Beranda blog Halaman 5

Menteri HAM Bentuk Tim Asesor Verifikasi Aktivis

0

JCCNetwork.id- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengungkapkan rencana pembentukan tim asesor independen yang akan bertugas menilai keabsahan seseorang dalam menyandang status sebagai aktivis HAM. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah pemerintah untuk menertibkan penggunaan label aktivis yang dinilai kerap disalahgunakan demi kepentingan tertentu.

 

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/4), Pigai menegaskan bahwa penilaian terhadap seseorang tidak akan didasarkan pada pengakuan pribadi semata, melainkan pada rekam jejak serta tindakan nyata dalam memperjuangkan keadilan, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat kecil.

 

“Kalau dia membela orang yang tidak adil, orang kecil, kaum lemah yang mau berjuang atas keadilan, baru dia kebetulan aktivis HAM, maka ditetapkan aktivis HAM,” kata Pigai, dalam wawancara di Jakarta, dikutip Kamis (30/4).

 

Menurut dia, individu yang benar-benar layak disebut aktivis HAM adalah mereka yang secara konsisten membela pihak yang tertindas tanpa kepentingan pribadi. Sebaliknya, jika dalam proses penilaian ditemukan adanya motif tertentu, termasuk bekerja atas dasar bayaran dalam kasus tertentu, maka status tersebut dapat gugur.

 

“Bisa saja seorang aktivis HAM, pada saat tertentu tim asesor menemukan bahwa dia bekerja atas bayaran, itu tidak bisa jadi aktivis HAM,” imbuh mantan Komisioner Komnas HAM itu, dilansir Antara.

 

Pigai menilai fenomena klaim sebagai aktivis HAM tanpa dasar yang jelas berpotensi merusak kredibilitas perjuangan HAM itu sendiri. Karena itu, keberadaan tim asesor diharapkan mampu menjadi filter objektif untuk memastikan hanya pihak yang benar-benar berkomitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang mendapatkan pengakuan.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mekanisme ini juga dirancang untuk memperkuat kepastian hukum, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan klaim advokasi HAM. Dengan adanya verifikasi yang jelas, perlindungan hukum dapat diberikan secara tepat sasaran kepada individu atau kelompok yang memang memperjuangkan kepentingan publik.

 

Tim asesor nantinya akan bekerja dengan menelaah berbagai aspek, termasuk konsistensi tindakan, integritas, serta kontribusi nyata seseorang dalam isu-isu HAM. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan apakah seseorang layak dikategorikan sebagai aktivis HAM atau tidak.

 

“Itu nanti ada tim, tim asesor. Tim asesor itu yang nanti akan memilih dia ini adalah aktivis atau dia bukan aktivis,” tandas orang nomor satu di Kementeri HAM itu.

 

Pigai menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk membatasi ruang gerak masyarakat sipil, melainkan untuk menjaga kemurnian perjuangan HAM dari praktik-praktik yang dinilai oportunistik. Ia berharap langkah ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap gerakan HAM di Indonesia sekaligus memastikan perlindungan bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Ketum Pernusa Imbau Waspadai Penyusup di Perayaan May Day 2026

0

JCCNetwork.id– Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat, 1 Mei 2026, Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (PRN), Kanjeng Pangeran Norman, mengimbau para buruh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyusup yang dapat mengganggu jalannya aksi.
Ia menegaskan bahwa peringatan May Day harus tetap berlangsung secara damai dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang berpotensi memicu kericuhan, termasuk kelompok anarko.

“Kami mengimbau seluruh buruh untuk waspada terhadap penyusup, termasuk kelompok anarko dan pihak lain yang ingin mengganggu situasi,” ujar KP. Norman kepada awak media, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, momentum Hari Buruh seharusnya menjadi ruang penyampaian aspirasi secara tertib dan bermartabat, bukan ajang konflik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan sampai perjuangan buruh yang murni justru dirusak oleh oknum yang ingin menciptakan kekacauan,”  tambah KP Norman yang juga Ketua Dewan Pembina Lembaga Aliansi Indonesia tersebut.

Perayaan May Day 2026 diperkirakan akan diikuti oleh ratusan ribu buruh di berbagai daerah, dengan pusat kegiatan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Pemerintah dan aparat keamanan juga telah menyiapkan langkah pengamanan guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

 

Bahlil: RI Makin Mandiri Energi di Tengah Krisis Global

0

JCCNetwork.id- Pemerintah menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan ketahanan energi yang relatif kuat di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok energi dunia. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia berdasarkan hasil kajian lembaga internasional.

Menurut Bahlil, laporan yang dirilis JPMorgan Asset Management melalui publikasi Eye on the Market menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia dalam hal ketahanan energi. Studi tersebut menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar yang mencakup sekitar 82 persen dari total konsumsi energi global.

“Dalam kondisi seperti ini, kita harus bersyukur di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia dinilai oleh JP Morgan itu menjadi negara terbaik kedua di dunia yang mempunyai ketahanan energi,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Dalam laporan tersebut, Indonesia berada tepat di bawah Afrika Selatan yang menempati posisi pertama, serta mengungguli China yang berada di peringkat ketiga. Penilaian ini didasarkan pada sejumlah indikator, termasuk kemampuan produksi energi domestik dan tingkat ketergantungan terhadap impor.

Bahlil menjelaskan, kekuatan ketahanan energi Indonesia ditopang oleh produksi minyak dan gas bumi (migas) yang masih signifikan, serta cadangan batubara yang melimpah. Selain itu, potensi energi baru dan terbarukan yang tersebar di berbagai wilayah dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kemandirian energi nasional ke depan.

Dari sisi produksi migas, pemerintah mencatat capaian lifting minyak pada 2025 berhasil memenuhi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605 ribu barel per hari. Untuk 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi 610 ribu barel per hari.

Pemerintah juga terus mengupayakan peningkatan produksi melalui berbagai strategi, mulai dari penerapan teknologi lanjutan, reaktivasi sumur migas yang tidak aktif, hingga eksplorasi wilayah baru, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Di sisi hilir, langkah pengurangan ketergantungan impor energi dilakukan melalui percepatan program biodiesel. Pemerintah menargetkan implementasi campuran biodiesel B50 mulai berlaku secara nasional pada 1 Juli 2026.

Bahlil menegaskan, kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan impor bahan bakar minyak, khususnya solar. “Dengan B40 dan B50, alhamdulillah mulai 2026, tidak lagi kita melakukan impor solar pertama sejak republik ini berdiri. Dari solar kita sudah tidak impor,” pungkas Bahlil.

Pernyataan tersebut juga dikaitkan dengan arah kebijakan energi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian energi nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Mensos Pastikan Asesmen Menyeluruh untuk Korban Kecelakaan KA Bekasi

0

JCCNetwork.id- Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pemerintah akan melakukan asesmen menyeluruh terhadap seluruh korban kecelakaan kereta api di Bekasi, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap korban dan keluarganya memperoleh bantuan serta program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Pernyataan tersebut disampaikan Saifullah saat melayat ke rumah duka salah satu korban, almarhumah Hj. Nuryati (63), di kawasan Kemayoran, Jakarta, Rabu. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah tidak bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekonomi tiap keluarga terdampak.

Menurutnya, setiap keluarga korban memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga proses asesmen menjadi kunci untuk menentukan jenis intervensi yang tepat.

“Semuanya akan kita lakukan asesmen dan akan kita berikan dukungan program sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kebutuhan setiap keluarga kan berbeda-beda,” kata Saifullah saat takziah ke rumah duka Hj. Nuryati (63) salah satu korban KRL di Kemayoran, Jakarta, Rabu.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.55 WIB di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Insiden melibatkan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dengan rangkaian KRL relasi Kampung Bandan–Cikarang. Tabrakan ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dalam jumlah besar.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 81 lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Pemerintah pun bergerak cepat untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal, termasuk melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Saifullah menegaskan bahwa kehadiran negara dalam penanganan korban merupakan arahan langsung dari Presiden, yang meminta agar seluruh keluarga terdampak mendapat perhatian serius, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga berkelanjutan.

Dalam kunjungannya ke rumah duka, ia juga mengungkapkan bahwa almarhumah Hj. Nuryati merupakan tulang punggung keluarga yang aktif secara sosial. Selain menjalankan usaha warung kecil untuk menghidupi keluarga, almarhumah juga dikenal aktif sebagai pengurus organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama.

“Beliau memiliki usaha warung kecil-kecilan yang selama ini menghidupi keluarga. Kami ingin musibah ini tidak menggoyahkan ekonomi keluarga, maka akan kami dampingi agar usaha tersebut bisa dipertahankan, bahkan kalau perlu naik kelas,” ujarnya.

Kementerian Sosial, lanjutnya, berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pendampingan usaha agar dapat terus berjalan, bahkan ditingkatkan skalanya jika memungkinkan.

Untuk tahap awal, pemerintah telah menyalurkan bantuan melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar seperti sembako, santunan tunai, serta dukungan psikososial guna membantu keluarga korban menghadapi trauma akibat peristiwa tersebut.

Meski demikian, Saifullah menekankan bahwa fokus utama pemerintah tidak berhenti pada bantuan darurat. Program jangka panjang berupa pemberdayaan ekonomi akan menjadi prioritas agar ahli waris korban mampu mempertahankan kemandirian finansial.

“Kami akan memberikan pendampingan sesuai hasil asesmen. Kami berterima kasih kepada keluarga yang terbuka menyampaikan kondisinya, sehingga kami bisa menindaklanjuti dan mengaitkan dengan program-program pemerintah,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Pratama Arhan Lulus S1, Fokus Karier dan Pendidikan

0

JCCNetwork.id- Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, resmi menyelesaikan pendidikan strata satu dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026).

Arhan menuntaskan studi program S1 Manajemen yang telah ia jalani sejak 2020. Kelulusannya menjadi sorotan karena ia tercatat sebagai salah satu lulusan yang memperoleh ijazah berbasis blockchain, sebuah sistem digital yang dirancang untuk menjamin keamanan dan keaslian dokumen akademik.

Prosesi wisuda digelar di sebuah hotel di Semarang dan diikuti sekitar 400 mahasiswa dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Kesehatan, serta Fakultas Teknik. Kehadiran Arhan di tengah jadwal profesionalnya sebagai pesepak bola menjadi perhatian tersendiri dalam acara tersebut.

Meski telah meraih gelar sarjana, Arhan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Namun, ia berencana mengambil jalur berbeda dengan beralih ke program studi Ilmu Komunikasi untuk pendidikan S2 di kampus yang sama.

Di sisi lain, karier sepak bola Arhan juga terus berjalan. Eks pemain Tokyo Verdy itu saat ini membela klub Thailand, Bangkok United. Sepanjang paruh pertama musim 2025–2026, ia telah mencatatkan 15 penampilan bersama tim tersebut.

Perjalanan Arhan sempat terhambat setelah mengalami cedera lutut pada akhir Januari 2026. Namun, kondisi terkininya dilaporkan telah pulih dan siap kembali merumput dalam sisa kompetisi.

Dengan dua pertandingan tersisa di Liga Thailand musim ini, Arhan berpeluang kembali membuktikan performanya. Dalam laga terdekat, Bangkok United dijadwalkan menghadapi Ayutthaya United pada Sabtu (2/5/2026) pukul 18.00 WIB.

Momentum kelulusan ini sekaligus menjadi titik baru bagi Arhan untuk menyeimbangkan karier akademik dan profesionalnya di dunia sepak bola.

Kebakaran Apartemen Mediterania Berhasil Dikendalikan

0

JCCNetwork.id- Kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026) pagi berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran setelah dilakukan upaya pemadaman intensif selama beberapa jam.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 07.31 WIB. Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

“Sumber informasi dari warga melapor. Objek kebakaran apartemen,” kata Joko di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Komandan regu damkar Jakarta Barat, Joko Susilo, menjelaskan bahwa unit pertama tiba di lokasi hanya berselang lima menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 07.36 WIB. Tidak lama kemudian, operasi pemadaman langsung dimulai pada pukul 07.40 WIB guna mencegah api semakin meluas ke bagian gedung lainnya.

Pada tahap awal penanganan, sebanyak 13 unit mobil pemadam dengan 65 personel diterjunkan. Namun, melihat kondisi kebakaran yang berpotensi membesar, jumlah armada dan personel kemudian ditingkatkan secara signifikan.

“Total pengerahan menjadi 22 unit dengan 110 personel,” ujarnya.

Petugas berupaya keras melokalisir titik api agar tidak merambat ke lantai lain maupun bangunan di sekitarnya. Berkat kerja cepat tersebut, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat.

“Situasi kebakaran saat ini sudah dilokalisir,” jelasnya.

Meski demikian, proses penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Tim gabungan masih melakukan evakuasi terhadap penghuni apartemen yang sempat terjebak akibat kepulan asap tebal yang menyelimuti sejumlah lantai.

Petugas terlihat menggunakan tangga penyelamat serta peralatan khusus untuk menjangkau penghuni di lantai atas. Dalam proses tersebut, asap hitam pekat sempat membumbung tinggi dari gedung dan menarik perhatian warga sekitar.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Petugas memastikan situasi saat ini telah terkendali, namun proses pendinginan dan pemeriksaan lanjutan masih terus dilakukan guna mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi

0

JCCNetwork.id- Kebakaran terjadi di kompleks Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi. Insiden tersebut memicu kepanikan penghuni setelah asap tebal terlihat keluar dari salah satu unit di lantai dua gedung.

Peristiwa kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Dalam waktu singkat, asap menyebar ke area sekitar, termasuk ke bagian gedung lain, sehingga mengganggu aktivitas penghuni dan memaksa mereka segera meninggalkan unit masing-masing untuk menyelamatkan diri.

Petugas pemadam kebakaran yang posnya berada tidak jauh dari lokasi langsung merespons kejadian tersebut. Proses pemadaman dan evakuasi dilakukan secara bersamaan untuk mengantisipasi korban terjebak di dalam gedung. Sejumlah penghuni dilaporkan sempat tertahan akibat kepulan asap yang cukup pekat.

Hingga sekitar pukul 09.30 WIB, kondisi di lokasi masih dipenuhi asap yang keluar dari lantai dua bangunan terdampak. Petugas terus berupaya mengendalikan situasi dengan mengoperasikan peralatan penyedot asap guna mempercepat proses pembersihan udara di dalam gedung.

Salah satu pekerja ritel di kawasan apartemen, Abdul, menyebut kepanikan terjadi sesaat setelah kebakaran diketahui. Ia mengatakan penghuni berhamburan keluar untuk menghindari risiko yang lebih besar.

“Jadi, pada lari keluar semua, tadi evakuasi sama Damkar juga,” ujar Abdul.

Selain fokus pada pemadaman api, petugas juga memprioritaskan penyisiran area untuk memastikan tidak ada penghuni yang masih terjebak. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung dan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Pihak berwenang mengimbau penghuni untuk tetap menjauh dari lokasi terdampak serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Kisah Gila Phil Knight, Dari Jualan di Bagasi Mobil ke Raksasa Dunia

0

JCCNetwork.id- Bayangin kamu punya mimpi besar tapi semua orang, bahkan keluargamu sendiri, seperti nggak benar-benar percaya kamu bisa mencapainya. Itulah yang dirasakan Phil Knight di masa mudanya. Sejak kecil, Phil bukan anak yang dimanja jalan hidupnya. Ayahnya, seorang pengusaha surat kabar, justru memaksa dia cari kerja sendiri. Bahkan Phil kecil harus kerja di koran milik kompetitor ayahnya. Keras? Iya. Tapi dari situlah mentalnya ditempa.

Di sekolah, Phil punya satu pelarian: lari. Bukan sekadar olahraga, tapi tempat dia merasa “hidup”. Sampai akhirnya dia masuk University of Oregon dan dilatih oleh pelatih legendaris Bill Bowerman.

Tapi masalah mulai muncul. Setelah lulus, Phil justru bingung. Jurusan bisnis yang dia ambil terasa kosong. Nggak ada arah. Pernah nggak sih kamu ngerasa kuliah bertahun-tahun, tapi tetap nggak tahu mau jadi apa? Phil juga ngerasain itu.

Dia akhirnya lanjut ke Stanford University. Di sana, sebuah ide sederhana muncul: “Kenapa sepatu lari berkualitas dari Jepang nggak dijual di Amerika?”

Kedengarannya simpel. Tapi dari ide itu, hidupnya berubah. Phil nekat pergi ke Jepang dan bertemu perusahaan Onitsuka Tiger. Dia melihat peluang besar sepatu berkualitas, harga lebih murah. Masalahnya? Dia belum punya bisnis. Bahkan belum punya perusahaan.

Tapi dia tetap bilang: “Saya punya perusahaan distribusi di Amerika.
Padahal belum ada. Nekat? Banget.

Tahun 1964, Phil akhirnya benar-benar membangun bisnis kecil bernama Blue Ribbon Sports bersama mantan pelatihnya. Awalnya? Jauh dari kata glamor. Dia jualan sepatu dari bagasi mobil. Ngirim pesanan sendiri. Bahkan masih kerja kantoran demi bertahan hidup.

Lalu konflik datang. Kerja samanya dengan Onitsuka hancur. Bisnisnya hampir runtuh. Semua yang dia bangun terancam hilang. Di titik itu, banyak orang pasti menyerah. Tapi Phil memilih hal yang berbeda.

Dia mulai dari nol lagi. Mengganti nama perusahaannya menjadi Nike terinspirasi dari dewi kemenangan dalam mitologi Yunani. Nama yang saat itu belum berarti apa-apa. Namun perlahan, semuanya berubah.

Nike mulai dikenal. Strateginya cerdas: menggandeng atlet besar seperti John McEnroe, lalu makin besar dengan Michael Jordan, Andre Agassi, hingga Tiger Woods. Dari bisnis kecil di bagasi mobil menjadi raksasa global

Klimaksnya? Nike meledak di tahun 1980. Dunia akhirnya mengenal “swoosh”.
Dan Phil Knight yang dulu ragu dengan hidupnya sendiri berubah jadi miliarder.

Hari ini, kekayaannya mencapai sekitar US$28 miliar. Tapi yang menarik, dia nggak cuma dikenal karena uangnya. Melalui Philip H. Knight Charitable Foundation, dia menyumbangkan miliaran dolar untuk pendidikan dan kesehatan. Dari anak yang dipaksa mandiri jadi salah satu filantropis terbesar.

Jadi, apa pelajaran dari cerita ini? Kadang hidup nggak langsung kasih arah. Kadang kamu harus nekat, bahkan saat belum siap. Dan kadang ide kecil bisa jadi sesuatu yang mengubah dunia.

Sekarang pertanyaannya buat kamu, Kalau kamu ada di posisi Phil waktu itu tanpa uang, tanpa kepastian apakah kamu berani tetap jalanin ide gilamu?

PG Rendeng Gelar Kirab Manten Tebu Tanda Musim Giling 2026

0

JCCNetwork.id-Pabrik Gula (PG) Rendeng, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengawali musim giling tebu 2026 dengan menggelar tradisi kirab manten tebu, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya proses produksi sekaligus pelestarian budaya lokal yang telah berlangsung secara turun-temurun.

“Ini suatu kearifan lokal kita menguri-uri budaya ketika dimulainya musim giling dari tahun ke tahun mengawali musim giling ini,” kata Erwin.

Dalam prosesi tersebut, dua batang tebu pilihan dihias menyerupai pengantin dan diarak keliling area pabrik.

Kirab juga diikuti tebu pengiring yang dibawa para petani, serta dimeriahkan musik tradisional dan pertunjukan barongan, sehingga menciptakan suasana seperti arak-arakan pernikahan.

“Kebetulan saya dari Jepara dan lewat sini dan ini pengalaman baru saya melihat tradisi kirab ini. Bagus sih, saya juga baru tahu ternyata kalau memulai proses penggilingan ada kirab manten tebunya,” ujarnya.

Dua tebu utama dalam kirab tersebut diberi nama simbolis, yakni Raden Bagus Langgeng Laksono Wijoyo Bin Sandi Aji Gunawan sebagai mempelai pria dan Roro Sri Rahayu Semseming Manis Binti Sugianto sebagai mempelai wanita.

Rangkaian kegiatan kemudian berakhir di area mesin penggilingan.

Tebu yang telah dikirab selanjutnya dimasukkan ke dalam mesin sebagai tanda resmi dimulainya musim giling tahun ini.

General Manager PG Rendeng, Erwin Fitri, mengatakan kirab manten tebu merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus doa bersama agar proses produksi berjalan lancar.

Tradisi ini juga menjadi simbol dimulainya aktivitas tahunan pabrik gula tersebut.

Selain menjadi agenda internal pabrik, kirab ini turut menarik perhatian masyarakat sekitar.

Salah satunya Faza, warga Jepara, yang mengaku baru pertama kali menyaksikan langsung tradisi tersebut.

Pada musim giling 2026, PG Rendeng menargetkan produksi sebesar 400.000 ton tebu dengan hasil gula sekitar 28.000 ton.