Beranda blog Halaman 3

Basarnas Perluas SAR 8 Korban Hilang hingga Enggano

0

JCCNetwork.id- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas operasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) terhadap delapan orang yang hilang saat melakukan peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pencarian yang memasuki hari kedelapan itu kini mencakup wilayah pesisir Bengkulu hingga Pulau Enggano.

Perluasan wilayah operasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pergerakan korban maupun benda yang berkaitan dengan kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis dan kru tersebut. Hingga Selasa (15/9/2026), seluruh korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Koordinator Misi SAR (SAR Mission Coordinator) Al Amrad mengatakan, penyisiran tidak hanya difokuskan pada wilayah sekitar lokasi terakhir kapal dilaporkan. Tim juga melakukan pemantauan terhadap kawasan pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano sebagai bagian dari strategi memperbesar peluang menemukan korban.

“Pencarian kami perluas, juga melakukan pemantauan terhadap wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya pergerakan korban atau benda yang berkaitan dengan kejadian ini,” kata SAR Mission Coordinator Al Amrad dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Al Amrad, seluruh unsur SAR terus mengerahkan kemampuan dan sumber daya yang tersedia. Upaya tersebut dilakukan dengan memperluas cakupan penyisiran, mengoptimalkan armada laut, serta melakukan pemantauan di wilayah yang dinilai berpotensi berkaitan dengan keberadaan delapan orang yang belum ditemukan.

Area Pencarian Mencapai 3.962 Mil Laut Persegi
Pada pelaksanaan operasi SAR hari ke-8, tim gabungan menyusun pembagian wilayah pencarian berdasarkan peta rencana operasi. Area laut yang menjadi sasaran penyisiran dibagi ke dalam lima sektor dengan total luas sekitar 3.962 mil laut persegi.

Pembagian sektor dilakukan agar pengerahan armada dapat berlangsung lebih terarah. Setiap unsur mendapatkan wilayah tanggung jawab masing-masing untuk menyisir permukaan laut dan melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban.

Sejumlah kapal dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Kepolisian, serta unsur pendukung lainnya dikerahkan dalam operasi tersebut.

Armada yang terlibat meliputi:

KN SAR Tetuka.
KN SAR Basudewa.
KN SAR Antasena.
KRI Gilimanuk.
KRI Leuser.
KRI Lepu.
KRI Kerambit.
KAL Anyer.
KAL Pahowang.
KP Sanjaya.
RIB 02 Banten.
RIB 02 Lampung.
RBB Pulau Peucang.
Sejumlah kapal KP Polairud.

Pengerahan armada dalam jumlah besar tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian di laut. Tim gabungan juga terus menyesuaikan pola operasi dengan kondisi lapangan dan rencana pencarian yang telah ditetapkan.

Rincian Pembagian Lima Sektor Operasi

Berdasarkan peta rencana pencarian, masing-masing sektor memiliki luas dan unsur pelaksana yang berbeda. Berikut pembagian wilayah operasi SAR terhadap delapan korban hilang:

1. Sektor A – 1.026 mil laut persegi
Sektor A menjadi salah satu wilayah pencarian terluas dalam operasi tersebut. Area ini mencakup sekitar 1.026 mil laut persegi.
Penyisiran di sektor tersebut dilakukan oleh KRI Gilimanuk dan KRI Leuser. Kedua armada dikerahkan untuk melakukan pencarian sesuai jalur operasi yang telah ditentukan.

2. Sektor B – 780 mil laut persegi
Wilayah Sektor B memiliki luas sekitar 780 mil laut persegi. Pencarian di area ini dilaksanakan oleh KN SAR Antasena bersama KP Sanjaya.
Kedua kapal tersebut menjadi unsur utama yang bertanggung jawab melakukan penyisiran di sektor B.

3. Sektor C – 825 mil laut persegi
Sektor C mencakup area laut seluas sekitar 825 mil laut persegi. Wilayah ini menjadi tanggung jawab tiga armada, yakni KN SAR Tetuka, KRI Lepu, dan KRI Kerambit.

Ketiganya dikerahkan untuk memperkuat pencarian di area yang telah ditetapkan dalam rencana operasi SAR hari kedelapan.

4. Sektor D – 872 mil laut persegi
Penyisiran Sektor D meliputi wilayah seluas sekitar 872 mil laut persegi. Operasi di area tersebut melibatkan KN SAR Basudewa, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KAL Pahowang.
Keempat unsur tersebut bertugas melakukan pencarian laut sesuai pembagian sektor yang telah ditetapkan tim gabungan.

5. Sektor F – 459 mil laut persegi
Sektor F memiliki luas sekitar 459 mil laut persegi. Wilayah ini disisir oleh RIB 02 Banten, RBB Pulau Peucang, sejumlah kapal KP Polairud, serta unsur pendukung lainnya.

Pengerahan armada di sektor ini melengkapi operasi pencarian yang dilakukan di empat sektor lainnya.

Dengan pembagian tersebut, tim SAR gabungan berupaya mengoptimalkan penyisiran di area laut yang luas. Pemantauan juga diperluas hingga kawasan pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban atau benda yang terbawa arus.

Kapal Berangkat dari Carita pada 7 September

Peristiwa hilangnya rombongan jurnalis dan kru kapal bermula pada Senin (7/9/2026). Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Basarnas, kapal cepat yang membawa delapan orang tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, sekitar pukul 14.00 WIB.

Rombongan bertolak untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Namun, perjalanan tersebut berujung pada terputusnya komunikasi dan hilangnya keberadaan kapal beserta seluruh penumpangnya.

Sebanyak delapan orang berada di dalam kapal cepat tersebut. Mereka terdiri atas lima jurnalis dan tiga orang kru serta pemandu kapal.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian adalah:

M Bagus Khoirunnas, jurnalis Kantor Berita ANTARA.
Ari Basuki, jurnalis Merdeka.com.
Yudhistiro, jurnalis iNews.
Firdaus, jurnalis Anadolu.
Donal, jurnalis lepas.

Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan kru dan pemandu kapal, yakni:

Warta, kapten kapal.
Surakman, anak buah kapal (ABK).
Heriyanto, pemandu kapal.

Kedelapan orang tersebut hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih berupaya melacak keberadaan mereka melalui penyisiran laut dan pemantauan wilayah pesisir.

Komunikasi Terakhir Terputus Pukul 15.04 WIB

Catatan komunikasi terakhir menjadi salah satu informasi penting dalam upaya pencarian. Pada Senin (7/9/2026), sekitar pukul 14.42 WIB, salah satu korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung.

Informasi tersebut menjadi bagian dari data yang digunakan untuk mengetahui posisi kapal sebelum komunikasi terputus.

Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan dilaporkan tidak lagi tersambung. Kapal terakhir diketahui berada di sekitar koordinat 6°14’40.52″S dan 105°40’49.48″T.

Sejak saat itu, keberadaan kapal beserta delapan orang di dalamnya belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan operasi pencarian dengan mengerahkan berbagai unsur dan armada laut.

Koordinat terakhir tersebut menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan operasi. Namun, pencarian terus dikembangkan dengan mempertimbangkan kemungkinan perubahan posisi korban atau benda yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Pencarian Terus Diperluas

Memasuki hari kedelapan, operasi SAR tidak hanya mengandalkan penyisiran di sekitar lokasi terakhir kapal dilaporkan. Basarnas bersama unsur gabungan juga memperluas pemantauan ke wilayah pesisir Bengkulu hingga Pulau Enggano.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan korban atau benda yang terbawa arus laut menuju wilayah yang lebih jauh dari titik awal pencarian.

Al Amrad menegaskan, tim SAR gabungan terus memaksimalkan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan peluang menemukan delapan orang yang masih hilang.

Pencarian dilakukan melalui koordinasi antarunsur, pembagian wilayah operasi, serta pengerahan armada yang telah ditetapkan dalam rencana SAR.

Hingga Selasa (15/9/2026), Basarnas masih melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat tersebut. Wilayah operasi yang mencakup laut dan pemantauan pesisir menjadi bagian dari upaya tim gabungan untuk menemukan korban.

Operasi SAR akan terus dilakukan sesuai perkembangan informasi lapangan dan hasil penyisiran yang dilaksanakan oleh seluruh unsur yang terlibat.

Kangen Band Kembali Bersama

0

JCCNetwork.id-Kangen Band memastikan kembali melanjutkan aktivitas bermusik setelah sebelumnya sempat diumumkan bubar.

Kepastian tersebut disampaikan gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, melalui media sosialnya, Senin (14/9/2026).

“Dengan segala perbedaan dan kekurangan yang ada, kami sepakat untuk kembali bersama dan melanjutkan perjalanan Kangen Band,” kata Dodhy Hardiyanto dikutip dari media sosial miliknya, Senin (14/9/2026).

Dodhy mengatakan keputusan untuk mempertahankan Kangen Band diambil setelah seluruh personel melakukan pertemuan dan membahas masa depan grup.

Pembicaraan tersebut berlangsung cukup panjang hingga akhirnya mereka sepakat kembali berjalan bersama.

Menurut Dodhy, keputusan tersebut tidak terlepas dari perjalanan panjang yang telah dilalui Kangen Band sejak awal berdiri.

“Setelah melalui diskusi yang panjang, melelahkan, dan penuh emosi, akhirnya kami kembali duduk bersama. Kami bicara dari hati ke hati, mengingat kembali perjalanan panjang yang sudah kami lalui, perjuangan, tawa, air mata, dan begitu banyak kenangan yang tidak mungkin begitu saja kami hapus,” lanjutnya
Menurutnya, pertemuan tersebut membuat mereka menyadari banyak hal mengenai perjalanan Kangen Band.

Berbagai pengalaman, persoalan, hingga kenangan selama berkarier menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan tersebut.

Ia menyebut para personel akhirnya memilih mengesampingkan berbagai perbedaan dan kekurangan yang ada.

Mereka kemudian sepakat untuk kembali meneruskan perjalanan grup yang telah dibangun bersama.

“Kangen Band bukan hanya tentang kami yang berada di atas panggung. Kangen Band adalah tentang kalian semua yang tumbuh bersama lagu-lagu kami,” tuturnya.

Dodhy juga mengakui pernyataan mengenai pembubaran Kangen Band sebelumnya disampaikan dalam kondisi emosional.

Keputusan itu, kata dia, telah memunculkan berbagai reaksi dari publik, terutama para penggemar.

Atas situasi tersebut, Dodhy menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa kecewa maupun sedih akibat kabar pembubaran Kangen Band.

Ia menilai reaksi yang muncul setelah pengumuman pembubaran justru menjadi salah satu hal yang mendorong para personel untuk kembali mempertimbangkan keputusan tersebut.

“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keributan yang terjadi beberapa waktu lalu, terutama setelah kami sempat menyatakan bahwa Kangen Band akan bubar,” jelasnya.

“Kami sadar, apa yang terjadi telah membuat banyak orang kecewa, sedih, bahkan mungkin bertanya-tanya: ‘Kenapa harus berakhir seperti ini?’ dan itu yang membuat kami sadar. Karena itu, kami memilih untuk tidak menyerah,” tutupnya.

Dodhy menegaskan keberadaan Kangen Band tidak hanya berkaitan dengan para personel yang tampil di atas panggung.

Menurut dia, perjalanan grup juga tidak terlepas dari dukungan penggemar yang telah mengikuti karya-karya mereka selama ini.

Dengan kesepakatan terbaru tersebut, Kangen Band memilih untuk tidak mengakhiri perjalanan bermusiknya.

Grup tersebut akan kembali melanjutkan aktivitas bersama setelah sebelumnya sempat diliputi kabar pembubaran.

Calvert-Lewin Bawa Leeds Menang

0

JCCNetwork.id-Leeds United meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Newcastle United pada pekan keempat Liga Primer Inggris 2026/2027.

Pertandingan yang berlangsung di Elland Road, Senin (14/9/2026) malam waktu setempat, menjadi ajang dominasi tuan rumah sejak awal laga.

Dominic Calvert-Lewin menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Leeds.

Penyerang tersebut menyumbangkan satu gol sekaligus membantu tim asuhan Daniel Farke mempertahankan catatan tanpa kekalahan dalam empat pertandingan awal musim.

Hasil tersebut mengangkat Leeds ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi delapan poin.

Berdasarkan data Soccerway, capaian tersebut juga menjadi start tak terkalahkan Leeds dalam empat pertandingan pertama di kasta tertinggi Inggris untuk kali pertama sejak musim 2001/2002.

Sebaliknya, Newcastle harus kehilangan rekor positifnya. Kekalahan dari Leeds merupakan yang pertama bagi tim asuhan Matthias Jaissle pada musim ini.

Hasil tersebut sekaligus menghentikan catatan Newcastle yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Leeds.

Leeds langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Jayden Bogle menjadi pemain yang paling sering mengancam gawang Newcastle pada fase awal pertandingan.

Dua peluangnya pada menit ke-14 dan ke-25 masih dapat diamankan kiper Lukas Hornicek.

Gol pembuka Leeds akhirnya tercipta pada menit ke-32.

Tembakan Ao Tanaka dari luar kotak penalti mengenai Sean Steur dan Lewis Miley sebelum bola masuk ke gawang Newcastle.

Gol tersebut kemudian tercatat sebagai gol bunuh diri Miley.

Dua menit berselang, Leeds memperlebar jarak. James Justin mengirim umpan silang ke dalam kotak penalti yang disambut sundulan Calvert-Lewin.

Bola sempat mengenai kepala Bogle sebelum melewati garis gawang, sehingga gol diberikan kepada Bogle.

Newcastle berupaya merespons tekanan tersebut. Harvey Barnes mendapatkan kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi upayanya digagalkan Tarik Muharemovic melalui sebuah blok.

Leeds justru kembali mencetak gol sebelum turun minum.

Pada masa tambahan waktu babak pertama, Calvert-Lewin berhasil melewati Sven Botman dan melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan Hornicek.

Leeds pun memasuki jeda dengan keunggulan 3-0.

Newcastle mencoba meningkatkan intensitas permainan setelah babak kedua dimulai.

Lewis Hall sempat menguji James Trafford, sedangkan Anton Stach memperoleh peluang setelah memanfaatkan kesalahan Botman.

Namun, upaya Newcastle belum mampu mengubah jalannya pertandingan.

Leeds kemudian menambah gol pada menit ke-59.

Noah Okafor menyelesaikan peluang melalui tendangan voli dari tepi kotak penalti.

Hornicek gagal menjangkau bola tersebut.

Gol itu menjadi gol pertama Okafor pada musim ini dan membuat Newcastle semakin tertinggal jauh.

Newcastle baru mampu mencetak gol balasan menjelang pertandingan berakhir.

Bazoumana Toure membobol gawang Leeds pada menit ke-90 untuk mencatatkan gol pertamanya di Liga Primer Inggris.

Gol tersebut tidak mengubah hasil akhir.

Leeds United tetap mengamankan kemenangan 4-1 sekaligus menjaga rekor belum terkalahkan setelah empat pertandingan liga musim ini.

KPK OTT di Bogor, 17 Orang Diamankan

0

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan sejumlah wilayah lainnya pada Senin (14/9/2026). Operasi penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam operasi senyap itu, tim penyidik KPK mengamankan 17 orang. Sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut masuk dalam daftar pihak yang diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, penyidik tidak hanya mendalami dugaan penyimpangan dalam proses pengurusan HGB, tetapi juga menelusuri dugaan penerimaan lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Adapun peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB, Hak Guna Bangunan, di wilayah Kabupaten Bogor dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya,” ujarnya.

17 Orang Diamankan dalam OTT

Budi mengungkapkan, operasi tangkap tangan tersebut dilakukan di Kabupaten Bogor serta beberapa wilayah lainnya. Dari kegiatan penindakan itu, KPK mengamankan 17 orang untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Di mana dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 17 orang,” kata Budi kepada wartawan, Senin (14/9/2026) malam.

Pengamanan terhadap belasan orang tersebut menjadi bagian dari langkah awal KPK untuk mengungkap rangkaian dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci kronologi penangkapan, lokasi pengamanan masing-masing pihak, maupun bentuk dugaan penerimaan yang tengah ditelusuri penyidik.

Informasi lebih lanjut mengenai konstruksi perkara, pihak yang diduga memberikan atau menerima uang, serta nilai penerimaan masih menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah.

Pejabat ATR/BPN Turut Diperiksa

Operasi tersebut turut menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Di antara pihak yang diamankan terdapat pejabat yang memiliki kewenangan dalam pengendalian dan penertiban tanah serta pelayanan pertanahan.

Budi menyebutkan, salah satu pejabat yang diamankan adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri.

Selain itu, KPK turut mengamankan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Tangerang Kota, Tardi.

“Di antaranya Dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian Kepala Kantah di Kabupaten Bogor, dan juga Kepala Kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya,” ujarnya.

Keterlibatan sejumlah pejabat pertanahan tersebut menjadi perhatian karena perkara yang didalami KPK berkaitan dengan proses pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Namun, sampai dengan keterangan tersebut disampaikan, KPK belum menjelaskan secara terbuka dugaan peran masing-masing pejabat dalam perkara. Status hukum mereka juga masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penetapan tersangka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Politikus Golkar dan Eks Bupati Kebumen Diamankan

Selain pejabat ATR/BPN, KPK mengonfirmasi adanya dua nama yang dikenal publik turut diamankan dalam operasi tersebut.
Keduanya adalah politikus Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Budi membenarkan bahwa kedua tokoh tersebut termasuk dalam 17 orang yang diamankan tim penyidik KPK pada Senin.

Konfirmasi tersebut menambah perhatian terhadap OTT yang dilakukan KPK karena melibatkan pihak dari lingkungan pemerintahan, pejabat pertanahan, serta tokoh politik.

Meski demikian, KPK belum memaparkan hubungan masing-masing pihak dengan dugaan pengurusan HGB maupun dugaan penerimaan lainnya. Penjelasan mengenai peran mereka masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Dugaan Korupsi Pengurusan HGB Jadi Fokus Penyelidikan

Hak Guna Bangunan merupakan salah satu hak atas tanah yang diatur dalam sistem pertanahan nasional. Pengurusan hak tersebut melibatkan proses administrasi dan pelayanan pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam konteks OTT ini, KPK menduga terdapat penyimpangan dalam proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor. Dugaan tersebut kini menjadi fokus penyelidikan untuk mengetahui apakah terdapat praktik pemberian atau penerimaan yang berkaitan dengan kewenangan dalam pelayanan pertanahan.

Penyidik juga mendalami dugaan penerimaan lain yang disebut Budi dalam keterangannya. Akan tetapi, belum ada penjelasan mengenai bentuk penerimaan, nilai uang, maupun pihak yang diduga terlibat dalam transaksi tersebut.

KPK perlu mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi OTT, termasuk hubungan antara pejabat pertanahan dan pihak-pihak lain yang diamankan.

KPK Belum Ungkap Konstruksi Perkara

Operasi tangkap tangan merupakan salah satu metode penindakan yang digunakan KPK untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi. Setelah pengamanan dilakukan, pihak-pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

Dalam kasus dugaan pengurusan HGB di Kabupaten Bogor ini, KPK baru menyampaikan informasi mengenai lokasi operasi, jumlah orang yang diamankan, serta sejumlah nama yang terlibat dalam pemeriksaan awal.

KPK belum menyampaikan secara lengkap kronologi OTT, barang bukti yang diamankan, nilai dugaan suap atau gratifikasi, serta status hukum 17 orang yang dibawa untuk diperiksa.

Informasi tersebut menjadi penting untuk memperjelas perkara dan memastikan publik memperoleh gambaran yang utuh mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani.

KPK juga belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Penetapan status hukum akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan kecukupan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Dengan adanya OTT ini, dugaan penyimpangan dalam proses pengurusan HGB di Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Perkara tersebut juga menempatkan pelayanan pertanahan dan dugaan penerimaan ilegal sebagai bagian penting dalam proses penegakan hukum antikorupsi.

KPK diharapkan segera memberikan penjelasan lanjutan mengenai perkembangan pemeriksaan, konstruksi perkara, serta langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Hingga keterangan terakhir disampaikan pada Senin (14/9/2026) malam, lembaga antirasuah masih melakukan pendalaman terhadap 17 orang yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Bogor dan sejumlah wilayah lainnya.

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Resmi Dilantik

0

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa setelah satu tahun menduduki posisi strategis dalam pemerintahan. Purbaya yang dilantik pada 8 September 2025 kini digantikan Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil resmi dilantik sebagai Menteri

Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 14 September 2026. Pergantian tersebut menandai perubahan kepemimpinan di kementerian yang memegang peranan penting dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kebijakan fiskal, serta pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah.

Setelah menerima mandat baru, Suahasil mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan khusus agar dirinya memastikan kondisi keuangan negara tetap sehat dan kredibel.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pernyataan tersebut menjadi penegasan awal mengenai fokus Suahasil setelah dipercaya memimpin Kementerian Keuangan. Ia dihadapkan pada tanggung jawab menjaga keseimbangan fiskal, memastikan keberlanjutan pembiayaan negara, serta mendukung agenda pembangunan pemerintah tanpa mengabaikan stabilitas APBN.

Suahasil Pastikan Defisit APBN Tetap Terkendali

Suahasil menegaskan bahwa pergantian posisi Menteri Keuangan tidak serta-merta berarti perubahan besar dalam pengelolaan fiskal. Pengalaman mendampingi Purbaya sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi modal bagi dirinya untuk melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan.

Menurut Suahasil, penunjukannya sebagai Menteri Keuangan lebih merupakan kelanjutan dari proses kerja yang selama ini telah dilakukan bersama Purbaya.

“Defisit akan tetap di bawah 3%,” tutur Suahasil meyakinkan.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah besarnya kebutuhan belanja pemerintah untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan berskala besar. Pemerintah dituntut menjaga agar belanja negara tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap kesehatan keuangan negara.

Komitmen mempertahankan defisit APBN di bawah 3% menjadi salah satu perhatian utama dalam masa awal kepemimpinan Suahasil. Pengendalian defisit diperlukan untuk menjaga kepercayaan terhadap kebijakan fiskal serta memastikan pemerintah tetap memiliki ruang pembiayaan untuk menjalankan program prioritas.

Selain pengendalian defisit, Suahasil juga menekankan pentingnya menjaga kredibilitas keuangan negara. Hal ini mencakup pengelolaan anggaran yang hati-hati, kesinambungan pembiayaan, serta kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban fiskalnya.

Purbaya Satu Tahun Memimpin Kementerian Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa mulai menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo pada 8 September 2025. Ia masuk ke dalam pemerintahan ketika kondisi ekonomi Indonesia menghadapi tekanan dan pesimisme yang membayangi prospek pertumbuhan.

Selama menjabat, Purbaya dikenal memiliki gaya komunikasi yang lugas, ceplas-ceplos, dan kerap menggunakan pendekatan berbeda dari kebiasaan pejabat fiskal. Gaya tersebut membuat berbagai pernyataan dan kebijakannya menjadi perhatian publik.

Salah satu langkah yang paling banyak disorot adalah kebijakan menggelontorkan Rp200 triliun dana pemerintah ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Dana tersebut diarahkan untuk mendukung likuiditas perbankan dan mendorong aktivitas ekonomi melalui penyaluran pembiayaan. Kebijakan itu menjadi bagian dari pendekatan Purbaya dalam merespons tekanan ekonomi serta mempercepat perputaran dana di sektor keuangan.

Selain itu, Purbaya juga memberikan perhatian besar terhadap realisasi belanja kementerian dan lembaga. Ia memelototi belanja pemerintah dengan harapan anggaran yang telah dialokasikan dapat segera digunakan untuk mendorong kegiatan ekonomi.

Pendekatan tersebut menunjukkan upaya Purbaya mengoptimalkan peran APBN sebagai instrumen untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Selama Masa Jabatan Purbaya

Dalam satu tahun masa kepemimpinannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat lebih tinggi dibandingkan periode empat kuartal sebelum Purbaya menjabat.

Berdasarkan perbandingan yang disampaikan dalam wawancara khusus Purbaya dengan detikcom, rata-rata pertumbuhan ekonomi selama empat kuartal sebelum dirinya menjabat Menteri Keuangan berada di kisaran 4,99%.

Sementara itu, rata-rata pertumbuhan ekonomi dalam empat kuartal setelah Purbaya memimpin meningkat menjadi 5,33%.

Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar 0,34 poin persentase antara kedua periode tersebut.

Meski demikian, Purbaya menilai capaian tersebut belum sesuai dengan target yang diharapkan ketika dirinya mulai menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia seharusnya dapat bergerak lebih cepat apabila desain kebijakan yang dirancang bersama Presiden Prabowo berjalan sesuai harapan.

“Kalau desainnya sesuai dengan yang saya dan pak presiden inginkan saat itu, harusnya kita sudah tumbuh lebih cepat. Harusnya kita sudah di kisaran 6%,” kata Purbaya kepada detikcom dalam sebuah wawancara khusus, Selasa (8/9/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Purbaya memandang pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu indikator penting dalam menilai efektivitas kebijakan fiskal yang telah dijalankan selama masa jabatannya.

Kenaikan rata-rata pertumbuhan dari 4,99% menjadi 5,33% menjadi salah satu catatan dalam perjalanan Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Namun, ia tetap menilai masih terdapat ruang untuk mendorong perekonomian agar tumbuh lebih tinggi.

Kebijakan Purbaya Jadi Sorotan

Selain pengelolaan dana pemerintah di Himbara, sejumlah kebijakan lain yang dikeluarkan Purbaya juga menjadi perhatian publik.

Salah satunya berkaitan dengan pembiayaan kredit modal bagi Koperasi Desa Merah Putih. Dalam kebijakan tersebut, Dana Desa menjadi bagian dari skema yang disiapkan untuk mendukung pembiayaan koperasi.

Kebijakan ini berkaitan dengan upaya pemerintah memperkuat peran koperasi desa sebagai bagian dari agenda pembangunan ekonomi masyarakat. Namun, penggunaan Dana Desa dalam skema pembiayaan tersebut menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan selama Purbaya menjabat.

Purbaya juga terlibat dalam kebijakan pengambilalihan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap persoalan pembiayaan proyek infrastruktur besar. Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu proyek strategis yang memiliki nilai investasi besar dan membutuhkan pengelolaan kewajiban keuangan secara cermat.

Keterlibatan Kementerian Keuangan dalam persoalan utang proyek tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab kementerian dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus memastikan keberlanjutan pembiayaan proyek pemerintah.

Berbagai kebijakan itu memperlihatkan karakter kepemimpinan Purbaya yang berupaya mengambil langkah di luar pola kebijakan fiskal yang umum dilakukan. Pendekatan tersebut menjadi ciri yang melekat selama dirinya menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

Suahasil Hadapi Tantangan Fiskal dan Proyek Prioritas

Dengan dilantiknya Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, pemerintah kini memasuki fase baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal.

Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menggantikan Purbaya, ia menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pengalaman tersebut membuat dirinya telah memahami berbagai persoalan yang dihadapi kementerian, termasuk pengelolaan APBN dan kebutuhan pembiayaan pembangunan.

Penunjukan Suahasil juga berlangsung ketika pemerintah masih harus mengelola kebutuhan belanja yang besar untuk berbagai proyek prioritas.

Di satu sisi, pemerintah perlu memastikan program pembangunan tetap berjalan. Di sisi lain, pengeluaran negara harus dikelola agar tidak mengganggu kesehatan APBN.

Komitmen menjaga defisit di bawah 3% menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Suahasil seusai pelantikan. Target tersebut menunjukkan bahwa kesinambungan fiskal tetap menjadi perhatian dalam arah kebijakan keuangan negara.

Selain menjaga defisit, Suahasil juga perlu memastikan kredibilitas pengelolaan keuangan negara tetap terpelihara. Kepercayaan terhadap kebijakan fiskal menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendukung keberlanjutan pembiayaan pemerintah.

Pergantian Menkeu Jadi Perhatian Ekonomi Nasional

Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara menjadi perhatian karena posisi tersebut memiliki peran sentral dalam menentukan arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Menteri Keuangan bertanggung jawab terhadap pengelolaan anggaran negara, kebijakan fiskal, serta berbagai instrumen pembiayaan yang mendukung program pemerintah.

Selama satu tahun kepemimpinan Purbaya, pemerintah menjalankan sejumlah kebijakan yang berorientasi pada percepatan pertumbuhan ekonomi. Mulai dari penempatan dana pemerintah di Himbara, pengawasan belanja kementerian dan lembaga, hingga kebijakan pembiayaan koperasi serta proyek infrastruktur.

Kini, Suahasil dipercaya melanjutkan tanggung jawab tersebut dengan penekanan pada kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
Arahan Presiden Prabowo yang disampaikan Suahasil seusai pelantikan menjadi gambaran awal mengenai prioritas pemerintah dalam menghadapi tantangan fiskal ke depan.

Dengan latar belakang sebagai Wakil Menteri Keuangan, Suahasil diharapkan mampu menjaga kesinambungan pengelolaan APBN sekaligus mendukung pelaksanaan proyek-proyek besar pemerintah.

Sementara itu, catatan pertumbuhan ekonomi selama masa jabatan Purbaya menjadi bagian dari evaluasi perjalanan kebijakan fiskal dalam satu tahun terakhir.

Peralihan kepemimpinan ini menempatkan Suahasil pada tanggung jawab baru untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, pengendalian defisit, dan kredibilitas keuangan negara.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk memastikan kebijakan fiskal tetap mampu menopang pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan kesehatan APBN. Komitmen Suahasil mempertahankan defisit di bawah 3% menjadi salah satu indikator awal arah pengelolaan keuangan negara setelah pergantian Menteri Keuangan tersebut.

Kebakaran Hanguskan 10 Bangunan di Jelambar

0

JCCNetwork.id-Kebakaran menghanguskan 10 bangunan di kawasan permukiman padat Jalan Jelambar Madya Utara, RT 11/RW 08, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026) pagi.

Bangunan yang terdampak terdiri atas enam rumah permanen dan empat bangunan kontrakan.

Data sementara Pemerintah Kelurahan Jelambar mencatat sekitar 40 kepala keluarga atau 117 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Lurah Jelambar Pradista Machdala mengatakan api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 08.12 WIB.

Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

“Diperkirakan dari korsleting listrik dari rumah seorang warga,” katanya.

Akses menuju lokasi kebakaran yang sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat dengan mudah mendekati titik api.

Selain persoalan akses, petugas juga menghadapi keterbatasan sumber air di sekitar permukiman.

Untuk mendukung pemadaman, petugas menggunakan sumber air alternatif, termasuk saluran air yang berada di sekitar lokasi.

Setelah proses penanganan berlangsung, Pemerintah Kelurahan Jelambar menyiapkan tempat pengungsian bagi warga yang terdampak.

Sekolah Al-Rido yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran dipilih sebagai tempat penampungan sementara.

Menurut Pradista, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan pengelola sekolah dan mendapat persetujuan untuk menggunakan fasilitas tersebut.

Tenda pengungsian selanjutnya akan disiapkan untuk warga yang belum dapat kembali ke rumah.

“Kita juga sudah izin sama pemilik sekolah. Kemudian alhamdulillah di-ACC, nanti kita tinggal pasang tenda,” ujar Pradista.

Kebutuhan dasar para pengungsi juga mulai dipersiapkan.

Kelurahan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan selama masa darurat.

Bantuan tersebut mencakup makanan, selimut, pakaian, dan sejumlah perlengkapan kebutuhan sehari-hari lainnya.

“Untuk bantuannya, kita berkoordinasi juga dengan BPBD, Dinsos. Ada makan, dan juga peralatan-peralatan seperti selimut, kemudian ada peralatan pakaian, dan lain-lain,” katanya.

Petugas masih melakukan penanganan di lokasi, sementara pemerintah kelurahan melanjutkan pendataan terhadap warga yang terdampak serta kebutuhan pengungsian.

Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Dua Perempuan Laporkan Dugaan Kekerasan di Klub SCBD

0

JCCNetwork.id-Dua perempuan berinisial AW (26) dan D (22) melaporkan dugaan tindak pidana yang terjadi di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

AW melaporkan dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan Betrand Peto alias BP.

Sementara itu, D membuat laporan terkait dugaan penganiayaan yang disebut dilakukan oleh salah satu teman BP.

Kuasa hukum AW dan D, Nathaniel Hutagaol, mengatakan kedua kliennya datang ke klub tersebut sebagai pengunjung biasa. Menurut dia, keduanya hanya ingin menikmati musik dan minuman.

“Mereka hanya penikmat di situ. Datang, menikmati minum dan musik,” ujar Nathaniel di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikutip Senin (14/9/2026).

Nathaniel menyebut AW dan D sebelumnya telah beberapa kali mendatangi klub tersebut.

Namun, kunjungan itu disebut tidak dilakukan secara rutin karena keduanya terkadang datang berdua maupun bersama teman.

“Ya beberapa kali, dan bisa dibilang bukan rutinitas, tapi beberapa kali ke situ. Variatif, mau berdua, mau ramai-ramai tergantung ada kawannya,” ucap Nathaniel.

Kedua korban, lanjut Nathaniel, tidak mengenal BP ataupun orang-orang yang berada dalam rombongannya sebelum kejadian.

Keduanya kemudian masuk ke sebuah private room setelah diajak oleh seorang waitress klub.

“Yang tadi dijelaskan, mereka datang ke klub, enggak kenal. Tapi ada salah satu waitress dari tempat klub tersebut mengajak mereka untuk bergabung ke room-nya si BP,” kata Nathaniel.

Ia menegaskan AW dan D tidak masuk ke ruangan tersebut atas inisiatif sendiri.

Keduanya, kata Nathaniel, berada di private room karena mendapat ajakan dari pihak klub.

“Karena enggak mungkin dong mereka ujug-ujug masuk dan sampai bisa minum, pasti karena diajak dan masuk. Sebelumnya tidak kenal sama sekali,” ujarnya.

AW mengatakan dirinya memang pernah bergabung dengan kelompok pengunjung lain yang sebelumnya tidak dikenalnya saat berada di klub.

Namun, pengalaman tersebut menurut dia tidak pernah menimbulkan persoalan.

“Sebelumnya pernah tapi aman-aman aja. Karena biasanya ya udah fun-fun, kenalan sama teman baru,” ujar AW.

Dugaan penganiayaan dan kekerasan seksual tersebut kini dilaporkan melalui dua laporan polisi berbeda dan tengah menjadi proses hukum.

Basarnas Kerahkan Kopaska Cari 129 Korban Virgo Transport 8

0

JCCNetwork.id- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat operasi pencarian korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dengan mengerahkan personel berkemampuan khusus untuk misi bawah air atau underwater search and rescue. Operasi tersebut melibatkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, Basarnas Special Group (BSG), serta tim penyelam khusus lainnya.

Sebanyak 129 korban yang masih belum ditemukan menjadi sasaran utama dalam pencarian bawah air tersebut. Basarnas menyiapkan dukungan kapal pencarian KRI Canopus yang telah berada di lokasi kejadian dan memiliki kemampuan untuk membantu operasi pencarian di bawah permukaan perairan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan bahwa pengerahan personel khusus merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian, khususnya terhadap kemungkinan korban yang masih berada di dalam atau sekitar lokasi kecelakaan kapal.

Pernyataan itu disampaikan Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin.

KRI Canopus Dukung Pencarian Bawah Air

Menurut Syafii, KRI Canopus menjadi salah satu unsur penting yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian bawah air. Kapal tersebut merupakan armada terbaru TNI AL yang dimiliki Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal).

Keberadaan kapal itu di lokasi diharapkan mampu meningkatkan kemampuan tim SAR dalam melakukan pencarian di perairan yang menjadi titik operasi kecelakaan Virgo Transport 8.

“Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal,” kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin.

Basarnas mengandalkan kemampuan KRI Canopus untuk mendukung pencarian yang membutuhkan peralatan dan metode khusus. Selain kemampuan pencarian bawah air, kapal tersebut juga dilengkapi drone yang dapat dioperasikan di bawah permukaan air.

Peralatan itu diharapkan membantu tim SAR mengidentifikasi kondisi di bawah air dan mendukung pencarian korban ketika situasi perairan telah memungkinkan.

Arus Perairan Hambat Pengerahan Penyelam

Meski KRI Canopus telah berada di lokasi, Basarnas belum menurunkan personel penyelam ke area pencarian. Kondisi arus perairan yang belum memungkinkan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu pelaksanaan operasi bawah air.

Syafii menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pencarian. Tim SAR masih menunggu kondisi yang lebih aman sebelum menerjunkan penyelam ke lokasi.

“KRI Canopus yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan searching underwater sudah ada di lokasi. Namun untuk menurunkan personel-personel yang memiliki kemampuan underwater, karena memang kondisi arus tidak memungkinkan, sampai di jam ini belum kita turunkan,” ucapnya.

Kondisi arus menjadi faktor penting dalam operasi penyelaman karena dapat memengaruhi keselamatan penyelam, jarak pandang, serta efektivitas pencarian. Oleh karena itu, Basarnas tidak langsung memaksakan pengerahan personel meskipun kapal dan peralatan pendukung telah tersedia.

Tim SAR masih melakukan pemantauan terhadap situasi perairan untuk menentukan waktu yang tepat dalam menjalankan pencarian bawah air.

Kopaska dan BSG Disiapkan Perkuat Operasi

Untuk mendukung operasi tersebut, Basarnas menginventarisasi dan mempersiapkan personel yang memiliki kemampuan khusus dalam penyelaman dan pencarian bawah air.

Unsur yang akan dilibatkan mencakup personel Basarnas, BSG, Kopaska TNI AL, serta tim penyelam lainnya. Mereka dipersiapkan untuk diterjunkan sesuai kebutuhan operasi dan kondisi di lapangan.

Keterlibatan Kopaska dan BSG diharapkan dapat memperkuat kemampuan teknis pencarian, terutama pada area yang membutuhkan penyelaman khusus atau penggunaan metode pencarian bawah air.

Syafii mengatakan personel penyelam akan diterjunkan setelah kondisi cuaca dan arus perairan dinilai memungkinkan. Dengan demikian, pengerahan tim tidak hanya bergantung pada kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga situasi keselamatan di lokasi.

Basarnas juga masih mendatangkan personel tambahan yang memiliki keahlian khusus untuk memperkuat operasi SAR. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pencarian korban yang belum ditemukan.

BSG Dalam Perjalanan ke Banjarmasin
Selain persiapan tim penyelam, Basarnas memastikan personel Basarnas Special Group telah dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kehadiran BSG diharapkan menambah kekuatan personel dalam operasi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Tim tersebut akan mendukung unsur SAR yang telah lebih dahulu berada di lokasi.

Sementara itu, Basarnas terus mengoordinasikan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi, termasuk personel TNI AL dan tim penyelam khusus.

Penguatan operasi dilakukan untuk memastikan pencarian terhadap 129 korban yang belum ditemukan dapat berlangsung secara maksimal. Basarnas juga tetap mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta aspek keselamatan sebelum menentukan langkah pencarian berikutnya.

Pencarian Korban Terus Diperkuat

Operasi SAR kecelakaan Virgo Transport 8 kini memasuki tahap penguatan pencarian dengan dukungan kemampuan bawah air. Penggunaan KRI Canopus, drone bawah air, serta personel penyelam khusus menjadi bagian dari strategi Basarnas untuk memperluas upaya pencarian.

Namun, pelaksanaan penyelaman masih menunggu kondisi perairan yang lebih aman. Basarnas menegaskan bahwa kesiapan teknologi dan personel harus diimbangi dengan pertimbangan keselamatan agar operasi dapat berjalan efektif.

Dengan pengerahan unsur Basarnas, BSG, Kopaska TNI AL, dan tim penyelam lainnya, pencarian diharapkan dapat terus ditingkatkan hingga seluruh upaya yang memungkinkan dilakukan untuk menemukan korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Basarnas masih mempersiapkan personel serta memantau situasi di lokasi sebelum melaksanakan operasi underwater secara penuh.

Prabowo Tiba di Jakarta Usai KTT BRICS

0

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menuntaskan kunjungan kerja ke New Delhi, India, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026. Kepala Negara tiba di Tanah Air pada Senin (14/9/2026) dini hari, usai mengikuti rangkaian pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada 12-13 September 2026.

Pesawat yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekitar pukul 00.08 WIB. Kedatangan Presiden disambut sejumlah pejabat tinggi negara yang telah menunggu di lokasi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming turut hadir menyambut kepulangan Prabowo. Selain itu, tampak Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.

Kepulangan tersebut menandai berakhirnya agenda diplomasi Presiden di India. Dalam kunjungan itu, Prabowo membawa pesan mengenai pentingnya memperkuat kerja sama antarnegara sekaligus membangun ketahanan nasional melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Prabowo Soroti Kekuatan Bersama Negara BRICS

Selama berada di New Delhi, Prabowo menghadiri KTT BRICS 2026 sebagai bagian dari keterlibatan Indonesia dalam forum negara-negara dengan pengaruh besar terhadap perekonomian dan dinamika global.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan bahwa persatuan dan kebersamaan antarnegara BRICS dapat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi serta ketahanan masing-masing negara.

Menurut Prabowo, kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kerja sama internasional, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun fondasi yang kuat di dalam negeri. Ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat menjadi unsur utama yang harus diperhatikan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut menggambarkan pandangan Presiden bahwa kemandirian nasional merupakan bagian penting dari kekuatan negara dalam menghadapi perubahan situasi dunia.

Prabowo menempatkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sebagai salah satu fondasi ketahanan bangsa. Di sisi lain, jaminan pasokan energi dinilai tidak kalah penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Pendidikan juga menjadi perhatian dalam pesan yang disampaikan Presiden. Menurutnya, pembangunan bangsa yang tangguh membutuhkan investasi pada generasi muda agar memiliki kemampuan dan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.

Indonesia Perkuat Peran dalam Kerja Sama BRICS

Kehadiran Prabowo dalam KTT BRICS 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia untuk mempererat hubungan dengan negara-negara anggota dan mitra BRICS.

Indonesia berupaya memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang untuk mendorong kerja sama yang lebih luas di tengah dinamika global yang terus berkembang. Kolaborasi antarnegara menjadi salah satu pendekatan yang didorong untuk menghadapi tantangan bersama.

Melalui keterlibatan dalam forum tingkat tinggi itu, Indonesia menegaskan pentingnya kerja sama internasional yang mampu memberikan manfaat bagi pembangunan nasional.

Agenda BRICS juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Arah kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya peluang pembangunan yang lebih luas bagi negara-negara peserta.

Dalam konteks tersebut, pesan Prabowo mengenai kekuatan yang berawal dari dalam negeri menjadi penekanan bahwa hubungan internasional perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas nasional.

Kemandirian pangan, ketahanan energi, peningkatan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat menjadi bagian dari fondasi yang ingin dibangun pemerintah untuk memperkuat daya tahan Indonesia.

Sejumlah Menteri Dampingi Presiden

Dalam perjalanan pulang dari New Delhi menuju Jakarta, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat yang terlibat dalam agenda kunjungan kerja tersebut.

Menteri Luar Negeri Sugiono turut berada dalam rombongan Presiden. Kehadiran Menteri Luar Negeri menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda diplomasi Indonesia selama mengikuti pertemuan BRICS.

Selain itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani juga mendampingi Prabowo. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut berada dalam penerbangan yang sama.

Keterlibatan sejumlah menteri tersebut memperlihatkan bahwa kunjungan Presiden ke India tidak hanya berkaitan dengan agenda hubungan luar negeri, tetapi juga bersinggungan dengan kepentingan investasi, pengembangan sumber daya manusia, dan koordinasi pemerintahan.

Setelah tiba di Jakarta, Prabowo kembali menjalankan agenda kepresidenan di Tanah Air. Kepulangannya berlangsung setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan KTT BRICS 2026 yang digelar selama dua hari di New Delhi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Indonesia untuk terus memperkuat hubungan dengan negara-negara anggota serta mitra BRICS. Pada saat yang sama, pesan Presiden mengenai pentingnya membangun bangsa yang tangguh dan mandiri menjadi salah satu pokok perhatian dari keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional tersebut.