dengan sistem hukum dan praktik ketenagakerjaan yang berlaku.

Pemerintah juga melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki tata kelola ekonomi platform yang semakin berkembang. Dengan adanya standar internasional, diharapkan tercipta keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan iklim usaha yang sehat sehingga pertumbuhan ekonomi digital dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, menegaskan bahwa adopsi konvensi ILO tersebut tidak berarti seluruh ketentuannya otomatis berlaku di Indonesia.

Menurut Indah, setiap substansi yang tercantum dalam standar internasional tersebut masih harus melalui proses kajian dan penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan nasional. Pemerintah akan menelaah berbagai aspek yang berkaitan dengan implementasi kebijakan tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia akan terus mengikuti pembahasan lanjutan di tingkat ILO, termasuk agenda Governing Body ILO yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Selain itu, pemerintah juga akan mencermati penyusunan rekomendasi teknis yang akan mengatur detail pelaksanaan standar tersebut.

“Ini kabar baik dan menjadi momentum penting bagi tripartit Indonesia. Namun, Indonesia tetap perlu menempuh mekanisme yang tepat, mencermati proses lanjutan di ILO, serta menilai kesiapan nasional sebelum mengambil keputusan mengenai ratifikasi,” kata Indah menerangkan.

Pemerintah berharap pembahasan lebih lanjut dapat menghasilkan kebijakan yang mampu memberikan perlindungan optimal bagi pekerja platform digital tanpa menghambat inovasi dan pertumbuhan sektor ekonomi digital yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.

Kemarau Panjang, BPBD Lebak Siaga Distribusi Air

0

JCCNetwork.id- Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang tahun ini mulai memunculkan ancaman serius di Kabupaten Lebak, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengidentifikasi sedikitnya 90 desa yang tersebar di 23 kecamatan berpotensi mengalami krisis air bersih akibat berkurangnya sumber air selama musim kering.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan pemetaan wilayah rawan kekeringan telah dilakukan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas terhadap masyarakat. Berdasarkan hasil pendataan tersebut, puluhan desa masuk kategori rentan karena mengandalkan sumber mata air yang berpotensi menyusut ketika curah hujan menurun dalam waktu lama.

“Pendataan itu berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurutnya, ancaman kekurangan air bersih dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari menurunnya debit mata air dan sumur warga hingga keterbatasan jaringan distribusi air perpipaan yang belum menjangkau seluruh wilayah pedesaan.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Lebak telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, termasuk menyiagakan tiga unit mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke daerah yang terdampak. Distribusi akan dilakukan berdasarkan laporan dan permohonan resmi dari pemerintah desa yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

Selain armada milik BPBD, pemerintah daerah juga menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat layanan kemanusiaan selama musim kemarau. Dukungan kendaraan tangki dari Dinas Pemadam Kebakaran, relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), BUMN, Kepolisian, hingga Pemerintah Provinsi Banten disiapkan untuk membantu penyaluran air ke wilayah yang membutuhkan.

Sukanta menegaskan bahwa seluruh bantuan air bersih diberikan secara gratis kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan pasokan air dapat berkoordinasi melalui aparat desa setempat yang kemudian meneruskan laporan kepada BPBD untuk ditindaklanjuti.

“Kami menyalurkan pasokan air bersih ke desa itu, setelah menerima laporan dari aparat desa setempat. Pasokan air bersih tanpa dipungut dan gratis,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada penyediaan air bersih, BPBD juga meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak guna mengantisipasi munculnya penyakit yang kerap meningkat saat terjadi kekeringan. Keterbatasan akses air bersih dinilai berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan infeksi saluran pencernaan.

Di sektor pertanian, dampak musim kemarau juga menjadi perhatian serius. Kekeringan yang berkepanjangan dapat mengurangi ketersediaan air untuk lahan pertanian pangan maupun hortikultura. Kondisi tersebut berisiko menurunkan produktivitas tanaman hingga menyebabkan gagal panen apabila tidak segera diantisipasi.

“Kami selalu berkoordinasi dalam penanganan dan pencegahan, sehubungan musim kemarau yang menimbulkan kekeringan ekstrem,” jelasnya.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Koordinasi lintas instansi juga diperkuat guna meminimalkan dampak sosial, kesehatan, dan ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh kekeringan ekstrem selama musim kemarau berlangsung.

Dengan meningkatnya potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air serta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia agar kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau tahun ini.

Persebaya Rilis Jersey Edisi 99 Tahun

0

JCCNetwork.id- Persebaya Surabaya meluncurkan jersey edisi khusus peringatan hari jadi ke-99 sebagai bagian dari rangkaian menuju perayaan satu abad klub.

Jersey yang diproduksi bersama AZA tersebut resmi diperkenalkan kepada publik pada Sabtu (13/6/2026).

Peluncuran jersey spesial ini mengusung tema “99 Alasan Mencintai Persebaya” yang merepresentasikan perjalanan panjang klub serta kedekatan emosional antara Persebaya dengan para pendukungnya, Bonek dan Bonita.

Manajemen Persebaya menyebut jersey tersebut dirancang sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah klub yang telah berdiri hampir satu abad.

Selain menampilkan desain khusus, jersey juga dilengkapi material ringan berbobot 130 gsm yang diklaim memberikan kenyamanan saat digunakan.

Teknologi quick dry dan anti-bau turut disematkan pada produk tersebut untuk menunjang aktivitas pemakai.

Sementara bagian kerah dan lengan menggunakan bahan rib khusus yang memberikan tampilan lebih elegan.

Jersey peringatan ke-99 tahun Persebaya tersedia dalam dua pilihan, yakni model lengan pendek dan lengan panjang.

Kehadiran dua varian tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan suporter maupun kolektor yang ingin memiliki edisi spesial klub.

Perwakilan AZA, Hakim, mengatakan setiap detail pada jersey tersebut dibuat untuk merepresentasikan perjalanan Persebaya dan dukungan para penggemarnya selama puluhan tahun.

Peluncuran jersey itu mendapat respons positif dari kalangan suporter.

Antusiasme terlihat melalui berbagai komentar di media sosial yang menyoroti desain produk serta konsep kampanye bertajuk “99 Alasan Mencintai Persebaya”.

Bagi Persebaya, jersey edisi khusus tersebut tidak hanya menjadi perlengkapan pertandingan atau merchandise, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi menjelang perayaan 100 tahun klub.

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sultra

0

JCCNetwork.id-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara selama periode 10–13 Juni 2026.

Prakirawan BMKG Maritim Kendari, Zumiana, mengatakan kondisi cuaca laut dipengaruhi pola angin yang bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 2 hingga 20 knot.

“Namun, kecepatan angin tertinggi tercatat mencapai 25 knot atau setara 6 Skala Beaufort, yang berpotensi terjadi di wilayah Perairan Wakatobi dan Laut Banda Timur Wakatobi,” kata Zumiana.

Pada beberapa wilayah tertentu, kecepatan angin diperkirakan dapat meningkat hingga 25 knot.

Menurut dia, angin dengan kecepatan tertinggi berpotensi terjadi di Perairan Wakatobi dan kawasan Laut Banda bagian timur Wakatobi, sehingga memicu peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut.

“Gelombang tinggi berpotensi terjadi di Laut Banda Timur Wakatobi,” ujarnya.

Berdasarkan peringatan dini yang diterbitkan BMKG, potensi gelombang tinggi pada 10 Juni hingga 11 Juni 2026 diperkirakan terjadi di perairan Laut Banda Timur Wakatobi.

Selanjutnya, pada periode 11 hingga 12 Juni 2026, area yang berpotensi terdampak meluas mencakup Laut Banda Timur Wawoni, Perairan Wakatobi bagian barat dan timur, serta Laut Banda Timur Wakatobi.

Sementara itu, pada 12 hingga 13 Juni 2026, potensi gelombang tinggi diprakirakan kembali terkonsentrasi di wilayah Laut Banda Timur Wakatobi.

“Sementara itu, pada periode 12 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 13 Juni 2026 pukul 08.00 WITA, peringatan gelombang tinggi kembali difokuskan di wilayah Laut Banda Timur Wakatobi,” ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan dan operator transportasi laut, untuk terus memantau perkembangan cuaca maritim serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan kondisi gelombang selama masa peringatan berlangsung.

Informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca pelabuhan dan kondisi perairan dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.

“Informasi prakiraan cuaca pelabuhan dan perairan secara lengkap dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://link.bmkg.go.id/stamarkendari dan https://maritim.bmkg.go.id/,” tambahnya.