Beranda blog Halaman 2

Emil Audero Bangkit, Rayo Tekuk Espanyol 2-1

0

JCCNetwork.id- Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya merasakan kemenangan pertamanya bersama Rayo Vallecano di kompetisi La Liga Spanyol 2026/2027. Rayo Vallecano berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Espanyol dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Butarque, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi Emil Audero dan Rayo Vallecano setelah sebelumnya menelan kekalahan telak dari Real Madrid. Hasil positif atas Espanyol sekaligus mengangkat posisi Rayo Vallecano di klasemen sementara Liga Spanyol.

Emil Audero Tampil Penuh Kawal Gawang Rayo

Emil Audero dipercaya mengisi posisi penjaga gawang Rayo Vallecano sejak menit pertama hingga pertandingan berakhir. Penampilan penuh tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan timnya mempertahankan keunggulan atas Espanyol.

Berdasarkan catatan pertandingan, kiper kelahiran Indonesia itu melakukan tiga penyelamatan atau saves sepanjang laga. Penampilan tersebut membantu Rayo Vallecano mengamankan kemenangan dengan skor tipis 2-1.

Bagi Emil, kemenangan ini menjadi hasil yang dinantikan setelah debutnya bersama Rayo Vallecano diwarnai kekalahan dari salah satu tim terbesar di Spanyol, Real Madrid.

Pada pertandingan sebelumnya, Emil Audero tetap menunjukkan kemampuan di bawah mistar meskipun Rayo Vallecano harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-4, Minggu (13/9/2026).

Dalam laga tersebut, Emil tercatat melakukan tujuh penyelamatan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa dirinya mendapat tekanan besar dari barisan penyerang Real Madrid.

Namun, berbagai upaya penyelamatan yang dilakukan belum cukup untuk membawa Rayo Vallecano meraih hasil positif. Kekalahan itu menjadi awal yang sulit bagi Emil dalam perjalanan kariernya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Hasil melawan Espanyol memberikan kesempatan bagi Emil dan rekan-rekannya untuk segera bangkit. Tampil selama 90 menit, Emil turut menjaga keunggulan yang dibangun Rayo Vallecano sejak babak pertama.

Rayo Vallecano Unggul Cepat Lewat Alvaro Garcia

Rayo Vallecano langsung menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan. Laga baru berjalan tiga menit, tuan rumah sudah berhasil membuka keunggulan melalui Alvaro Garcia.

Gol cepat tersebut membuat Rayo Vallecano berada dalam posisi menguntungkan. Espanyol harus berusaha mengejar ketertinggalan ketika pertandingan masih berada pada fase awal.

Keunggulan itu kemudian berhasil digandakan Rayo Vallecano pada menit ke-26. Adria Pedrosa mencatatkan namanya di papan skor dan membawa timnya unggul 2-0.

Dua gol pada babak pertama membuat Rayo Vallecano memiliki modal kuat untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara itu, Espanyol dituntut meningkatkan serangan agar tidak semakin tertinggal.

Memasuki babak kedua, Espanyol mencoba memberikan respons. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-54 setelah Roberto Fernandez mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol Roberto Fernandez membuat pertandingan kembali berlangsung ketat. Espanyol masih memiliki waktu untuk mencari gol penyeimbang, sedangkan Rayo Vallecano harus menjaga konsentrasi agar keunggulan tidak terlepas.

Di tengah tekanan tersebut, Emil Audero dan lini pertahanan Rayo Vallecano berusaha mempertahankan keunggulan. Hingga pertandingan berakhir, Espanyol tidak mampu mencetak gol tambahan.

Rayo Vallecano pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengamankan tiga poin di kandang.

Posisi Rayo Vallecano Naik ke Peringkat 12

Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Espanyol membawa Rayo Vallecano naik ke posisi ke-12 klasemen sementara La Liga 2026/2027.

Rayo Vallecano kini mengoleksi tujuh poin dari pertandingan yang telah dijalani. Hasil tersebut menjadi tambahan penting bagi tim dalam persaingan awal musim kompetisi.

Sementara itu, Espanyol berada di posisi kedelapan dengan jumlah poin yang sama, yakni tujuh poin. Perbedaan posisi kedua tim menunjukkan ketatnya persaingan di papan tengah klasemen sementara.

Kemenangan ini juga memberikan dampak positif bagi Rayo Vallecano setelah sebelumnya harus menghadapi Real Madrid. Tim kini memiliki hasil positif yang dapat menjadi modal untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Bagi Emil Audero, kemenangan tersebut menjadi catatan penting dalam kiprahnya bersama klub Spanyol. Setelah menjalani debut dengan kekalahan, ia berhasil membantu Rayo Vallecano meraih kemenangan pertamanya pada musim 2026/2027.

Barcelona Masih Memimpin Klasemen

Persaingan papan atas La Liga Spanyol 2026/2027 masih dipimpin Barcelona. Klub asal Catalan tersebut berada di puncak klasemen sementara dan dijadwalkan menghadapi Racing Santander pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Pertandingan Barcelona melawan Racing Santander menjadi salah satu laga yang dinantikan dalam lanjutan kompetisi Liga Spanyol.

Hasil pertandingan tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan klasemen sementara, terutama bagi tim-tim yang sedang bersaing mengumpulkan poin pada awal musim.

Sementara itu, kemenangan Rayo Vallecano atas Espanyol memperlihatkan bahwa persaingan La Liga musim ini mulai berlangsung ketat. Tambahan tiga poin membuat Rayo Vallecano memperbaiki posisinya, sedangkan Espanyol harus menerima kekalahan meski memiliki jumlah poin yang sama di klasemen sementara.

Dengan kemenangan tersebut, Emil Audero dan Rayo Vallecano akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mengamankan hasil positif pada pertandingan La Liga berikutnya.

Klasemen sementara Liga Spanyol La Liga 2026/2027:
Barcelona – Puncak klasemen sementara.
Rayo Vallecano – Posisi 12, 7 poin.
Espanyol – Posisi 8, 7 poin.

Igor Tolic Siapkan Persib Hadapi FC Seoul

0

JCCNetwork.id- Persib Bandung akan memulai perjuangan di Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan menghadapi klub Korea Selatan, FC Seoul, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026).

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 17.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk mengukir catatan penting dalam perjalanan mereka di kompetisi antarklub Asia.

Stadion Piala Dunia Seoul bukan sekadar arena pertandingan sepak bola. Stadion yang berada di Korea Selatan itu merupakan salah satu venue utama Piala Dunia FIFA 2002 yang digelar bersama oleh Korea Selatan dan Jepang.

Bermain di stadion bersejarah tersebut memberikan dimensi tersendiri bagi Persib. Klub asal Bandung itu tidak hanya dituntut menghadapi kualitas permainan FC Seoul, tetapi juga membawa nama Indonesia dalam persaingan sepak bola Asia.

Igor Tolic Ingin Persib Tampil Membanggakan

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyambut kesempatan bermain di Stadion Piala Dunia Seoul dengan kebanggaan tersendiri.

Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai kehadiran Persib dalam kompetisi ACL Two menjadi bagian penting dari perjalanan klub di level internasional. Apalagi, laga perdana Grup E mempertemukan timnya dengan salah satu klub besar dari Korea Selatan.

Bagi Tolic, pertandingan melawan FC Seoul bukan hanya mengenai hasil akhir. Penampilan Persib di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menunjukkan kualitas sepak bola Indonesia dalam persaingan antarklub Asia.

Karena itu, ia berharap para pemain mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan penampilan yang membanggakan.

Namun, Tolic memahami bahwa tantangan yang menanti Persib tidak ringan. FC Seoul memiliki pengalaman dan kualitas yang patut diperhitungkan, terlebih pertandingan akan berlangsung di hadapan pendukung tuan rumah.

FC Seoul Datang dengan Modal Positif

FC Seoul menjadi lawan yang harus dihadapi Persib pada pertandingan pembuka Grup E ACL Two musim 2026/2027.

Tim asal ibu kota Korea Selatan itu disebut tengah menunjukkan performa positif dalam kompetisi domestik. Kondisi tersebut membuat Persib perlu mempersiapkan diri secara matang sebelum pertandingan dimulai.

Tolic menyadari bahwa FC Seoul bukan lawan yang bisa dihadapi dengan persiapan seadanya. Kualitas permainan dan posisi FC Seoul di kompetisi Liga Korea menjadi perhatian utama pelatih Persib.

Pelatih asal Kroasia itu pun meminta anak asuhnya menjaga fokus sepanjang pertandingan. Persib harus mampu menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan serta mengantisipasi tekanan dari tim tuan rumah.

“Kami tahu lawan kami adalah tim yang kuat dan berada di posisi yang bagus di Liga Korea. Kami hanya berharap bisa mempersiapkan pertandingan ini dengan baik dan menampilkan performa terbaik,” pungkasnya.

Laga Pembuka Menjadi Ujian Persib

Pertandingan menghadapi FC Seoul akan menjadi ujian awal bagi Persib dalam persaingan Grup E ACL Two 2026/2027.

Mengawali kompetisi dengan menghadapi tim Korea Selatan membuat Maung Bandung harus segera menunjukkan kesiapan mereka. Setiap aspek permainan, mulai dari konsentrasi pemain, organisasi pertahanan, hingga efektivitas serangan, akan menjadi bagian penting dalam upaya meraih hasil positif.

Bermain di kandang lawan juga menuntut Persib mampu mengelola tekanan pertandingan. Dukungan suporter FC Seoul dan atmosfer Stadion Piala Dunia Seoul diperkirakan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi para pemain.

Meski demikian, Tolic tetap menekankan pentingnya persiapan dan penampilan maksimal. Persib perlu menjaga fokus agar dapat menjalankan strategi yang telah dirancang menghadapi kekuatan FC Seoul.

Membawa Nama Indonesia di Kompetisi Asia

Keikutsertaan Persib dalam ACL Two 2026/2027 menjadi kesempatan bagi klub untuk kembali menunjukkan eksistensinya di pentas sepak bola Asia.

Pertandingan di Stadion Piala Dunia Seoul menjadi salah satu momen yang memiliki nilai historis bagi perjalanan Maung Bandung. Venue yang pernah menjadi panggung Piala Dunia 2002 itu kini menjadi tempat Persib memulai perjuangan di kompetisi antarklub Asia.

Bagi Igor Tolic, kesempatan membawa Persib mewakili Indonesia merupakan sesuatu yang membanggakan. Namun, kebanggaan tersebut harus diiringi kerja keras para pemain ketika menghadapi FC Seoul.

Persib dituntut tampil disiplin, menjaga konsentrasi, dan memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh selama pertandingan.

Laga perdana Grup E ini sekaligus menjadi awal perjalanan Persib dalam upaya bersaing di ACL Two musim 2026/2027. Hasil pertandingan di Seoul akan menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam menghadapi persaingan grup yang mempertemukan klub-klub Asia.

Dengan persiapan yang matang dan penampilan maksimal, Persib berharap dapat memberikan hasil yang membanggakan bagi pendukungnya serta membawa nama Indonesia dengan baik di kompetisi Asia.

Polemik Ijazah Jokowi, Pernusa Soroti Peran Balik Layar Dasco

0

JCCNetwork.id – Polemik tudingan mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang selama ini disuarakan Roy Suryo dan sejumlah pihak kembali mendapat sorotan. Kali ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, menyoroti dugaan adanya peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di balik polemik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Norman Hadinegoro saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (15/9/2026), menyusul unggahannya di media sosial Facebook yang menyinggung nama Dasco.

Dalam unggahan tersebut, Norman menulis, “Dasco bermain di balik kasus Roy Suryo. Hati-hati Dasco, kamu ketahuan.”

Norman mengaku menyayangkan jika benar terdapat keterlibatan Dasco dalam polemik yang berkaitan dengan Joko Widodo. Ia menilai persoalan tersebut berpotensi memengaruhi hubungan politik antara Jokowi dan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Dari hati yang paling dalam, kami sangat menyesalkan jika benar sosok Sufmi Dasco ada di balik permainan Roy Suryo dan kawan-kawan ini. Apakah Dasco lupa sejarah?” ujar Norman.

Menurut Norman, dirinya bersama relawan Pernusa merupakan bagian dari kelompok pendukung Joko Widodo yang kemudian turut memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Ia menilai keberhasilan Prabowo memenangkan Pilpres 2024 tidak terlepas dari dukungan berbagai kelompok relawan Jokowi.

“Bapak Jokowi memberikan dukungan kepada Prabowo sehingga kami para relawan juga bersemangat memenangkan Prabowo sebagai Presiden. Karena itu, saya meminta Dasco menjaga sikap agar tidak menimbulkan perpecahan atau mengganggu hubungan baik Prabowo dan Jokowi,” katanya.

Norman juga menyinggung perjalanan politik Prabowo sebelum akhirnya memenangkan Pilpres 2024. Menurut dia, dukungan Jokowi dan para relawan menjadi salah satu faktor penting dalam pertarungan politik tersebut.

“Dasco sudah lama bersama Pak Prabowo dan tentu memahami bagaimana beratnya pertarungan politik yang pernah dihadapi. Ketika dukungan dari relawan Pak Jokowi hadir, kemenangan Prabowo akhirnya bisa diraih,” ujarnya.

Ia bahkan mempertanyakan sikap Dasco yang dinilainya seolah-olah menjadi pihak yang paling berjasa dalam perjuangan politik Prabowo.

“Dasco jangan merasa paling berjuang. Sikap seperti ini justru menimbulkan pertanyaan di kalangan relawan Pak Jokowi. Apakah ada keinginan untuk memecah hubungan kedua pemimpin tersebut?” kata Norman.

Soroti Pernyataan Saat Mikrofon Belum Dimatikan

Selain polemik ijazah, Norman juga kembali menyinggung peristiwa ketika mikrofon Dasco disebut masih aktif seusai sebuah acara di kompleks DPR RI. Pernyataan yang terdengar dari mikrofon tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena memuat kalimat yang dinilai berkaitan dengan Joko Widodo.

Norman mengaku tindakan tersebut melukai perasaan sebagian relawan dan masyarakat yang masih memiliki kedekatan emosional dengan kepemimpinan Jokowi.

“Dasco harus berhati-hati dalam bersikap. Pak Jokowi juga memiliki peran dalam perjalanan politik Prabowo. Jangan sampai pernyataan atau tindakan yang dianggap merendahkan Jokowi justru menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

Norman kemudian mengingatkan Dasco agar tidak mengambil sikap yang menurutnya dapat memperkeruh hubungan antara Jokowi dan Prabowo.

“Pak Jokowi banyak berjuang untuk kemenangan Presiden Prabowo. Karena itu, jangan sampai ada pihak yang justru membuat hubungan kedua pemimpin tersebut menjadi renggang,” pungkasnya.

Muncul di Kolom Komentar

Sementara itu, unggahan Norman Hadinegoro di Facebook juga mendapat sejumlah tanggapan dari warganet. Salah satu komentar datang dari akun @Fransiscus E Walenta Dede yang mengaitkan persoalan tersebut dengan peristiwa mikrofon yang disebut masih aktif.

“Sepertinya iya. Kan ingat saat selesai acara di gedung DPR RI, Dasco ngomong saat mic belum off. ‘Asal jangan saja teriak hidup Jokowi.’ Setelah kejadian itu cepat-cepat Dasco klarifikasi dan mengatakan hubungannya dengan PSI baik-baik saja,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini ditulis, tudingan Norman Hadinegoro mengenai dugaan keterlibatan Sufmi Dasco Ahmad di balik polemik yang melibatkan Roy Suryo merupakan pernyataan dan penilaian dari pihak Pernusa. Klaim tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada Sufmi Dasco Ahmad maupun pihak-pihak yang disebut agar pemberitaan tetap berimbang.

Ekspor Ilegal Emas Digagalkan

0

JCCNetwork.id — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan sejumlah upaya ekspor ilegal emas dan barang yang diduga emas dengan total berat lebih dari 29 kilogram.

Barang sitaan tersebut ditaksir bernilai Rp73,3 miliar dan diamankan dari empat bandara internasional selama September 2026.

Dari rangkaian penindakan tersebut, negara diperkirakan berhasil menghindari potensi kehilangan penerimaan sebesar Rp8,5 miliar.

Pengungkapan dilakukan di Bandara Internasional Kualanamu, Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Sam Ratulangi.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan pengawasan dilakukan dengan menggabungkan analisis intelijen, pemeriksaan penumpang dan barang, serta koordinasi dengan sejumlah instansi.

“Pengawasan Bea Cukai atas pembawaan emas dilakukan melalui analisis informasi dan intelijen, pemeriksaan penumpang dan barang, serta koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut kami lakukan untuk mencegah pengeluaran barang secara ilegal, sekaligus memastikan kewajiban kepabeanan dan ketentuan perdagangan luar negeri dipenuhi,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor Bea Cukai, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Menurut Djaka, langkah tersebut diperlukan untuk mencegah komoditas bernilai tinggi dibawa keluar Indonesia tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan dan aturan ekspor.

Kasus terbaru terungkap di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, pada Senin (14/9/2026).

Petugas mencurigai seorang warga negara India berinisial NU berdasarkan analisis profil penumpang yang akan terbang ke Bangkok, Thailand.

Hasil pemindaian koper menunjukkan adanya anomali pada peralatan elektronik yang dibawa penumpang.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan empat keping logam yang diduga emas dengan berat keseluruhan 1.522 gram.

Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp3,95 miliar.

Potensi penerimaan negara yang tidak tertagih ditaksir mencapai Rp383 juta.

Penumpang beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kualanamu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan dengan jumlah barang lebih besar sebelumnya dilakukan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (10/9).

“Penindakan di Bandara Soekarno Hatta terlaksana berdasarkan hasil analisis informasi akan adanya pola pembawaan emas ilegal yang berulang. Pola tersebut menunjukkan pelaku umumnya merupakan WNA dengan penerbangan tujuan Hong Kong, membawa emas dalam koper kabin dan tas punggung, serta membungkus emas dengan lakban untuk mengelabui petugas,” ungkap Djaka.

Dua warga negara Tiongkok berinisial MZ dan SL diamankan sebelum melakukan penerbangan menuju Hong Kong.

Keduanya diketahui membawa emas batangan yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan.

Petugas menyita 10 keping emas jenis cast bar dengan berat total 10.053 gram yang disembunyikan dalam tas punggung dan koper kabin.

Untuk menyamarkan barang tersebut, emas dibungkus menggunakan lakban.

Nilai seluruh barang bukti mencapai sekitar Rp25,3 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara Rp2,5 miliar.

Bea Cukai telah meningkatkan perkara MZ dan SL ke tahap penyidikan.

Aparat juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas dalam aktivitas ekspor ilegal tersebut.

Sementara itu, penindakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dilakukan pada Minggu (6/9).

Petugas menggagalkan upaya seorang WN Tiongkok berinisial ZG yang membawa 14 keping emas batangan dengan berat 10.418,3 gram.

Barang tersebut disembunyikan dengan metode body strapping, yakni ditempelkan pada tubuh. Nilai emas diperkirakan sekitar Rp26 miliar dengan potensi penerimaan negara yang hilang mencapai Rp3,9 miliar.

Dua kasus lainnya terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, pada Sabtu (5/9). Dalam penindakan pertama, petugas mengamankan tiga WN Tiongkok berinisial JM, ZW, dan TC yang akan terbang ke Singapura.

Dari pemeriksaan, ditemukan 19 bungkus serbuk yang diduga emas dengan berat 5.721 gram. Barang tersebut ditempelkan pada tubuh menggunakan modus body strapping.

Nilainya diperkirakan Rp14,5 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara sekitar Rp1,45 miliar.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan kasusnya masuk dalam proses penyidikan.

Masih pada hari yang sama, petugas mengamankan dua WN Tiongkok lainnya, ZS dan ZH, yang hendak terbang ke Guangzhou.

Keduanya kedapatan menggunakan perhiasan logam mulia sebagai cara membawa emas ke luar negeri.

Petugas menemukan dua kalung rantai dan dua gelang dengan total berat 1.361 gram yang dikenakan langsung oleh kedua penumpang.

Barang tersebut diperkirakan bernilai Rp3,6 miliar dengan potensi penerimaan negara yang tidak tertagih sekitar Rp360 juta.

Seluruh barang bukti dari empat bandara kini berada dalam pengamanan Bea Cukai.

Dalam proses penanganan perkara, DJBC bekerja sama dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Kejaksaan RI.

Djaka mengatakan pengawasan terhadap keberangkatan internasional akan terus diperkuat melalui pemanfaatan data intelijen dan pemeriksaan berbasis risiko.

Koordinasi dengan instansi lain juga akan ditingkatkan untuk mengantisipasi perubahan modus penyelundupan.

Pengawasan terhadap ekspor emas diperketat setelah pemerintah memberlakukan bea keluar untuk komoditas tersebut melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 80 Tahun 2025 sejak 17 November 2025.

Ketentuan tersebut mewajibkan eksportir memenuhi aturan kepabeanan sekaligus membayar bea keluar sesuai ketentuan.

Pelanggaran terhadap ketentuan ekspor dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

0

JCCNetwork.id — Angkatan Bersenjata Iran menerbitkan instruksi pertahanan nasional yang mengatur langkah pemerintah menghadapi tiga kemungkinan perkembangan konflik, yakni berakhirnya perang, gencatan senjata, dan pecahnya perang dalam skala besar.

Instruksi tersebut diterbitkan Kepala Staf Mayor Jenderal Ali Abdollahi dalam rangka Program Peringatan Pertahanan Pasif Iran 2026.

Dokumen itu memuat 10 poin yang menjadi pedoman kesiapsiagaan nasional, sebagaimana dilaporkan Fars News, Selasa (15/9/2026).

Dalam skenario perang skala besar, pemerintah Iran diminta membatasi penyelenggaraan pertemuan publik dalam jumlah besar maupun kegiatan yang melibatkan kerumunan sementara.

Prioritas diarahkan pada kesiapan operasional, keberlangsungan layanan penting, pengelolaan sumber daya, bantuan kepada masyarakat, serta koordinasi antarlembaga.

Berbeda dengan kondisi perang terbuka, skenario gencatan senjata yang belum diikuti penyelesaian konflik secara permanen akan berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

Pemerintah juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman perang hibrida serta menjaga keamanan informasi.

Sementara itu, apabila perang dinyatakan berakhir, Iran akan mengaktifkan kembali berbagai latihan, pelatihan, dan program kesiapsiagaan masyarakat yang telah direncanakan.

Instruksi tersebut juga memerintahkan pembaruan rencana operasional dengan mempertimbangkan pengalaman Iran dalam menghadapi konflik yang disebut sebagai

“perang kedua dan ketiga” Iran.

Iran sebelumnya telah menerbitkan instruksi pertahanan pasif serupa pada 2024 dan 2025.

Namun, kebijakan terbaru memiliki cakupan berbeda karena secara khusus memetakan respons untuk tiga kondisi konflik di tengah perang yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menyatakan tidak menginginkan perang dengan Washington terus berlanjut.

Dalam pertemuan dengan pimpinan universitas pada Jumat (11/9/2026), ia menekankan perlunya memperkuat ketahanan nasional untuk menghadapi perkembangan berikutnya.

“Saya tidak mendukung kelanjutan perang, tetapi kita harus memperkuat ketahanan negara dalam menghadapi perkembangan yang akan datang,” kata Pezeshkian saat ditanya mengenai konflik dengan Washington.

Pezeshkian juga meminta pemerintah menerapkan kebijakan ekonomi dengan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

Menurutnya, kebijakan yang tidak disusun secara matang berisiko memperburuk persoalan yang hendak diselesaikan.

Di sektor pendidikan, Pezeshkian mendorong keterlibatan mahasiswa, khususnya Generasi Z, dalam mencari solusi atas persoalan sosial.

“Kita harus memanfaatkan kontribusi para mahasiswa Generasi Z untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, serta memastikan mereka berpartisipasi dalam memberikan solusi, bukan terlibat dalam aksi protes,” ucapnya.

Ia juga menegaskan keterbukaannya untuk bekerja sama dengan berbagai kelompok politik dalam menghadapi krisis nasional.

Konflik Iran-Amerika Serikat dan Israel bermula pada 28 Februari.

Teheran kemudian merespons dengan serangan rudal ke Israel serta menyerang sejumlah target dan pangkalan militer AS di kawasan.

Ketegangan tersebut turut berdampak pada Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan penutupan jalur pelayaran strategis tersebut.

“Masih ada musuh yang membenci kita,” kata Hegseth, seraya memperingatkan bahwa pihak lawan terus berupaya membatasi kekuatan AS dan membunuh warga Amerika, serta menambahkan bahwa Washington tetap “waspada” dalam menghadapi ancaman semacam itu.
Beralih ke topik Iran, Hegseth mengatakan bahwa AS telah “meluluhlantakkan” pihak yang dia sebut sebagai “sponsor negara untuk terorisme paling produktif di dunia” selama enam bulan terakhir.
Gangguan di salah satu jalur utama perdagangan energi dunia itu memicu kekhawatiran terhadap distribusi minyak dan aktivitas perdagangan internasional.

“kematian” bagi AS selama “hampir setengah abad,” serta bersorak atas serangan 11 September dan mensponsori serangan terhadap warga Amerika selama beberapa dekade.

“Namun, mereka tidak memperhitungkan presiden ini,” kata Hegseth, merujuk pada Trump.

Pada 18 Juni, Washington dan Teheran sempat mencapai nota kesepahaman yang mencakup pengheentian operasi militer, jaminan pelayaran kapal komersial melalui Selat Hormuz, serta rencana negosiasi untuk mencapai kesepakatan final dalam 60 hari.

Namun, kesepahaman tersebut tidak berjalan sesuai rencana.

Bentrokan kembali terjadi pada Juli setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran dan menerapkan kembali blokade laut terhadap pelabuhan Iran.

Dari Washington, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Jumat (11/9/2026) menyatakan pemerintah AS berkomitmen mengakhiri konflik dengan Iran.

“Kami terus mengirim para teroris ke tempat yang semestinya bagi mereka, neraka, dan kapal-kapal tanker ke dasar laut, tempat yang memang menjadi tujuan mereka,” kata Hegseth.

Pernyataan itu disampaikan dalam upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September 2001 di Pentagon.

Hegseth mengklaim operasi militer AS telah menghancurkan sejumlah kemampuan militer Iran, termasuk unsur angkatan udara, angkatan laut, dan pertahanan udara.

Ia juga menegaskan Washington akan terus memberikan tekanan terhadap Teheran untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Terkait Selat Hormuz, Hegseth menyatakan Amerika Serikat menguasai jalur strategis tersebut.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Washington akan berupaya menuntaskan perang dengan Iran.

“tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” sementara tekanan ekonomi terhadap Teheran terus diperketat.
“Kami menguasai Selat itu,” ujar Hegseth, merujuk pada Selat Hormuz.
“Kami akan menuntaskan perang ini,” katanya.

Rupiah Melemah ke Rp17.694

0

JCCNetwork.id — Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Selasa (15/9/2026).

Rupiah ditutup di level Rp17.694 per dolar AS, melemah 25 poin atau 0,14% dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.669 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menilai tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpastian geopolitik di kawasan Asia Barat.

“Kelompok Houthi (Ansarullah) di Yaman melancarkan serangan lanjutan terhadap Arab Saudi pada Senin (14/9/2026), sembari memperkuat posisi mereka di titik-titik strategis di sepanjang Laut Merah,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Menurut Ibrahim, aktivitas kelompok Houthi atau Ansarullah di Yaman menjadi salah satu perhatian pasar.

Kelompok tersebut dilaporkan kembali menyerang Arab Saudi pada Senin (14/9/2026) dan memperkuat penguasaan di sejumlah lokasi strategis di sekitar Laut Merah.

Perkembangan itu dinilai meningkatkan risiko terhadap jalur pelayaran internasional.

Jika serangan terhadap kapal di kawasan Selat Bab al-Mandab meningkat, kelancaran distribusi minyak dari kawasan tersebut berpotensi ikut terganggu.

Risiko terhadap pasokan energi global juga muncul setelah operasional pipa minyak lintas negara rute timur-barat milik Arab Saudi dilaporkan terganggu pada pekan sebelumnya.

Ibrahim memperkirakan kondisi tersebut dapat berdampak terhadap sekitar 4%-5% pasokan minyak dunia.

Sentimen negatif bagi rupiah turut datang dari belum berlanjutnya pembahasan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

“Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (14/9/2026) kembali melontarkan klaim yang sering ia sampaikan bahwa Iran sedang mengupayakan kesepakatan damai. Namun, Teheran membantah klaim Trump tersebut dan menyatakan bahwa tidak akan ada pembicaraan sampai syarat-syarat mereka dipenuhi, terutama tuntutan agar AS mematuhi ketentuan gencatan senjata bulan Juni yang kini sudah tidak berlaku lagi,” ungkap Ibrahim.

Pertemuan yang melibatkan Oman, Iran, dan sejumlah negara Teluk untuk membahas jalur strategis tersebut dilaporkan mengalami penundaan.

Ketidakpastian juga meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan pada Senin (14/9/2026) bahwa Iran tengah mengupayakan kesepakatan damai.

Namun, pemerintah Iran membantah pernyataan tersebut dan menegaskan belum bersedia melakukan perundingan sebelum sejumlah persyaratan dipenuhi.

Dari Amerika Serikat, pergerakan rupiah turut dipengaruhi oleh data inflasi.

Indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) AS tercatat meningkat pada Agustus 2026.

Kenaikan inflasi tersebut mendorong perubahan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga AS.

Probabilitas kenaikan suku bunga kini diperkirakan mencapai 89%, naik dari sekitar 59,4% pada pekan sebelumnya.

Di pasar domestik, pelemahan rupiah juga tercermin dari kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia.

Pada Selasa, Jisdor berada di level Rp17.687 per dolar AS, melemah dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp17.635 per dolar AS.

Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, 25 Merek Ditindak

0

JCCNetwork.id- Pemerintah menemukan dugaan pelanggaran pada produk beras fortifikasi yang beredar di pasaran. Sebanyak 25 merek beras diduga tidak memenuhi standar kandungan sebagaimana tercantum dalam label produk.

Temuan tersebut disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, sejumlah produk dinilai tidak sesuai dengan ketentuan mutu yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 9314:2024 dan SNI 9372:2025.

Pemerintah memperkirakan praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp89 triliun. Besaran kerugian itu saat ini masih didalami bersama aparat penegak hukum untuk memastikan nilai kerugian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Amran mengatakan pemerintah tidak akan membiarkan dugaan pelanggaran tersebut terus berlangsung. Sejumlah langkah penindakan telah disiapkan, mulai dari menarik produk yang bermasalah dari peredaran, mencabut izin usaha, hingga membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Setelah kita cek di laboratorium, ternyata tidak sesuai dengan labelnya. Ini yang kita tindak,” ujar Amran dalam ekspos hasil pemeriksaan dilansir dari Antara, Selasa (15/9).

25 Merek Masuk Temuan Pemerintah

Adapun 25 merek beras yang disebut dalam temuan pemerintah masing-masing berinisial WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.

Pemeriksaan terhadap produk-produk tersebut dilakukan melalui sejumlah laboratorium yang telah memiliki sertifikasi. Pengujian antara lain melibatkan Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech (SIG), serta Eurofins Angler Biochemlab.

Hasil pengujian laboratorium menjadi dasar pemerintah untuk menindak produk yang dinilai tidak memenuhi ketentuan. Pemerintah juga masih melakukan pendalaman terhadap rantai produksi dan distribusi untuk mengetahui sejauh mana produk tersebut telah beredar di masyarakat.

Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesesuaian kandungan gizi yang tercantum pada kemasan. Pemerintah juga menemukan adanya perbedaan harga yang sangat besar antara harga yang semestinya dengan harga yang ditemukan di pasar.

Harga Beras Capai Rp57.000 per Kilogram
Amran mengungkapkan, beras yang secara perhitungan seharusnya berada pada kisaran Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram ditemukan dijual dengan harga hingga Rp57.000 per kilogram.

Dengan demikian, terdapat selisih harga yang disebut mencapai sekitar Rp44.100 per kilogram. Pemerintah menilai kondisi tersebut semakin memberatkan masyarakat, terutama kelompok yang menjadi sasaran utama program beras fortifikasi.

Beras fortifikasi pada dasarnya diperuntukkan untuk membantu meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Produk tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan asupan zat gizi bagi kelompok yang membutuhkan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.

Karena itu, pemerintah menilai setiap penyimpangan dalam produksi maupun distribusi beras fortifikasi tidak hanya menyangkut persoalan perdagangan, tetapi juga berhubungan dengan kepentingan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Pemerintah Siapkan Penindakan

Amran menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Penarikan produk dari pasar menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mencegah konsumen terus membeli produk yang tidak memenuhi ketentuan.

Selain itu, izin usaha terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dicabut. Proses hukum juga akan dilakukan apabila ditemukan unsur pelanggaran yang memenuhi ketentuan pidana atau aturan lainnya.

Menurut Amran, pengawasan terhadap produk pangan harus dilakukan secara ketat karena menyangkut langsung kepentingan masyarakat. Terlebih, beras fortifikasi memiliki sasaran yang berkaitan dengan kelompok rentan.

Ia mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai celah untuk mendapatkan keuntungan dengan cara yang merugikan konsumen.

“Jangan sampai ada yang menyusahkan rakyat kecil. Kita ingin semuanya tumbuh bersama, tetapi jangan ada yang merugikan rakyat kecil,” tegas Mentan.

Kerugian Rp89 Triliun Masih Didalami

Pemerintah hingga kini masih melakukan penghitungan dan pendalaman terhadap dugaan kerugian yang ditaksir mencapai Rp89 triliun tersebut.

Proses tersebut dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk memastikan besaran kerugian secara lebih akurat sekaligus mengidentifikasi seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan dugaan pelanggaran.

Pendalaman juga diperlukan untuk mengetahui cakupan peredaran produk, mekanisme penjualan, serta potensi dampak ekonomi yang ditanggung konsumen.

Pemerintah menegaskan penanganan kasus tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku. Langkah penindakan diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar mutu dan informasi pada label.

Temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan produk pangan dari sisi kualitas, kandungan, harga, hingga kepatuhan pelaku usaha terhadap standar nasional.

Dengan proses pemeriksaan dan penegakan hukum yang masih berjalan, pemerintah memastikan persoalan tersebut akan terus ditelusuri hingga seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat dikenai sanksi sesuai aturan.

Rupiah Melemah, IHSG Justru Menguat

0

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah tipis pada awal perdagangan Selasa. Di tengah tekanan terbatas terhadap mata uang Garuda, pasar saham domestik justru menunjukkan kinerja positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks LQ45 kompak dibuka di zona hijau.

Pada pembukaan perdagangan, rupiah berada di level Rp17.670 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 1 poin atau sekitar 0,01 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.669 per dolar AS.

Pelemahan tersebut relatif terbatas sehingga belum menunjukkan perubahan signifikan terhadap pergerakan nilai tukar rupiah secara harian. Namun, perkembangan kurs tetap menjadi perhatian pelaku pasar, terutama karena pergerakan dolar AS dan sentimen ekonomi global dapat memengaruhi aktivitas perdagangan valuta asing maupun pasar keuangan domestik.

Pergerakan rupiah yang cenderung stabil dengan pelemahan tipis terjadi ketika pasar saham Indonesia justru mencatat penguatan pada awal sesi perdagangan.

IHSG dibuka naik 10,08 poin atau 0,15 persen ke level 6.544,77. Penguatan tersebut mencerminkan masih adanya minat beli investor terhadap sejumlah saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kinerja positif juga terlihat pada indeks LQ45 yang menjadi salah satu indikator pergerakan saham-saham unggulan dan likuid di pasar domestik. Indeks tersebut menguat 1,20 poin atau 0,18 persen ke posisi 660,23.

Kenaikan IHSG dan LQ45 secara bersamaan menunjukkan sentimen positif masih mewarnai pembukaan perdagangan pasar modal. Investor terlihat tetap memiliki ruang optimisme meskipun nilai tukar rupiah bergerak sedikit tertekan terhadap dolar AS.

Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan adanya dinamika yang berbeda antara pasar valuta asing dan pasar saham pada awal perdagangan hari ini. Rupiah menghadapi tekanan terbatas, sementara indeks saham justru mampu mempertahankan momentum penguatan.

Pergerakan pasar selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen domestik maupun global. Pelaku pasar akan mencermati arah pergerakan dolar AS, kondisi ekonomi dunia, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi keputusan investor sepanjang sesi perdagangan.

Bagi investor, perubahan tipis pada nilai tukar rupiah maupun penguatan indeks saham tetap menjadi bagian penting dalam membaca kondisi pasar. Fluktuasi harian dapat berubah seiring masuknya berbagai sentimen baru, sehingga perkembangan perdagangan hingga penutupan pasar masih menjadi perhatian.

Dengan posisi rupiah di Rp17.670 per dolar AS dan IHSG yang dibuka pada level 6.544,77, pasar keuangan domestik mengawali perdagangan dengan kondisi yang beragam. Tekanan terhadap rupiah masih relatif kecil, sedangkan pasar saham memberikan sinyal positif melalui penguatan IHSG dan LQ45.

Pelaku pasar kini menunggu arah pergerakan selanjutnya untuk melihat apakah penguatan bursa mampu bertahan hingga akhir perdagangan atau justru kembali mengalami koreksi akibat perubahan sentimen pasar.

Purbaya Serah Terima Jabatan, Suahasil Pimpin Kemenkeu

0

JCCNetwork.id- Serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan menandai dimulainya tugas Suahasil Nazara untuk melanjutkan kepemimpinan Kementerian Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Prosesi tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Dalam kegiatan itu, Suahasil Nazara berjabat tangan dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari prosesi pergantian kepemimpinan di lingkungan kementerian yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan negara.

Sertijab tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa tugas Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Setelah pergantian itu, Suahasil Nazara mengambil alih tanggung jawab untuk meneruskan agenda dan pekerjaan kementerian hingga akhir periode pemerintahan 2024-2029.

Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan ini berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029.

Dengan keputusan itu, Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memimpin kementerian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan pelaksanaan kebijakan fiskal, pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), serta berbagai kebijakan keuangan negara.

Purbaya Sampaikan Pesan dalam Sambutan Singkat

Dalam rangkaian sertijab tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sambutan kepada jajaran Kementerian Keuangan. Berbeda dengan pidato panjang yang kerap disampaikan dalam acara pergantian jabatan, Purbaya memilih menyampaikan sambutan secara singkat.

Ia bahkan sempat melontarkan kelakar mengenai durasi pidatonya sebelum melanjutkan penyampaian pesan dan apresiasi selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

Meski singkat, sambutan Purbaya menjadi bagian penting dari prosesi pergantian kepemimpinan tersebut. Ia menyampaikan penghargaan atas dukungan dan kerja sama yang diterima selama memimpin Kementerian Keuangan.

Masa tugas Purbaya sebagai Menteri Keuangan kini berakhir setelah Presiden Prabowo menetapkan Suahasil Nazara sebagai penggantinya. Pergantian tersebut menandai perubahan kepemimpinan di tengah berlanjutnya agenda pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Suahasil Minta Dukungan Jajaran Kementerian Keuangan

Sementara itu, Suahasil Nazara dalam sambutannya meminta dukungan dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan para pemangku kepentingan.

Dukungan tersebut diperlukan untuk memastikan berbagai pekerjaan kementerian tetap berjalan dan dapat diselesaikan hingga akhir masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Suahasil menegaskan pentingnya kerja sama seluruh unsur kementerian dalam melanjutkan tanggung jawab yang telah berjalan. Kementerian Keuangan memiliki cakupan tugas yang luas, sehingga kesinambungan kerja antara pimpinan, pejabat, dan seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam menjalankan agenda pemerintahan.

Permintaan dukungan itu disampaikan dalam konteks kelanjutan pekerjaan kementerian setelah pergantian Menteri Keuangan. Suahasil kini memegang tanggung jawab untuk meneruskan berbagai agenda yang sebelumnya dijalankan Purbaya.

Pergantian Menteri Keuangan Berlangsung di Tengah Masa Jabatan Kabinet Merah Putih
Pergantian Suahasil Nazara dan Purbaya Yudhi Sadewa berlangsung dalam sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029. Artinya, pergantian tersebut tidak menunggu berakhirnya periode pemerintahan, melainkan dilakukan melalui keputusan Presiden untuk mengisi jabatan Menteri Keuangan.

Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 menjadi dasar hukum pemberhentian dan pengangkatan menteri negara dalam sisa masa jabatan tersebut.

Pelantikan di Istana Negara pada Senin (14/9/2026) kemudian dilanjutkan dengan sertijab di Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (15/9/2026).

Rangkaian kegiatan itu memastikan proses pergantian kepemimpinan Kementerian Keuangan berlangsung secara resmi. Suahasil Nazara selanjutnya melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Sertijab tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Keuangan untuk menyambut pimpinan baru sekaligus meneruskan pekerjaan kementerian yang masih berlangsung.

Dengan berakhirnya masa tugas Purbaya Yudhi Sadewa dan dimulainya tugas Suahasil Nazara, perhatian selanjutnya tertuju pada keberlanjutan agenda Kementerian Keuangan hingga akhir periode pemerintahan Kabinet Merah Putih.